Menikahiku Karna Bersalah

Menikahiku Karna Bersalah
episode 11 *perjodohan virly dan rakha*


__ADS_3

*di malam hari nya di suasana rumah " mama dan papa tomi"*


,"eh papah?


*kata mama yang kaget karna papa tiba tiba membuka pintu.*


mama dan nindhita sudah pulang!!


loh cepet bangget,sih mama,sudah pulang saja baru papa mau kerumah tomi,menyusul...


,"ya sudah donk pah!!


papah si lama! rumah nya bagus banget kira kira nanti kalo aku,sudah menikah apa papa sama mama berikan nidhita rumah yang sama di beli kan rumah kaya kakak tomi,,'


kata nindhita menyela pembicaraan papa kepada mama.


hem...


dehem papa,!! ok memang kamu sudah mau menikah ! lalu sarja na gelar dokter nya gimana?? tegas papa.


,"ia gak sekarang juga sih papah....


malu malu nindhita menjawab papa.


aku cuma bilang aja kok ? jawab nya.


begitu aja sih pah,??


takut takut bicaraanya.lagi pula kan aku sebentar lagi akan di wisuda,!!


ya wajar lah pah !! hehehe,,,sambil ketawa bercanda....


Ya sudah nanti kita akan bahas lagi Anindita setelah kamu lulus jadi Sarjana! Kedokteran oke! tegas Papa ke Anindita.


Nindita kamu bawel sekali ya ? kata Mama yang tiba-tiba menghentikan pembicaraan antara Nindita dan Papa.sudah Yuk kita makan dulu.


ayo bawel !!


kata papah.


* dan mereka pun makan malam bersama sama papa dan ninhDita juga mama. namun setelah selesai makan kita yang selesai lebih dulu memohon izin untuk ke kamar kepada Papa dan Mama untuk mandi dan tidur malam. *


Mamah, Pah!


Nindita mohon izin dulu ya? mau langsung ke kamar, mandi dan langsung tidur karena ini juga sudah malam. lagian tadi kita pulang ke rumah Kak Tomi nya sudah malam sih?


Ya sudah sana?


kamu ke kamar dan tidur istrirahat lah nak!


kata papa.


ya sudah sana?


mama pun menjawab.


pah!


kata mama.


ya mama ?


papa menjawab.


selesai papah makan kita ke ruang tamu yah!! ada yang mama mau bicara kan papa?


akh..


iya mamah!


sambil papa menelan makanan nya.


 


*diruang tamu Papa dan Mama*


 


Eh iya tadi mama mau bicara apa? lagi di ruang makan.


Iya Pah !


mama itu sebenarnya mau berbicara tentang rumah kediaman Pak Handoko. Ayah angkat Nayla?


tentang apa ya ma papa ! yang heran dan bingung.


begini pa ?


gimana kalau rumah mereka kita perbarui dan kita bangun lagi.kan Kasihan kalau mereka tinggal di rumah yang hanya beralaskan papan triplek saja!


iya sih mah benar juga ,Tapi kalau menurut papa Ya terserah mama Baiknya gimana?


papa sih oke-oke aja .


Oh begitu ya!


Baiklah kalau begitu pah. kita akan mulai membangun rumah mereka ya ?


Kata mama semangat.


Oke ?


jangan lupa ya Kasih tahu Papa harga dan modal untuk pembangunan rumah mereka.


oke Pah siap !


kata Mama semangat


* sementara di keluarga Nayla*


Assalamualaikum !!


Ibu pulang Nina Nino.


Waalaikumsalam!


Ibu kata Nina menjawab


*sementara Dino menjaga Ayah yang sedang sakit di kamar*


di mana Ayah ?


kata Ibu.


Ayah sedang sakit ibu Nino sedang menjaga ayah !


dari kapan Ayah sakit tadi kan nanya baik-baik saja .


Sejak pulang dari bekerja, Ibu?


kata Nina sedih menjawab. Ibu gimana kalau ayah dibawa ke rumah sakit aja.Ibu kata Nina sepertinya penyakit Ayah sangat parah.


Iya nak ibu juga mau tapi mau gimana lagi? tahu sendiri kan keluarga kita kayak apa! biayanya pun mahal Apalagi kita orang nggak punya.


Oh iya Ibu bukannya kemarin uang lamaran teteh masih ada?


tapi nak teteh bilang itu untuk biaya sekolah kalian sedih Ibu menjawab Nina sementara


.????


