
Ch 2.Balas dendam
“ Peringatan Terdapat adegan kekerasan
di Chapter ini Tidak cocok dengan semua pembaca”.
Ke esokan paginya soni merasakan Badannya berbeda dan di
dalam pikirannya terdapat ilmu-ilmu tingkat tinggi soni memilih dua kitab yang
terdapat di pikirannya kitab tersebut sangat cocok untuk di pelajarinya
sekarang, yaitu kitab langkah petir dan cakar Naga ilmu itu sangat cocok untuk
di pelajari soni dengan kekuatan nya sekarang, selama dua minggu soni tidak
keluar dari rumahnya dan hanya berlatih kedua ilmu tersebut perkembangan soni
sungguh di luar akal sehat manusia dalam 2 minggu dia sudah berada di level 30.
"Kekutan di dunia ini di tentukan dengan level semakin tinggi
level seseorang maka semakin kuat juga orang tersebut".
Setelah selesai berlatih akhirnya soni merencanakan balas
dendamnya target utama nya adalah anak kepala desa karena dia yang selalu
mengganggunya soni sekarang berada di level 30 sedangkan anak kepala desa baru
di level 15, waktu soni di hajar oleh anak kepala desa dan anak-anak lainnya
soni baru berada di level 5. Soni keluar rumah dan berkeliling desa untuk
mencari anak kepala desa setelah berkeliling selama 30 menit akhirnya soni
melihat anak kepala desa berjalan sendirian menuju arah hutan, soni memiliki
ide untuk mengkambing hitamkan hewawn buas yang ada di dalam hutan terlihat senyum licik wajahnya.
soni berlari menggunakan langkah petirnya dan memukul leher anak kepala
desa hingga pingsan soni menggendong anak kepala desa kedalam hutan waktu di
dalam hutan soni melihat gua soni berpikiran akan melakukan balas dendamnya di
dalam gua sana, soni masuk kedalam gua dan soni menunggu anak kepala desa hingga
sadar setelah 15 menit menunggu akhirnya anak kepala desa terbangun, anak kepala desa
terkejut melihat soni di depan nya, soni maju kedepan dan memukul muka anak
__ADS_1
kepala desa dengan setengah kekuatannya hingga gigi anak kepala desa patah.
“awwww apa yang kau lakukan akan ku laporkan kau ke
ayahku”ucap anak kepala desa
“hooh jika kau mati tidak ada yang tahu bahwa aku yang
melukaimu”ucap soni dengan nada sinis
“ha…hahh jangan mendekat atau kau tidak akan selamat” ucap
anak kepala desa
Dabugg satu pukulan lagi menuju arah muka anak kepala desa.
"awww sakit kau betulan akan ku laporkan ke ayahku"ucap anak kepala desa
"hooh silahkan aku tidak takut" ucap soni dengan senyumnya yang seperti tidak bersalah
Sekali lagi pukulan soni ke arah perut anak kepala desa
“a..a..ampun aku tidak akan menganggu mu lagi jadi tolong
hentikan”ucap anak kepala desa dengan nada lirih meminta ampun
Dabug…bug..buggg.
Tiga pukulaan lagi menuju arah muka anak kepal desa, anak
terbangun dari pingsan nya, terlihat wajah ketakutan di muka anak kepala desa.
Soni mendekat lagi tapi kali ini dia tidak meninju muka anak
kepala desa melainkan menendang badan nya dari arah samping sekuat tenaga .
TRAAKkkkkk terdengar bunyi tulang patah, anak kepala desa
merintih kesakitan dia teriak sangat nyaring, soni yang mendengar teriakan nya
langsung menyumpali mulat anak kepala desa dangan sepatu yang ada di kakinya,
terlihat ekspresi ketakutan di wajah anak kepala desa, soni menarik kakinya
dari mulut anak kepala desa dan langsung meninjak kaki kanan anak kepala desa
TRRRAAKKKKkkk terdengar suara tulang patah lagi, anak kepala
desa berteriak lagi dan soni langsung menyumpali mulutnya dengan kaki nya
terlihat wajah anak kepala desa menagis dan meminta ampun terhadap soni tapi
__ADS_1
soni tidak memberi ampun dia terus menyiksa anak kepala desa hingga puas
setelah puas soni pergi ke tengah hutan sambil menyeret anak kepala desa yang setengah sadar, dia
melihat sekumpulan serigala dan melempar anak kepala desa ke kawanan serigala
tersebut.
“apa yang kau lakukan kumohon jangan jangan lakukan itu aku bersedia
akan menjadi budak mu ku mohon jadi jangan lakukan hal ini“ucap anak kepala desa
Tapi soni tidak bergeming dan tetap melemparnya
“T..Ti..Tidakkk, jangan bunuh aku pergi kalian serigala
rendahan pergi tidak jangan”ucap anak kepala desa
Seketika anak kepala desa sudah tidak bernyawa lagi di makan
oleh serigala.
Selama tiga hari berturut turut soni melakukan hal yang sama
terhadap anak-anak yang sering membulinya.setelah soni selesai melakukan balas
dendamnya dia langsung pergi dari desa setelah soni selesai pergi. warga desa
mulai panic karena banyak anak-anak mereka yang hilang sekitar 8 anak-anak desa
menghilang termasuk anak kepala desa warga desa panik dan mencari kedalam hutan
sekitar 5 jam mereka mencari akhirnya mereka menemukan anak-anak mereka sudah
mati menjadi santapan serigala banyak orang tua yang histeris melihat anak-anak
meraka meninggal, mereka juga menduga kalo soni menjadi santapan-serigala tersebut,akhirnya
warga desa memburu seluruh serigala yang ada di hutan untuk membalaskan dendam
anak-anak mereka.
Soni sampai di sebuah kota kecil di bagian barat dari
desanya kota itu bernama Phytagoras city dia pergi kekota tersebut untuk
mendaftar di akademi cabang Traness, hanya murid-murid berbakat yang belajar di
akademi utama Tranees,biasanya murid di akademi utama di ambil dari cabang
akademi yang ada di beberapa kota, dan setiap tahun akan di adakan tournament
__ADS_1
untuk 10 slot yang akan belajar di akademi
utama.