
Aku kembali ke kamar Euna dengan rasa kesal dan marah..
" Jessi kamu kenapa?? "jawab Euna.
" aku kesal dengan paman mu itu.
" memang nya dia telah berbuat apa?? "tanya Euna.
" kamu tau apa yang di kata kan paman mu???
" apa?? "dengan muka bingung.
" dia ingin aku menjadi simpanan nya..
" whattt,, "muka kaget.
" iya dia berkata seperti itu padaku membuat ku kesal saja.
" paman ku itu memang keterlaluan dia tidak bisa membeda kan mana wanita yang pantas menjadi simpanan nya dan yang tidak pantas Jessi apa kamu menolak nya???
" tentu aku menolak nya mana mungkin aku menerima nya memang nya aku wanita apa...
" bagus Jessi,, hmm maaf karna paman ku seperti itu..
" sstt kamu jangan minta maaf ini semua salah paman mu sendiri.
" iya aku tau, Jessi bagaimana kalau kita sauna saja biar amarah mu juga berkurang.
" boleh juga aku juga ingin merasa kan sauna seperti apa??
" kalau begitu kita ganti baju,, "memasang muka gembira.
" eh tapi Euna kita tidak akan berganti baju disini kan.
" tidak kita ganti baju di tempat sauna nya.
" ok deh.
Aku dan Euna berjalan ke ruangan sauna karna rumah ini bernar benar luas sekali aku dan Euna turun ke bawah karna tempat sauna itu ada di bawah..
" Euna Jessi kalian mau kemana.
" ada apa paman jangan menggangu Jessi lagi.
" aku hanya bertanya kalian akan kemana??
" aku mau sauna bersama Jessi sudah jangan banyak bertanya lagi.
" apa paman boleh ikut???
" tidak!!! "menjawab bersamaan.
" kenapa tidak boleh.
" tolong paman jangan menggangu.
" mesum lebih baik kamu pergi dan jangan mengikuti ku dan Euna atau aku akan pulang.
" jadi kamu berani mengancam ku.
" kenapa tidak...
" Jessi kamu wanita yang sangat menarik.
" stop!!! tolong mesum jangan ikuti kita lagi.
" iya,, paman pergi saja bersama wanita simpanan paman ayo Jessi jangan ladeni pamanku lagi.
Aku dan Euna pergi meninggal kan Sttip.
" nah ini Jessi tmpat sauna nya ayo masuk peralatan nya ada di dalam.
" ok.
Aku berganti baju begitu pun dengan Euna,, ini kali pertama aku memasuki sauna ternyata seperti ini tempat nya enak untk terapi hangat,,,tapi semakin lama semakin panas..
__ADS_1
" hhmm Euna apa kamu sering sauna??
" jarang memang kenapa??
" hmmm apa kamu tidak merasa Panas??
" Jessi sauna memang seperti ini panas.
" jadi begitu aku tidak tahan dengan panas nya.
" hahaaa Jessi Jessi kita baru 10 menit dan kamu bilang tidak tahan harus nya kita berada disini sekitar 1 jam.
" apa!!!! 1jam apa kita akan mati???
" hahaaa tentu saja tidak sudah nikmati saja nanti juga akan terbiasa.
Aku hanya diam dan menikmati panas nya suhu ruangan ini badan ku mulai memerah mugkin karna panas aku sudah merasa tidak enak aku melihat Euna dia duduk dengan santai tanpa merasakan apa pun di tambah dengan handuk baju ini membuatku rasa nya tidak bisa bernapas,,, aku merasa pusing..
" Jessi Jessi kamu kenapa Jessi bangun.
Aku harus keluar meminta bantuan..
" tolong,,, tolong,,, paman tolong aku.
" Euna ada apa kamu berteriak seperti ini.
" paman tolong Jessi cepat.
" Jessi kenapa??
" Jessi pingsan di dalam cepat bawa Jessi keluar..
" minggir biar paman masuk dan membawa Jessi ke luar.
(kamar)
" Jessi bangun maaf karna membawa mu ke sauna jadi kamu pingsan seperti ini cepat bangun Jessi.
" Euna kenapa bisa begini??