* Nina hanya diam termenung.sementara nina termenung nino tiba-tiba *


Nina ,Nina aku lapar ?


kata Nino teriak


ih eh Nino ambil sendiri dong nasinya dengan nada agak kesal.


ih Enggak biasanya Nina kamu kayak gitu sama aku biasanya kalau aku minta langsung diambilin .


Kamu tahu nggak kita tuh lagi pusing mikirin Ayah sakit kita nggak punya duit!


Gimana?


kalau kita pakai uang sekolah saja untuk biaya pengobatan Ayah jawab Nino


Oh iya bener ya kamu ya udah ibu pakai itu saja kami tidak apa-apa kok.yang penting Ayah bisa sembuh kata Nina


Oh begitu ya?


kalau menurut kalian baik untuk kesehatan Ayah tidak apa-apa kan Ya kalau ibu pakai.


Iya?


Ibu jawab Nina dan Nino


pakai saja kami tidak apa-apa kok? menyemangati ibu.


*sementara di kediaman rumah mereka membicarakan pertunangan antara Firly dan dan Raka*


Mama Mama Raka pulang? Mama


kata Raka memanggil Mama nya.


eh iya Raka sudah pulang nak ? Lho kok tumben pulangnya selarut ini ? kata Mama bertanya kepada Raka.


Iya Mah !


memang karena banyak kerjaan di kantor ku Hari ini sangat melelahkan jawab Raka


Oh iya Raka tadi Papanya Firly menelpon ke rumah. dan bertanya kepada Mama kenapa kamu tidak datang ke kantor Papanya Firly? dan kamu juga Kenapa nggak bilang sih kalau kamu diundang ke acara makan malam bersama calon mertua mu itu .


Oh iya Mama Raka lupa soalnya terlalu banyak di kantor Raka. kerjaannya lagi pula kan masih hari Sabtu acara makan malamnya dan bisa bersama mama kan perginya. kata Raka menjawab mama.


* tiba-tiba mama Raka menepuk pundak Raka*


Iya itu sih terserah Mama gimana mamanya mau datang atau tidak? yang penting aku sudah bicara. Oh iya mah kalau begitu Raka izin pamit ke kamar dulu ya.karena sangat lelah dan Raka pun mau istirahat!


ya sudah nak kamu istirahat saja dulu!


* lalu tak Berapa lama Raka meninggalkan mama yang sedang duduk di ruang tamu*


Firly kamu itu harus menurut sama papa? tentang pertunangan kamu dengan Raka itu harus berjalan lancar. ancam Papa firly kepada Firly.Soalnya papa nggak mau urusan bisnis kita hancur gara-gara ulah kamu menekan dan tegas ke Firly.


ih papa?


kesel Firly Seharusnya Papa tanya dulu dong sama aku kalau mau menjodohkan aku dan Raka. Papa tahu kan aku dengan Raka itu sahabat dari kecil seharusnya Papa jangan asal langsung saja menjodohkan aku dengan Raka. papah tahu enggak ?Aku sudah mempunyai seorang kekasih yang berprofesi sebagai CEO direktur terkenal di Turki dan Papanya itu mempunyai banyak perusahaan di Jakarta dan juga asal Papa tahu aku tidak mencintai Raka.


diam kamu?


papa gak mau lagi dengar ocehan kamu yang nggak bermutu itu. kalau kata Papa kamu harus dijodohkan Raka ya harus Papa nggak mau menjadi B tetap A akan menjadi A tegas Papa kepada firly.


tapi pa Firly masih bersikeras?


sudah-sudah pokoknya Papa nggak mau dengar ? kamu itu harus ikutin apa kata dan ucapan Papa Dan Papa gak mau dengar kata Papa Firly dengan tegas.


Ya sudah kalau memang Itu sudah keputusan Papa! lalu firly pun berlari menuju ke kamarnya tanpa berkata satu kata pun dan meninggalkan Papanya seorang diri di ruang tamu.


* sementara Nayla dan Tomi yang sedang dimabuk cinta sedang bermesraan mesraan karena habis melakukan hubungan layaknya seorang suami istri*


Nayla?


Panggil Tommy memeluk Nayla


ehem !!


kata Nayla Ada apa mas berbalik Nayla menghadap ke arah wajah Tommy.


