
Ketika pagi tiba, Citra menyemprot kan minyak wangi ke jaket randy agar wangi jika dipakai oleh randy. Citra sangat bersemangat berangkat sekolah untuk bertemu randy dan untuk modus kepada randy dengan mengembalikan jaket randy. Namun,sangat disayang kan randy tidak menjemput citra pada pagi itu karna memang citra tidak menginginkan berangkat sekolag bersama randy. Citra pergi ke sekolah diantar kan oleh ayah tercinta nya. Setiba citra disekolah,citra langsung membuka pintu mobil dan langsung berlari memasuki gerbang sekolah dan sangat bersemangat untuk cepat sampai dikelas. Sangat di sayangkan ternyata randy belum sampai dikelas dan citra merasa kecewa namun hanya sedikit. Setelah citra menunggu tak lama kemudian randy datang dan langsung masuk ke kelas. Setiba randy dikelas,citra menyambut randy dengan sangat riang gembira dan randy pun merasa sangat heran dengan sikap citra karna tidak seperti biasanya citra bersikap layaknya orang yang sangat bahagia seperti mendapat kan uang kaget.
"Hallo randy,good morning" Ujar riang gembira citra
"Eh lo cit,good morning to. Eh tunggu kok lo kayak nya gua perhatiin bahagia banget ya?ada apa ni kira-kira?" Tanya kebingungan randy
"Emm engga kok ga ada apa-apa. Emang gua ga boleh ya bahagia?gua bahagia salah,marah salah,sedih salah" Murung citra
"Eh engga gua heran aja ga biasanya kan lo sambut gua kayak gini. Ada apa cit?" Tanya randy
"Emm lo tebak deh,gua bawa apa?"
"Bawa jaket gua yg lo pinjem kemarin kan?" Tunjuk randy sambil tersenyum
"Ah randy lo ga asik kenapa harus tau coba?gua kan mau suprise, ah lo" Memalingkan muka
"Ya elah citra itu kan jaket gua ngapain lo suprisein?kan gua udah tau bentuk nya kayak apa" Saut ketawa randy
"Ya juga si. Tapi,ini wanginya beda tau"
"Coba sini gua mau cium wanginya" Mengasongkan tangan nya
__ADS_1
Dan citra pun akhirnya memberikan jaketnya kepada randy.
"Loh iya wanginya ga apek kayak kemarin. Pasti lo kasih minyak wangi lima botol ya kan?" Sangka guyon randy
"Engga selebay itu ya mas mohon maaf"
"Yaudah iya,makasih ya udah jagain jaket gua sampai wangi kayak gini ni"
"Iya sama-sama"
Setelah citra memberikan jaketnya kepada randy,randy memegang terus jaketnya dan senyum-senyum sendiri sambil memperhatikan citra yang pada saat itu merasa malu dan memiliki muka yang merah merona karna pujian dari randy. Dan citra tersadar bahwa randy sedang memperhatikan dirinya dan langsung menegur randy.
"Oh engga,gua cuman mau liat aja cewek cantik gua kalau lagi malu kenapa ya mukanya merah kayak gitu?apa jangan-jangan gr ya gua puji?" Ledek randy
"aaa randy apa si lo ga suka ah gua" Bantah citra dengan menundukan kepalanya
"Gausa nundukin kepala dan gausa so malu biasa aja kali" Guyon senyum randy
"Ih apaan si udah ah"
Setelah randy menggombal kan citra,citra akhirnya pergi dan berlari ke toilet karna merasa sangat malu sudah menampilkan wajah merah dan tingkah saltingnya di hadapan randy. Namun,ketika citra pergi ke toilet,randy mengikutinya secara diam-diam dibelakang dan menunggu citra didepan pintu kamar mandi. Tak lama citra keluar dari kamar mandi,citra dihadang oleh randy di lorong kamar mandi.
__ADS_1
"Ayo ngapain langsung ke kamar mandi?pasti mau ngacain muka lo yg merah itu kan?gausa ngaca lo udah cantik kok. Pake lama segala lagi dikamar mandinya aduh citra...citra...dasar cewek aneh" Ledek randy
"Ih randy apaan si engga kok tadi gua ke dalam kamar mandi karna lagi buang air kecil" Gugup citra
"Ah masa?tapi kok lo gugup gitu si?" Ujar randy dengan menaiki alisnya
"Udah ah gua mau ke kelas" Ngeles citra
Akhirnya citra pergi lari menuju kelasnya dan randy pun menyusul citra ke kelas. citra mendiam kan randy dikelas dan begitu pun sebaliknya. Niatnya si mereka becanda tapi kok saling lirik melirik ya haha namanya juga cinta anak muda kadang terlihat sangat aneh. Randy pun menghampiri citra namun randy diusir oleh citra.
"Hallo neng cantik..." Goda randy
"Pergi ga lo!" Perintah citra
"Hmm engga ah gamau pergi gua" Ngeyel randy
"Oh gamau?yaudah gua timpuk" Sambil memegang sepatunya
"Eh iya ampun,ampun engga deh. Iyaya ini gua pergi"
Akhirnya randy pergi ke tempat duduknya dan memperhatikan citra dari tempat duduk randy. Citra tidak menyadari bahwa randy sedang memandang nya dari belakang bangku nya.
__ADS_1