
kau lakukan tugas mu untuk menghias nya dan apa kau membawa baju pengantin yang lain nya ( ucap manda )
manda di kenal tidak suka ber basa-basidan iya juga sangat tegas dan penuh perhitungan
sudah nyonya saya sudah membawa kan baju pengantin dari semua ukuran seperti yang anda minta ( sahut perias )
kalau begitu segera dandani dan hiyasi dia
aku tidak menerima sedikitpun kesalahan apapun itu mengerti ( ucap manda)
manda pun pergi menuju kamar nya setelah iya memberingatan kepada tukang riyas tersebut
baik lah nona muda mari ikut saya untuk behias dan berdandan pernikahan nya tinggal 5jam saja ( pinta periyas)
baik (sahut zakira )
perias pun membimbing zakira menuju kamar riyas dan tempat gaun gaun pengantin berada
__ADS_1
tak lama mereka pun sampai di kamar rias setelah menaiki lif
silah kan nona masuk anda akan memilih gaun pengantin didalam di dalam ada anak buah saya yang akan membantu nona memakai gaun nya saya akan mepersiyap
kan meke up untu anda nona (ucap perias )
zakira pun masuk dan memilih gaun pengantin nya yang di bantu assiten nya
di perusahan rahagakasya rehan dan asisten Henri sedang berbicara
begini tuan tadi sore nyonya memberi tau kepada saya dan nyonya ingin saya menyampaikan ini ke pada tuan ( ucap asisten Henri)
asisten Henri pun menceritakan kepada tuan nya setelah beberapa menit pun setelah asisten Henri menjelaskan
jadi begitu sang kaka kabur dan sang adik nya menggantikan nya untuk menjaga nama baik kedua keluarga huh apa kau sudah menyuruh orang untuk melacak keberadan intan (tanya rehan )
sudah tuan tapi sepertinya nyonya intan pergi dengan orang yang cukup berkuasa semua jejak nyonya intan sudah di hapus (ucap asisten Henri)
__ADS_1
aku mengikan nya tidak ada yang tidak bisa aku miliki di dunia ini baik lah kalau begitu sebaiknya kita harus pergi ke pernikahan itu (ucap rehan )
tuan anda memang bisa memiliki apa pun yang anda inginkan tapi tuan kau tidak bisa memiliki seorang yang mencintai mu dengan tulus ( dalam benak asisten Henri)
di tempat lain zakira sudah mengenakan gaun pengantin nya yang memakai cadar iya sudah di hiyas sempurna
wah wah nona ini sangatlah cantik seperti bidadari yang turun dari langit dandi kirim untuk tuan kita ( ucap para pelayan )
padahal hotel di mana iya berdiri itu hotel itu pun milik rehan dan iya sangat lah gugup dan tubuh nya pun terasa panas dingin kerena iya mendengar beberapa pelayan bicara tentang tuan nya itu bertapa kejam dingin dan angkuh nya calon suami nya itu tak lama kemudian mobil rehan pun tiba di depan hotel tersebut
wah lihat lah pengantin laki-laki nya sudah datang (ucap beberapa tamu yang sudah datang )
rehan yang detang dengan memakai jas hitam kemeja putih dan celana yang serasih dengan jas nya dan di tambah peci di kepala nya membuat ketampanan pria itu semakin
terlihat jajah dan tangguh
semua tamu undangan punterpana dengan ketampanan nya rehan pun mencari keberdan mama nya dan iya melihat mama nya yang sedang berbicara dengan para tamu undangan nya iya pun mehampiri mama nya dan berkata
__ADS_1