Maaf ya kata Tommy karena waktu itu pertama aku bertemu dengan kamu aku berkata agak jutek Dan dengan nada keras.


Oh itu ya Mas nggak apa-apa ! kok lagi pula sekarang kan kita sudah menjadi suami istri yang penting kamu percaya aku aku pun percaya kamu. tegas Nayla


ya sudah Yuk kita tidur lagi kata Tommy


Iya Mas ..?


*Nayla pun menyambut perkataan Tomi dan mereka berpelukan mesra.*


 


*Keesokan paginya*


 


Pagi Ma?


pagi sayang !


kata Mama menjawab


Pagi juga Pah ?


Iya sayang.


kata Papa menjawab balik


mama mama !!


aku mau berangkat kuliah dulu ya sudah di jemput Soalnya .aku enggak bawa mobil.

__ADS_1


hei hei ?


kata Papa makan dulu sayang jangan langsung berangkat dulu perut kamu diisi dulu biar nggak kosong .


nanti saja papa nanti kita makan di kantin saja ya soalnya sudah telat.


ya terserah kamu saja sih? papa menjawab kata-kata Anindita,


Papa !


Mama kenapa tidak menjawab panggilanku ya katanya heran .


mungkin mama tidak mendengar biar nanti papa yang sampaikan ke Mama udah sana. kamu berangkat Nanti keburu kesiangan lagi?


Iya Pak kita berangkat dulu ya Pa salam sama mama ya.


* lalu dhita mencium kening papa dan pergi meninggalkan Papa dan Mama untuk menuju ke kampus sementara dan mama pun sedang fokus di dapur*


Hai sayang ?


kata Wira yang sedang menunggu Nindita di depan dengan mobil Mercy nya.


ya Sayang ayo kita berangkat sekarang ya! kata Nindita manja kepada Wira .


Oh iya?


kamu sudah sarapan belum Sayang!.


belum pak dosen ledek dhita kepada sang kekasih.


Ya sudah nanti kita makan di kantin bersama saja ya !


siap-siap pak dosen?


* lalu mereka pergi bersama-sama menuju ke kampus Nindita dan tempat mengajar Wira juga.sementara itu tiba-tiba Raka ditelepon oleh Papa untuk diminta bantuan agar Raka bisa menemani Firly untuk mendaftar menjadi mahasiswa di kampus Wira dan dhita disana*


 


kring ...kring ...kring ...?


 


Halo ada apa Om ?


Kata Raka


Iya Raka Ini Om!


kamu bisa tidak mau minta tolong ?


Oh iya Om bisa Ada apa ya? Om .


Tolong!! antarkan Firly untuk mendaftar kuliah menjadi mahasiswa baru di universitas unvi.


Oh iya Om nanti saya akan antar firly untuk mendaftar menjadi mahasiswa di kampus itu.


eh ya kira-kira Firly datang ke tempat saya jam berapa ya Om.


sebentar lagi dia sampai nak di tempatmu karena takut macet makanya dia tadi langsung menyuruh Om untuk menelpon kamu agar kamu bisa membantu dia karena dia di Turki kuliahnya hanya sementara jadi Om menyuruh dia untuk kuliah di Jakarta agar bisa lebih lama dan juga dekat dengan om. agar dia tidak menjauh lagi.


Oh iya Om baik!


ya sudah kalau begitu terima kasih Raka karena sudah mau membantu Om untuk Firly


Iya Om sama-sama kalau begitu saya tutup telp dulu ya Iya nak lalu Raka pun menutup telepon dari Papa pirly.


loh nak?


kata Mama bertanya kepada raka Siapa yang pagi-pagi sudah menelpon kamu .


itu! mah Om dia bilang kalau Prilly Minta dianterin untuk mendaftar ke Universitas unpri Karena dia sudah pindah ke Indonesia lagi dan nggak balik lagi ke Turki


Oh begitu ya nak baguslah kalau begitu dia bisa berdekatan lebih lama dengan kamu dan kalian akan bertunangan. nanti jadi dia bisa datang sama kamu. hehehe iya kan.


iya Mama kata Raka dengan tampang dan raka tidak senang ,Ya sudah aku mau berangkat untuk menjemput Firli dulu ke depan ya?


ya sudah sayang hati-hati ya Iya Ma lalu Raka!


