
"nona apakah anda sudah bangun?" ucap seorang pelayan yang tampak khawatir dengan Isabella
"hah? apa ini" ucap Isabella yang terlihat kebingungan
"siapa namaku?" tanya isabella
"nama anda adalah Isabella nona" ucap pelayan itu yang sedang mengkhawatirkan Isabella
"Isabella? Isabella calymon?" tanya kembali Isabella
"ya nona itu adalah nama anda" ucap pelayan dengan nada meyakinkan
"apakah ada sesuatu yang salah nona?" tanya pelayan yang sedikit bingung dengan perilaku aneh dan berbeda Isabella
"uuhh..... tidak ada tolong keluar aku ingin sendirian" ucap Isabella sambil memegang dahi nya
"baik nona jika anda membutuhkan bantuan saya silahkan panggil saya dengan lonceng ini" pelayan itu pergi dari kamar Isabella dan menutup pintu dengan lembut dan pergi untuk menyelesaikan pekerjaan nya yang lain
beberapa saat kemudian aku baru menyadari beberapa hal
Aku adalah seorang pembuat novel
aku sangat menyukai tokoh antagonis yang berada di dalam novel ku
aku berulang kali membaca kembali novel yang kubuat
sampai akhirnya aku ke tiduran dan masuk ke dalam dunia novel ku sendiri
dan aku merasuki tubuh tokoh antagonis
Isabella calymon
seorang tokoh antagonis ia adalah anak tunggal grand duke
karna ibunya telah meninggal saat melahirkannya
dan takut sang anak kesepian maka ia selalu memanjakan Isabella
sampai Isabella menyukai putra mahkota
__ADS_1
putra mahkota memiliki rambut pirang yang berkilauan dan menyilaukan seperti matahari
dan memiliki mata biru permata yang masih bersinar walau di malam hari
ia sampai meminta kepada ayahnya untuk membuat Isabella bertunangan dengan Putra mahkota
sayangnya putra mahkota mencintai tokoh utama wanita yaitu Bella
Bella adalah seorang bangsawan kelas rendah
ia mempunyai mata yang berwarna hijau safir
rambut berwarna merah muda dan bulu mata yang lentik, ia menjadi seorang bangsawan karna ayahnya membeli gelar bangsawan untuk keluarganya dengan sejumlah uang yang cukup besar
"huh baiklah jadi sekarang apa yang harus ku lakukan?" pikir Isabella
"apakah aku harus mengejar putra mahkota seperti Isabella yang asli?
"ugh aku tidak mau"
"baiklah aku tidak akan tinggal diam" pikir Isabella di dalam kepala nya
"ada apa nona?" tanya pelayan
"siapkan kereta kuda aku akan ke istana Kekaisaran" ucap Isabella dengan nada memerintah dan tegas
(apa yang akan dilakukan nona?) pikir pelayan itu namun tetap melaksanakan perintah Isabella
" nona kereta kuda sudah tiba" ucap pelayan
Isabella pergi ke kereta kuda itu dan meminta supir untuk menuju Istana
Isabella merasa sedikit pusing karna tidak terbiasa dengan kereta kuda dan ia tidak memiliki pilihan lain selain menahannya sampai ia tiba di istana
"nona kita telah sampai di istana" ucap supir itu
"istana mewah ini tidak salah lagi bahwa istana Kekaisaran" ucap Isabella sambil meyakinkan dirinya sendiri
Isabella mendobrak pintu ruangan putra mahkota dengan sangat keras sampai putra mahkota dan seorang gadis terkejut
__ADS_1
"huh apa apaan ini? putra mahkota sedang berselingkuh?" kata Isabella dengan nada mengejek dan sarkastik
"sangat tidak nyaman untuk di pandang" kata Isabella dengan nada yang merendahkan
"huh!??, Isabella kau salah paham dia yang menggoda ku duluan" ucap putra mahkota yang ingin meyakinkan Isabella walau Isabella sudah tahu bahwa ia berbohong
"Yang Mulia kedatangan saya ke sini bukan untuk melihat sesuatu yang seperti ini"
"lebih baik jika ingin melakukan yang seperti ini lakukan dengan mengunci pintu ini adalah saran saya" kata Isabella dengan nada Sarkastik
"kedatangan saya kesini untuk memutuskan pertunangan" ucap Isabella dengan tegas
"hah? apa tidak kau pasti marah aku minta maaf Isabella ini adalah salahnya yang menggodaku" ucap putra mahkota yang sedikit menggampangkan Isabella dan berpikir bahwa Isabella akan tenang tunduk dan tutup mulut seperti biasanya
"keluar kau dasar ******" ucap Putra Mahkota sambil mengusir gadis yang berada dalam pangkuan nya
putra mahkota mengusir seorang gadis yang tadinya berada di pangkuannya gadis itupun lari dengan menangis tersedu sedu karna perempuan itu berpikir bahwa putra mahkota mencintainya dengan serius
"hei Isabella dia sudah pergi jadi jangan marah lagi ya?" ucap Putra Mahkota dan berusaha membujuk Isabella
yang Mulia saya memutuskan pertunangan karna saya tidak lagi mencintai anda" ucap Isabella dengan tegas, mata Isabella lurus menatap Putra Mahkota dan tampak sedikit dingin
"omong kosong apa itu bukankah kau selalu mencintaiku?" ucap putra mahkota dengan kebingungan
"ya, tapi itu dulu sekarang saya tidak lagi menyukai Anda" ucap Isabella sambil menggelengkan kepala nya
"jadi saya mohon untuk menyetujui agar pertunangan ini bisa berakhir" ucap Isabella dengan tegas
putra mahkota masih berpikir bahwa yang Isabella lakukan untuk menarik perhatiannya dan acuh tak acuh
"sudahlah Isabella aku tau kau menggunakan trik agar aku perhatian denganmu kan?" ucap Putra mahkota dengan merendahkan
"Yang mulia sepertinya anda salah paham saya tidak akan membuat trik bodoh seperti itu HANYA untuk menarik perhatian anda"
putra mahkota terkejut karna Isabella yang sekarang tidak sama dengan Isabella yang dulu
"tidak tidak tidak kau pasti masih sangat mencintaiku kan? aku akan memberikan mu apapun Isabella jadi jangan marah lagi"
"yang mulia mohon jangan pernah untuk memanggil saya dengan nama panggilan saya hubungan kita tidak dekat dan lagi saya benar benar ingin memutuskan pertunangan ini dengan serius" ucap Isabella yang sangat ingin mengakhiri pertunangannya dengan putar mahkota
__ADS_1
putra mahkota berpikir bahwa lebih baik berpura pura menyetujuinya dan membuat Isabella agar mencintainya lagi