
Mohon maaf untuk para pembacaku baru up date novel " MENANTU PRESIDEN "
Mohon maaf sebesar besarnya semoga para membaca setia senang kembali membacanya up date selanjutnya...
In Istana Negara, Indonesian
saat ini semua orang pada berkumpul karena hari ini pak presiden sedang menyelengarakaan Hari Sumpah Pemuda untuk para guru guru dan anak anak
dan tamu akan datang sekitar jam 10 pagi nanti persiapaan telah di rencanakaan dari Dekorasi Sederhana, Makananan, hingga parcel untuk para guru dan anak anak...
banyak media media datang juga namun harus dalam pengawasaan terlebih dahulu untuk memilih para awak media yang ingin meliput acara tersebut...
anak anak dari sekolah pilihan begitu sorak kegirangaan begitu juga guru guru suatu kehormataan ke Istana Negara Raya Bogor Indonesian
para pihak menyediakaan transportasi Bus untuk para tamu undangaan namun tetap dalam pengawasaan keamanan...
dan hari ini ibunda suliatiawati cukup senang terlebih ada sekolah Alumni menjadi salah satu tamu undangaan..
Dulu Ibunda Suliatiawati Alumni Sekolah dasar 010 jakarta selatan membuat cukup senang dan antusias...
pihak kathering telah sibuk menyediakaan makanan seperti Prasmanan, Sate, Soto Betawi, Bakso, kerak telor ada Batagor hingga Cendol dawet dan Ice cream untuk anak anak...
makanan khas indonesia selalu menjadi menu makanan di samping harga terjangkau, serta rasa di terima lidah menjadi ajang memperlihatkan kepada media luar negari jika indonesia sangat beragam masakan lezat dan nikmat...
acara pun di mulai tamu undangaan mulai berdatangaan dari Sekolah dasar, Sekolah Menengah Pertama hingga Sekolah menengah Atas juga datang..
__ADS_1
sesuai undangaan 28 nama sekolah pilihan yang telah di pilih sebagai hari memperingati Hari sumpah pemuda..
acara pembukaan di mulai dengan tarian tradisional hingga pidato sang presiden
dan acara intinya mereka bisa tanya jawab untuk meramai kuis berhadiah untuk mendapatkan parcel mulai dari Hadiah Peralatan Tulis, Hingga Sepeda
semua ini di peruntukan untuk Anak anak Bangsa Indonesia agar menghormati hari hari besar seperti Hari Kemerdekaan Indonesia, Hari Pahlawaan dan Sumpah Pemuda adalah hari hari nasionalisme untuk putra putri Bangsa Indonesia...
saat ini pak presiden selesai langsung duduk untuk menyapa para guru guru untuk mempertanyaakan masalah Kurikulum hingga buku buku sekolah..
sedangkan ibunda sulistiawati saat ini bercengkramaa dengan guru guru lainnya untuk mendiskusikan masalah Kegiataan Pramuka...
acara pun selesai hingga jam 1 siang para undangaan telah pulang sesuai tujuan sekolah dan para undangaan sangat senang mendapat kehormataan ke istana negara dan bertemu langsung presiden untuk mendapatkan parcel yang selalu menjadi pilihan anak anak..
secangkir kopi ini buatan sang ibu sulistiawati membuat Bapak Budi Utomo selalu mengormati dan racikaan cukup pas dan tak banyak menggunakan gula
tak lama ibunda sulistiawati memasuki ruangaan sambil menatap Sang suami sedang menyelesaikan minum kopi nya..
" Apakah mau ku bikinkan lagi Bapak.. ucap Ibunda sulistiawati sambil menatap suaminya sedang lelah..
namun bapak Budi Utomo hanya tersenyum dan menyuruh sang isteri untuk duduk di samping nya...
Ibunda Sulistiawati pun menurut langsung duduk mengikuti perintah dan di kejutkan dengan Satu tangkai bunga mawar merah dari sang suami...
mendapat bunga mawar merah hal biasa untuk wanita parubaya ini karena sedari masa pacaraan hingga menikah selalu diberikan bunga mawar merah..
__ADS_1
" terima kasih pak.. ucap ibunda sulistiawati sembari menerima bunga dan mencium pipi suaminya budi utomo
dan Bapak Budi Utomo tersenyum memberikan pelukan kasih sayangnya kepada wanita kekasih hatinya, Ibu dari Anak anak nya hingga menjadi teman curhat dan teman di kehidupaan nya..
" bapak.. apakah bulan depan kita bisa ke surabaya.. aku sangat merindukan rumah ullin kita disana.. ucap ibunda sulistiawati sambil melepaskan pelukan
" loh.. kenapa di lepas pelukaan.. bapak masih pengen peluk.. piyee toh.. jawab bapak budi utomo protes karena pelukaan di lepaskan sang isteri..
ibunda sulistiawati tersenyum sambil menatap wajah suaminya masih muda meskipun rambutnya mulai memutih namun kharimatik masih terlihat jelas
" katanya ingin ke rumah ullin.. tanya bapak budi utomo masih posisi semula..
" iyaa pak.. kita lama tak kesana aku merindukan suasana disana.. jawab ibunda sulistiawati sambil menatap suaminya..
" baiklah.. nanti ibu atur waktu sama assisten.. seperti bulan ini dan november cukup padat.. ucap bapak budi utomo sambil perlahaan melepaskan pelukaan dari sang isteri...
mendengar perkataan Bapak Budi utomo membuat Ibunda Suliatiawati senang bisa berkunjung ke Rumah Ullin Rumah di Pertama mereka di Surabaya Menikah
Rumah Ullin cukup sederhana bahan dari ullin cukup kokoh dan rapi membuat Rumah Ullin ini selalu menjadi pilihaan
**TERIMA KASIH DUKUNGAN NOVELTOON & MANGATOON 🍭🍭🍭
MOHON DUKUNGAN PARA SAHABAT SETIA MEMBACAKU UNTUK BERIKAN LIKE, VOTE, FAVORIT & KOMENTAR NYA 🌷🌷
💌 SALAM MRS_OCTAVIA95**
__ADS_1