*raka pun meninggalkan sang Mama untuk pergi bersama pilih mendaftar ke Universitas dan menjadi mahasiswa di tempat Dita dan wira.*


*Nino yang sedang bingung karena keadaan keluarga akhirnya dia memutuskan untuk pergi ke rumah Nayla namun di sana gagal bertemu dengan Nayla dia hanya bertemu dengan sang supir dari ibu saja*


Pagi ini aku harus ketemu sama teteh! sampai nya dia di rumah Tommy Nino kebingungan .Oh iya itu kan sopirnya Mas Tomi yang bernama Pak Joy dia bisa dia pasti bisa bilangin Kak Tomi Baiklah aja dalam hati Nino.


Permisi ?Pak Joy


kata Nino dengan nada lemah lembut


Eh iya nak ada ada apa


kata Joy


begini Pak saya ingin bertemu dengan Teteh Nayla.kakak saya.


Oh Nayla Nayla


itu sudah pindah ke rumah pribadinya sendiri dengan mas Tomi.


Oh begitu ya ?


Pak kira-kira anda tahu nggak alamat rumah kakak saya itu .


oh itu saya tahu kamu mau saya antar atau Sampaikan salam kamu saja kepada majikan saya kata Joy


Ya sudah bilangin aja kalau minum mencari bisa tidak Teteh Nayla ke rumah kalau bisa tolong sampaikan Ya Pak kami menunggu nya


Iya nak nanti akan saya sampaikan Baiklah kalau begitu Pak?


Terima kasih ya saya pamit pulang dulu ya!


sudah hati-hati ya


Iya Pa


* lalu nino meninggalkan rumah kediaman keluarga tomi dan pulang kembali ke rumah nino*


eh Nino ?Dari mana kamu kata Ibu.


Eh ibu!


kata Nino bikin kaget aja Enggak dari mana-mana kok Bu ? aku habis main aja dari rumah temen. eh iya Ibu Nino mandi dulu ya mau berangkat main futsal sama temen-temen tak lama. teman nino memanggil nino untuk berangkat pergi bermain futsal. Eh iya Nina teriak nino kepada Nina


Apaan sih Nino jangan teriak dong Berisik tahu


jangan berisik kata Ibu nanti ayahmu bangun ayah baru tidur sebentar tadi ya Bu


Iya Ibu maaf katanya nino dan nina


Nayla bangun sayang ?


Tommy membangunkan Nayla dengan lembut dan mesram juga dia mencium kening nayla


Hmm.....


iya Mas udah pagi ! Iya mas eh iya Mas Mas sudah mandi belum


Aku sudah Sayang?


ya sudah mandi kamu kata Tommy manja kepada Nayla.


Iya Mas....


* Nayla Pun bangun dan langsung bergegas ke kamar mandi pun bergegas menuju ke ruang bakar untuk menyiapkan makan pagi mereka karena hari ini masih hari spesial untuk mereka berdua*


*bunyi suara Nada Dering wa masuk*


tring ... tring.... tring ....


Dru.... Dru...... dru......


*Nayla pun keluar dari kamar mandi setelah dia keluar kamar mandi Ia lalu merapikan diri dan berberes kamar dan merapikan pakaiannya Selain itu ia tak sengaja membuka wa dari HP sang suami*


eh ada Wa ya di hp-nya Mas Tomi .aku buka nggak ya tapi penting atau enggak ya? Ya sudahlah aku buka saja!


* Lalu Tak berapa lama Nayla pun membuka pesan dari wa tersebut dan juga dia sangat kaget karena isi pesan yang ada di dalam wa tersebut membuat hatinya hancur namun Ia tetap tegar karena itu belum tentu suaminya berbuat seperti itu kepada dirinya karena mereka baru kemarin saling berjanji untuk sama-sama setia*


 


*Nayla membuka wa pesan* \


 


halo sayang Yang kamu lagi ngapain Aku kangen sama kamu selamat pagi muah Bisa nggak Sayang Yang sore ini kita ketemuan ya dari kekasihmu tercinta Firly


 


dalam hati nayla


 


Oh ternyata ini dari Firly kekasih dari suamiku. Oh ini aku lupa bilang Apakah dia sudah putus? dan seharusnya aku jangan terburu-buru terlena dengan kata-kata manis Mas Tomi dulu. sebelum dia memang benar-benar sudah putus dengan mantan kekasihnya itu. tapi seharusnya sudah kewajiban aku sebagai istri supaya dia tidak bertemu lagi dengan mantan kekasihnya itu ,Ya sudah nanti aku menanyakan ke suamiku Lain kali saja Dengan mengatakan dengan hati yang sedih.


