Menikah Disaat Aku Masih Sekolah

Menikah Disaat Aku Masih Sekolah
lesu


__ADS_3

Di pagi hari yang cerah , seorang gadis remaja yang akan segera menikah masih tidur nyenyak dan meringkuk di bawah selimutnya, ya dia Alisa gadis yang akan menikah sekitar 2 Minggu lagi karena perjodohan.


Tak berapa lama kemudian mama Alisa pun datang untuk membangunkan putrinya tersebut, karena hari sudah pagi dan Alisa juga harus sekolah.


"Alisa bangun sayang nanti kamu kesiangan sekolah nya." Ucap mama Alisa sambil mengetuk pintu kamar anak nya.


"hmmm."Alisa hanya membalas panggil ibunya dengan berdehem.


"Alisa kamu nggak pa pa kan nak." ucap mama Alisa khawatir terjadi sesuatu di dalam kamar anak nya.


"ya ngak pa pa". jawab Alisa dingin.


"ya udah mama tunggu di bawah ya untuk serapan."ucap mama Alisa sambil berjalan meninggalkan kamar anak nya tersebut.


setelah mama Alisa pergi,Alisa pun segera mandi, setengah jam kemudian Alisa pun siap mandi , setelah mandi Alisa pun memakai seragam sekolah nya dan setelah menyiapkan semua keperluan sekolah nya Alisa pun turun kebawah untuk makan bersama keluarga nya.


setelah tiba di ruang makan ,Alisa langsung duduk tanpa menyapa keluarga nya tersebut


seperti biasanya.


ruang makan tersebut hening tanpa ada pembicaraan tidak seperti biasanya yang selalu ribut sebelum makan.


Tak terasa setengah jam kemudian mereka pun selesai makan.


Alisa pun berdiri dari tempat duduk nya, untuk berangkat kesekolah nya tanpa berpamitan kepada orang tua nya.


Tapi ketika Alisa melangkah kan kakinya keluar rumah ,Alisa dipanggil papanya.


"Alisa, tunggu papa ingin bicara sama kamu sekarang.", ucap papa Alisa sambil menatap anaknya tersebut.


"ya."ucap Alisa cuek .


"ingat,, nanti kamu pulang sekolah langsung pulang ngak ada keluyuran di luar." ucap papa Alisa serius.


"lihat dulu ." ucap Alisa santai sambil jalan keluar dari rumahnya.


"Alisa kamu dengar kan apa yang papa bilang kemaren malam ."ucap papa Alisa serius.


"Alisa, nanti kalau sudah pulang sekolah kamu langsung pulang ya nak." ucap mama Alisa lembut kepada anaknya.


"Mama Alisa ngak mau dijodohkan mama,Alisa kan masih sekolah."ucap Alisa kepada mama nya sambil memohon.


"Maaf kan mama sayang, ini sudah menjadi keputusan mama sama papa, ini yang terbaik buatmu."ucap mama Alisa melihat anaknya dengan serius.


"kamu mau melihat mama tidak ada di rumah ini lagi."ucap mama Alisa mengancam anaknya tersebut.

__ADS_1


"Mama jangan ngomong seperti itu, ya Alisa akan menerima perjodohan ini,tapi mama janji ya jangan pergi dari rumah ini." ucap Alisa memohon kepada mama nya supaya tidak pergi dari rumah ini.


"Mungkin ini jalan yang terbaik buat gue."ucap Alisa dalam hati nya.


"asalkan kamu menerima perjodohan ini, mama tidak akan pergi dari rumah ini." ucap mama Alisa serius.


pada dalam hati nya sangat gembira.


" Nah Gitu dong baru anak papa."ucap papa Alisa tersenyum sambil mengelus rambut anak nya.


"yaudah Alisa pergi sekolah dulu."ucap Alisa kepada mama dan papa nya.


" ya , hati hati yang sayang ." ucap mama Alisa.


karena hari ini mood Alisa kurang baik ,dia pergi kesekolah nya dengan sopir pribadi nya.


"pak tono nanti pulang sekolah ngak usah jemput Alisa ya , nanti Alisa pulang nya naik taksi aja ."ucap Alisa kepada supir nya tersebut.


