
Aku pun tidur dengan Baju handuk itu karena tidak ada pilihan lain lagi kelihatanya dia begitu lelah sekali jadi aku tidak mau memperpanjang kan masalah baju tidur itu Aku pun tertidur karena merasa lelah sekali...
#Pagi yang cerah
"Pagi sayang Sudah pagi nihh" Kata dia dengan mengecup pipiku
"Mmm pagi Juga"
"Ayo bangun dan kita pergi bulan madu"
"emang kita mau pergi kemana"
"Kesuatu tempat yang bisa membuat istriku bahagia"
"Apa sihh"
"Lohh kamu kok pakai baju handuk didalam lemari kan ada baju tidur"
"Nggak aku kan sudah bilang di lemari tidak ada baju yang sangat baik"
"Kenapa apakah kamu tidak menyukainya bukanya hanya aku yang melihat lekuk tubuhmu yang cantik nantinya"
"iya aku tidak menyukainya sama sekali"
"Baiklah aku akan menyuruh bibik untuk mengganti baju tidur yang baik untuk menutup lekuk tubuh istriku ini"
"Ngomong-ngomong nama kamu siapa"
"Ohh ya aku belum memberitahumu Namaku adalah Zeyn"
"Zeyn aku pernah mendengar namamu tapi dimana" aku pernah mengingat namanya tapi dimana
__ADS_1
"Mmm Apakah kamu mengingatnya"
"Ahh kenapa kepalaku sangat sakit"
"Heyy sayang kamu kenapa jangan dipikir lagi yaa, oke sekarang kamu tidur dulu aku akan memberimu minuman"
Setelah itu aku istirahat lagi tapi kenapa kepalaku tiba-tiba sakit Apakah dia ada di masa lalu ku dulu tapi aku tidak mengingat Apa-apa tentang Dia Tapi Nama itu tidak asing bagi aku....
"Sayang silakan makan ini aku sudah siapain obatnya dan juga minumannya supaya kamu tidak sakit lagi"
"Wahhh kelihatannya makanannya lezat sekali makasih ya sayang" lalu aku memberinya ciuman sekilas di bibirnya
"Nahh gitu dong aku suka kalau kamu memberiku ciuman di saat bilang terima kasih" Dia memberikan senyuman manis di hadapanku
aku tersipu malu dia bilang begitu
"Sudah dimakan saja jangan malu"
Aku pun memakannya langsung dan juga menyuapinya karena dia baik kepada aku Dia dihapan semua orang dia sangat Galak tapi Dia bukan begitu dia sangat lembut dan juga perhatian...
"Uhuk...uhuk..."
"Sayang kenapa kamu minum dulu airnya"
aku pun meminumnya Aku merasa terkejut dia berkata seperti itu
"Minum pelan-pelan sayang, Kalau makan itu jangan terburu-buru kan jadinya tersedak" Katanya Dengan mengelus punggung
kenapa dia bersikap perhatian dengan ku Perasaanku jadi tak karuan dengan sikapnya yang lembut
"Kamu kenapa bertanya seperti itu"
__ADS_1
"Kan semalam kita tidak melakukan hubungan intim karena kamu datang bulan" Nada malu
"Hmm Aku belum selesai maaf ya sayang"
" iya tidak Papa sayang" sedikit kecewa
"Ayo makan dulu sayang" dengan menyuapinya
Aku merasa kasihan kepadanya karena telah berbohong Apa yang harus aku lakukan apakah aku akan memberikan Mahkota ku kepada laki-laki yang aku tidak cintai Tetapi dia memberiku segalanya dengan kasih sayang
Setelah selesai makan dan minum obat aku pun bergegas untuk mandi,
"Sayang apakah kau di kamar mandi"
"Iya aku dikamar mandi sebentar lagi aku selesai kok" dengan berteriak
"Baiklah aku akan menunggumu"
Aku pun selesai mandi
"Sayang apakah kau mau mandi"
Tidak ada suara "Aneh kenapa tidak ada suaranya mungkin dia keluar"
"Iya aku disini sayang"
Tiba-tiba dia muncul dan aku merasa terkejut sekali...
"ahh sudah sana mandi"
"Iya tapi dimandiin kamu" dengan memeluk erat dari belakang
__ADS_1
"Tidak ayo sana mandi" mendorongnya dari belakang
aku pun selesai berganti pakaian dan merias wajah aku dengan natural, aku ingin menghirup udara yang segar di luar sana sudah beberapa hari ini tidak keluar Aku pun meninggalkan Kamar itu....