*lalu tak berapa suaminya datang dari ruang dapur untuk memanggil sang istri agar bisa makan bersama-sama dengan makan masakan sang suami tersebut*


sayang kamu sudah mandinya?


Iya Mas sudah ?


ya sudah kalau begitu kita keluar kita makan dulu ya.


hari ini aku yang masak spesial untuk kamu!


Masa sih Mas itu masakan kamu? masih penasaran nayla.


Iya Masak kamu nggak percaya ?


ya percaya nggak percaya sih! soalnya aku pikir kalau kamu itu nggak bisa masak hehehe


dasar kamu!!


lalu Tommy mengetuk hidung Nayla dengan jari telunjuk .


Oh iya Nayla nanti kamu yang masak gantian ya aku hanya sepesial hari ini saja saja.


Iya Mas pasti itu!! aku akan siap membuat masakan kapan saja untuk suamiku tercinta!


ledek Nayla kepada sang suami.


lalu Tommy pun memeluk Nayla dengan pelukan hangatnya.Oh iya nanti malam aku nggak pulang Makan.


loh memangnya nya kenapa mas?, Mas mau kemana!


oh ya aku mau ada kasih sesuatu yang spesial buat kamu? kita akan makan berdua diluar.


keluar rumah kita! bingung Nayla


ya akan makan berdua denganmu saja? seperti dinner Kamu tahu kan!


Dinner itu apa ya Mas !


Dinner itu makan malam Sayang? di restoran tetapi kita makan bersama teman dan nindita adik aku ,sudah ayo kita keluar nanti keburu telat .


* dan mereka pun bergegas keluar rumah tetapi tomi pun menjelaskan itu sang istri karena dia masih bingung apa yang dikatakan dengan ucapannya kepada sang suami.*


Iya Mas yuk?


*lalu mereka berdua Turun ke bawah makan pagi bersama*


 


*SMS ke teman\-teman*\


 


Hai guys?


Nanti malam kita ketemu di cafe Trio untuk makan malam bersama istri gue dan ajak pacar-pacar kalian ya!


ini Kak kamu yang Ninditan, kakakmu tumben ngajak kita makan malam buat bersama istrinya?


Oh gitu ya sudah balas aja !


Oke nanti aku bales ya !! yuk kita ke dalam kelas?


* dan menuju ke ruang kelas mereka masing-masing belajar dan mengajar .lalu Nindita masuk ruang kelas untuk belajar bersama di kampus mereka*


Permisi Om?


Iya Raka Silakan masuk nak !


Firly ...Firly... teriak sang Papa kepada sang anak.


Iya Pah!!


teriak Firly kembali kepada sang papa


kamu sudah siap soalnya Raka menunggu kamu di ruang tamu nih ? takut nanti kelamaan tegas Papa. kepada Firly


sudah Papa!!

__ADS_1


aku sudah siap ,lalu firly pun menuju ke ruang tamu tempat di mana Papa dan Raka berbincang-bincang.


oke om...


kalau begitu Kami duluan nya mau mengantar Firly ke kampus untuk mendaftar jadi mahasiswa di kampus dulu.


Oke kalau begitu kalian hati-hati membawa mobilnya?


* kata Papa Firly mengingatkan mereka berdua


Dan mereka berdua pun berlalu meninggalkan salat apa menuju ke Universitas tempat yang ditata dan wira berkuliah di sana.*


Raka!!


Panggil Firly kepada sang tunangan.


Ada apa sih?


kata Raka


Iya Raka !


Aku ingin berbicara kepada kamu Kenapa sih? kamu tidak menolak saja bertunangan kita ini. kita hanya teman sejak kecil dan diantara kita tidak ada hubungan sebagai kekasih ataupun kita saling mencintai. jelas firly .


Oh soal itu ya !


mEmang kenapa kamu tidak ingin adanya pertunangan ini.


Iya !!


soalnya aku sudah mempunyai pacar dan pacar aku itu sangat mencintai aku dan aku pun juga sangat mencintai dia dan sebentar lagi juga aku akan mempunyai seorang baby.


Oh begitu ya? kata Raka yang juga bingung dan kaget. Sebetulnya aku ingin menolak apa yang kamu inginkan ini,namun aku takut menyinggung perasaannya,makanya aku terima tapi kalau kamu tidak bisa menerima aku sih wellcome ?