"oke non."jawab pak tono .


setelah pembicaraan singkat tadi , mobil pun hening , pak tono menyetir dengan serius sedangkan Alisa sibuk dengan hp nya.


sedangkan di kediaman Arka.


"Arka kamu masih ingat kan apa yang papa bilang kemaren malam."ucap papa Arka sambil menatap anaknya tersebut.


"ya,, pa Arka masih ingat." jawab Arka sambil memaksakan senyum nya.


"yaudah ma,,pa Arka pergi sekolah dulu." ucap Arka kepada orang tua nya.


"assalamualaikum pa,,ma."ucap Arka.


"waalaikumsalam." Jawab mama dan mama Arka serentak.


" hati hati bawa mobil nya ya jangan ngebut ngebuat."teriak mama Arka karena Arka sudah jauh.


Tak lama kemudian Arka pun sampai di sekolah nya dengan lesu tidak ada semangat nya seperti biasanya.


Begitu pun dengan Alisa yang biasanya ceria berupa menjadi pendiam tak ceria seperti biasanya.


"hallo gais semuanya ." ucap Clarissa ceria sambil berjalan menuju tempat sahabat nya.


"kenapa tu anak ceria amat ."ucap Friska menatap sahabatnya itu heran.


" ngak tau gue mungkin tu anak kesambet kali." ucap kaila juga heran dengan sahabatnya tersebut.

__ADS_1


"oii loe kenapa hah , habis kesambet dimana loe tumben ceria amat loe."ucap Davira sambil bertayy kepada Clarissa.


"loe tau ngak gue tadi kan hampir terjatuh gara gara lantai tu licin terus gue ditolong sama tu orang."ucap Clarissa semangat menceritakan kejadian di mana di hampir terjatuh gara gara lantai licin.


Flashback on


karena Clarissa takut terlambat masuk kelas Clarissa pun berlari, tanpa Clarissa tau ternyata lantai tersebut baru saja siap di pel.


"aaaaa."pekik Clarissa karena di hampir terpeleset.


tanpa Clarissa sadari ada yang memperhatikannya berlari dari tadi yaitu Caesar ,, ya Caesar karena Caesar sudah lama menyukai Clarissa tapi Caesar belum menyatakan cintanya.


Tadi Caesar melihat Clarissa berlari di lantai yang baru saja di pel , karena Caesar tau lantai tersebut baru saja siap di pel , Caesar terus saja melihat Clarissa karena takut terpleset, karena sifat Clarissa yang ceroboh hampir saja di terpleset untuk saja Caesar cepat menangkap nya.


Mereka pun saling bersetatap satu sama lain.


Tak lama kemudian Clarissa pun tersadar dan mengucapkan terima kasih.


"hm thanks ya loe udah nolongin gue."ucap Clarissa gugup dan hatinya juga berdetak kencang entah kenapa.


"ya,, lain kali loe hati hati kalau jalan , jangan sampai terpleset lagi.' ucap Cesar santai tapi sebenarnya dia juga gugup , ya karena Caesar bisa menghilangkan kegugupan nya tidak dengan Clarissa.


" yaudah gue duluan ya." ucap Clarissa sambil berjalan kejelasannya.


Flashback off


"Ditolong Sama siapa loe tumben senang amat ."tanya Davira yang di kepo.


"sama si Caesar." ucap Clarissa senang.


"Caesar ?." tanya kaila yang bingung.


"iiihh ,masak kalian nggak tau sama si Caesar yang anggota OSIS itu yang sering dekat sama si Arka tu , sahabat nya si Arka."jelas Clarissa panjang lebar.


"oooo gue tau." ucap mereka serentak kecuali Alisa , karena dia masih memikirkan tentang perjodohan nya tersebut.


Keempat sahabat Alisa pun bingung dengan sifatnya yang tiba pendiam tersebut tidak seperti biasanya.


" loe kenapa sih diam aja dari tadi Alisa." tanya Davira , melihat sifat Alisa yang aneh tidak seperti biasanya .


**Semoga suka dengan cerita nya...


jangan lupa vote dan like nya ya...


salam dari author 😘😘😘**...

__ADS_1


__ADS_2