
Juan" sudah berada di dalam ruangan operasi dengan Dokter Suster dan istrinya, Juan tidak ada hentinya menitikan doa untuk istrinya, air mata Juan membaca tahi pipinya, Ya Allah selamatkanlah anak dan istri hamba, sambil membelai kepala istrinya nggak, jam jam 3.20 dini hari dengan upaya ya dan kerja sama dokter, dengarlah tangisan seorang bayi Boy wekwekwek kata bayi itu lalu Juan pun tersenyum dan mencium dahi istrinya yaitu Yuli Alhamdulillah sayang akhirnya bayi kita lahir juga kata Juan membelai kepala Yuli Yuli hanya bisa tersenyum pada, Juan mendekat dengan anaknya dengan deraian air mata bahagia Juan mencium pipi mungil baby boy nya itu, Alhamdulillah akhirnya apa bisa juga melihat kamu keluar dan melihat dunia ini lalu Juan mengadzani bayi nya itu dengan lembut di telinga bayin ya
lalu yang di luar ruangan operasi keluarga ini pun mengucap syukur alhamdulillah, alhamdulillah operasi Yuli berjalan dengan lancar kata Pak Herman, lalu Pak Herman dan istrinya berpelukan Begitu juga dengan Noni memeluk Mbak Suci Rahmat pun melihat kebahagiaan di wajah salon keluarganya, Tak lama kemudian Yuli dan bayinya pun dipindahkan ke ruangan inap, Pak Herman menyewa ruangan inap Yuli dengan harga yang mahal demi kenyamanan cucu dan anaknya itu, Yuli pun sudah pindah di ruang inap, Yuli terus aja berucap syukur atas kehadiran Putra pertama Yuli dan Juan, Yuli pun memberi ASI pertama untuk putranya itu dengan air mata yang menetes tanda tidak percaya bahwa dirinya Sekarang telah menjadi seorang ibu, Noni mendekat dengan Yuli dan mencium dahi Baby Boy Yuli wajahnya mirip banget dengan mas Juan Kakak, hahaha Iya kan non mirip gue mukanya kata Juan tak yang juga mendekat dia Sisi ranjang istrinya itu, enggak lah aku yang yang mengandung aku yang lahirin kok malah mirip Apanya ya Kata Yuli lalu yang di dalam ruangan itu pun tertawa melihat tingkah mereka bertiga, Baiklah tujuan Yuli Noni dan kamu Rahmat ada yang Papa ingin bicarakan kata Pak Herman lalu yang di dalam ruangan itu pun melihat kearah Pak Herman pada, mau bicara apa-apa Kata Yuli yang berusaha ingin duduk lalu ditahan oleh suaminya yaitu Juan ada, sayang kamu jangan tidur dulu ya jahitan kamu itu masih baru loh kata Juan Yuli pun menurut dengan an suaminya itu, Teruntuk kamu Yuli dan Juan sebenarnya apa apa