*lalu Firlly hanya diam dan mendengarkan apa yang dibilang Raka.*


tetapi jika kamu masih ingin aku menjadi tunanganmu? aku sih tidak masalah menerima kamu.hanya itu saja.


*dengan memasang wajah pasrah karena di dalam hati Raka hanya ada Nayla dan firly pun bingung melihat raka yang berbicara seperti itu lalu mereka terhenti karena mereka telah sampai di kampus yang dituju.*


hanya saja perusahaan papamu? akan hancur kalau aku tidak mau menerima pertunangan ini. tapi keputusan semua itu ada di tangan kamu pilih ! aku tidak ingin menekankan kamu untuk tetap menjadi calon istri aku. aku hanya memberitahu ini agar kamu tahu? apa yang sebenarnya terjadi di antara aku dan papamu. tapi jika tidak aku pun menerima apa pun keputusanmu Firly.


gimana ya bingung Firly menjawab apa yang dikatakan rakan karena dia sudah terlanjur mengatakan itu semua agar raka mundur dari pertunangannya. ya sudah kita bicarakan itu nanti kata firly.menyela pembicaraan mereka


Ya sudah ?


kalau begitu kita lanjut saja ke tempat tujuan kita.silakan turun dan kita bersama-sama masuk kampus kata Raka dengan wajah tenang.


tapi kamu kenapa selalu diam saja Raka? akhir-akhir ini seperti ada masalah kata Firly


masalah itu ya ?itu masalah pribadi aku sudah nanti saja kita lanjutkan bicaranya karena kita sudah sampai di kampus yuk kita masuk kata Raka kepada firly


iya ayuk kata firly menjawab balik.


*dan mereka berdua masuk ke dalam kampus*


Ayo kita masuk? kata rakha.


*dan mereka masuk berbarengan ke ruangan Rektor untuk mendaftar menjadi mahasiswa baru *


Permisi Pak saya membawa salah satu mahasiswa baru datang ke sini pak!


oh begitu ya raka ! melihat-lihat berkas yang diberikan kepada Raka .OK surat-surat yang diperlukan sudah lengkap. nanti kamu akan diantar oleh dosen kami yang bernama pak raka. Karena hari ini ada mata pelajaran dia.


oke Pak terima kasih banyak atas bantuannya oke?


Bentar saya akan telepon Pak Wira.


* lalu kepala dosen pun memencet bel untuk memanggil Wira *


 


telolet telolet telolet


 


bunyi Bell Hallo Wira iya Bisakah Anda ke ruangan saya sebentar untuk mengantar mahasiswa baru yang baru masuk pagi in.oh gitu ya pak? Baiklah pak saya segera ke sana Lalu Wira pun bergegas menuju kantor yang dituju tak lama Wira pun datang menuju ke kantor dan mengetuk pintu kantor kepala kampus *


 


tok tok tok tok


 


Permisi Pak?


ya masuk !


Iya Pak kata Wira


 


dalam hati Wira


 


itu bukan kekasih Tommy iya yang waktu itu. aku lihat telepon dan berbicara


Hay hai Pak Wira !!


Iya ada apa ya ada apa ? Oh iya Yang mana ya Pak yang mau menjadi mahasiswa di kampus kita.


yang perempuan yang bernama Firly?


Hai Pak aku firly ?


*lalu bersalaman kepada sang dosen *


Baiklah kalau begitu Kamu ikut saya! kita ke kelas sekarang ?


Baik Pak ?


*Lalu pun mengikuti langkah Wira dan masuk ke dalam ruangan mereka.*


pagi anak-anak!!


pagi Pak ?


*semua siswi menjawab *


Nindita kata salah seorang teman ninDhita itu siapa yang dibawa Pak Wira?


nggak tahu ? ini soalnya baru lihat ok


anak-anak Perkenalkan ini murid baru kita yang bernama firly Nagita. baru masuk hari ini di kampus kita tolong kalian bisa bersikap sebagai teman yang baik ya ? silakan Firly duduk .


Baik Pak terima kasih senyum dan duduk dekat Nindita.


Hai aku Firly katanya


Oh ya jutek salam kenal ya ?


ya oh ya ?