" aku tidak tau saat aku memejam kan mata aku melihat Jessi sudah tergeletak, tadi dia bilang kalau dia merasa kepanasan dia baru kali ini masuk sauna.
" tidak,, suhu nya seperti biasa.
" ya sudah kamu nyalakan ac dengan suhu tinggi agar badan dia merasa segar dan ganti baju dia jika Jessi terus memaki handuk udaran tidak akan masuk ke tubuh nya.
" baiklah akan ku gantikan baju Jessi,, tapi paman keluar dulu jangan hanya diam disini..
" ok ok paman keluar padalah apa salah melihat sedikit.
" paman!!! "sambil berteriak.
" iya aku keluar ko.
Setelah mengganti baju Jessi.
" Euna apa paman sudah boleh masuk??
" ya masuk saja aku sudah selesai.
" hhmmn Euna bagaimana??
" bagaimana apa nya??
" bagaimana apa paman boleh melihat sedikit saja.
" apa!!!! jangan macam macam pantas saja Jessi memanggil mu mesum ternyata seperti ini..
" apa,, itu hanya salah paham saja.
" lebih baik panggil bibi bawa kan jus jeruk untuk Jessi.
" heii bocah apa kau menyuruh paman mu sendiri.
" lalu siapa lagi kalau bukan paman,, masa aku yang harus pergi.
" ya kamu saja yang pergi biar paman yang menjaga Jessi disini.
" aku tidak percaya pada paman tadi saja paman berkata seperti itu.
__ADS_1
" cepat bocah turun ke bawah ambil kan jus jeruk atau Jessi tidak akan bangun.
" baiklah aku ke bawah tapi ingat jangan macam macam terhadap Jessi.
" iya iya..
Euna turun ke bawah memang nya kenapa jika aku macam macam terhadap Jessi dia calon istriku..
" kenapa kepala ku pusing sekali.
" Jessi kamu sudah siuman??
" dimana aku??
" tadi kamu pingsan jadi aku membawa mu ke kamar Euna.
" Sttip,,, "muka kaget.
" kenapa kamu terkejut begitu.
" dan siapa yang mengganti bajuku dasar mesum kurang ajar kau ya.
" Jessi hentikan aku bisa jelas kan.
" aku tidak ingin mendengar penjelasan mu,, "sambil memukul.
" bukan aku yang mengganti kan baju mu..
" Jessi paman ada apa dengan kalian??
" Euna jelaskan pada Jessi siapa yang mengganti baju dia.
" hhmm Jessi yang mengganti baju mu paman ku saat aku turun ke bawah..
" Euna kenapa kamu berkata seperti itu.
" Sttip sini kau aku akan memukul mu dengan tongkat bisbol ini,, "sambil mengejar.
" Euna tolong jelas kan.
" hahaaa rasakan itu paman makan nya jangan mesum hahaaaa terus pukul Jessi.
" Euna cepat jelas kan atau kau tidak akan paman kasih uang..
" hahahaa ok ok Jessi sudah hentikan hahaaa perut ku sangat sakit karna melihat kalian berdua Jessi yang menggantikan mu baju itu aku bukan paman.
" jadi kamu,,, untung saja..
" apa kamu bilang kamu lihat rasa nya ini sakit sekali karna terkena pukulmu aku tidak mau tau kamu harus merawat ku sampai aku sembuh..
" aku tidak mau!!!!
" tidak mau ya ok tidak apa apa tapi bagimana ya jika satu kampus tau seorang Jessi bekerja sebagai apa bagimana reaksi mereka??
" paman apa maksudmu??
" aku mohon jangan bilang pada siapa siapa.
" paman kamu sungguh jahat.
" Euna ini karna ulah mu juga.
" sudah Euna tidak apa apa aku akan merawat paman mu sampai dia sembuh.
" Jessi maafkan aku.
" sudah tidak apa apa ko.
" hhm Jessi ini minum dulu jus jeruk ini agar kamu merasa segar.
" terima kasih Euna.
" iya..
Aku terpaksa harus merawat Sttip sampai dia sembuh karna luka luka di tubuh dia karna pukulan tongkat bisbol ini aku merasa akan masuk ke mulut buaya..
__ADS_1