*Andita yang cemburu hanya berbicara oh ya oh ya saja lalu Tommy yang sedang di kantor dikagetkan dengan joe yang tiba-tiba datang dan memberitahu bahwa mertua Tommy sedang sakit dan dirawat di rumah sakit dan kemarin adik ipar Tommy datang untuk berbicara namun lupa memberitahukannya kepada Tommi*


permisi Mas ?


kata Joy Iya Joy


ada apa ?


begini mas, begini mas saya diberitahukan bahwa Wa ayah mertua mas Tommy sedang dirawat di rumah sakit sakit parah. kemarin juga adik adik ipar Mas Tomi yang bernama Nino datang ke rumah untuk memberitahukan kepada Mas dan Mbak Nayla saya lupa!! memberitahukannya Maafkan saya maafkan saya Mas .


Oke Joy terima kasih ya Baik mas kalau begitu saya permisi? dulu mas


Oke.


* joe yang sedang bingung karena takut diomeli oleh Tommy Ia pun langsung keluar dari kantor kami dan kembali ke rumah mama.*


pa pa pa!! kan sudah selesai makannya.


iya mah memangnya.ada Apa!


mama mau bicara sebentar boleh ya!


bicara ada apa?


bagaimana kalau keluarga nayla kita renovasi Dan perbaiki.


Oh begitu ya!


Oke kalau mau seperti itu, kita akan perbaiki rumah mereka.


Kapan kira-kira ?


minggu depan biar kelar nyaman tinggal di sana !!


Oke Papa setuju?


Oke baiklah !!


*Mama bahagia mendengar apa yang dibicarakan oleh Papa kepada Mama karena menurut mamanya semangat dan berterima kasih sekali kepada Papa atas sumbangan yang diberikan kepada keluarga Nayla Mama Kami merasa bersalah atas apa yang dilakukannya diwaktu kelam dulu kepada Mama dan Papa Nayla*


Nindita kita ke kantin yuk ?


kata Firly merayu Nindita.


Ya sudah yuk ?


*karena jika tidak mempunyai teman untuk diajak ngobrol dan makan bersama di kantin Oh iya boleh Memangnya kamu dari mana asalnya kita bertanya kepada firly penasaran*


Oh aku!


kata Firly aku sih dari Jakarta cuman aku pernah kuliah di Turki karena Kekasihku .balik ke Jakarta Jadi aku kembali ke Jakarta cuma papa aku.


oh kamu sudah punya cowok ya?


Iya Indonesia asli begitulah!


siapa namanya penasaran Dita kepada Firly


namanya Tomi Rahardjo.


Apa kaget Nindita kamu itu bukan nama keluarga kamu Raharjo.


*mungkin dia adalah kekasih dari kak Tommy. tapi Kenapa kak memilih wanita ini.terlalu murahan kalau mama tahu Kakak bisa dihabisi oleh mama*


eh Pak Wira kamu masih di sini jawab raka.


dan kamu sendiri kata Wira kepada Raka


Oh Saya sedang menunggu tunangan saya Firly .


Oh jadi Firly itu tunangan Anda?


Iya betul saya dengan Firly itu pertunangan.


Oh pantes aja begitu


ya sudah kalau begitu saya permisi ?


Iya Wira iya silakan.


* lalu beberapa lama Raka dan Mira berpisah Di saat mereka bertemu dan berbincang*


ehem ...?


Aku mau keluar dulu ah dari rumah bete banget nih kata Nayla.


* yang di dalam kamar setelah Nayla keluar dari rumah tiba-tiba salah satu tetangga di samping rumahnya yang memanggil Nayla dan membuat Nayla kaget*


Permisi !!


Mbak...


eh Mbak ya katanya Nayla mba baru pindah ya .


Iya jawab tetangga baru Nayla baru aja tadi pagi .


Oh hehehe..


ketawa kepada Tetangga


salam kenal ya aku Laila ?


ooh saya Nayla.


Oh iya Mbak !!


* lalu mereka berdua tertawa*


Semoga kita bisa dekat dan jadi saudara ya Mbak katanya Nayla.soalnya saya disini sendiri gak punya saudara.


Oh iya sama-sama dek .


* akhirnya Nayla la punya Tetangga dan saudara baru katanya senang kepada Laila hehehe kata Laila hehehe mereka tertawa bersama-sama*


bersambung...

__ADS_1


Hai guys jangan lupa ya kasih bintang dan juga ya terima kasih


__ADS_2