Menuju Puncak Seni Bela Diri

Menuju Puncak Seni Bela Diri
mencari herbal & dan pusaka


__ADS_3

setelah memurnikan teratai tersebut,tian


merasa lebih segar,dan dia tau bawah


perlahan jiwa,nya menjadi kuat,jadi dia tidak terlalu,cemas kalo seorang menyerang jiwanya.


Tian pun bangkit dan mencari beberapa, herbal yg dikira,cukup memperbaiki,batin ya yg rusak,setelah itu membalas semuanya,


perbuatan kalian,batin Tian.


memasuki gua yg ada ditengah hutan, karena dia harus bermalam di sana,karena bahaya di


luar saat malam,tian mengumpulkan kayu dan membakar nya, dan melihat ke depan


berjaga bila ada sergapan,dari seorang.


Tian beranjak pergi karena sudah pagi,


mencari beberapa herbal, suatu ketika sedang mencari herbal,mata nya tiba melihat


sebuah altar ditengah,hutan dan di sana, terdapat simbol aneh.


Tian pun mendekatinya,karena penasaran


sesampainya di,sana di tercengang,karena dia juga tidak bisa baca apa,yg tertulis di,


altar tersebut karena sangat kuno.


Tian pun mencoba meneteskan,sedikit darah


nya di tengah,altar tersebut tiba muncul riak,


aneh mengelilingi,tubuh nya Tian ingin memberontak,namun perlahan penglihatan,

__ADS_1


langsung berubah.


sekarang Tian berada di depan,disebuah istana terbuat dari,emas dan memancarkan


aura kuno yg membuat,tian ingin bersujud,


dibawa tekanan aura tersebut,tian pun masuk


kedalam aula istana.


yg membuat nya sekali lagi, terkejut karena


dia,melihat hewan buas memiliki sisik dan cakar,sedang berbaring mati,meski begitu


terlihat berwibawa,naga batin Tian karena dia


kira naga telah,lama punah,sama dengan


burung Phoenix,berperang dengan,bangsa asing.


yg dia perlukan ada disana,sebelum mengambil beberapa langka,terdengar suara


akhirnya,ada seseorang datang ke sini.


Tian kebingungan karena ada,yg bicara di kepala nya,tenang nak Tian pun melihat,


naga itu perlahan membuka,mata nya


Tian pun tercengang karena dia tadi, memeriksanya dia yakin naga itu sudah,lama


mati.


langsung Tian bicara, maaf atas kecerobohan

__ADS_1


junior, junior ijin undur diri, tian meski dia engan pergi, karena membutuhkan herbal itu dia tidak berani menyingung, naga tersebut karena dengan secuil auranya saja, bisa


membunuhnya.


tunggu junior, Tian pun berhenti, ada yg bisa saya bantu senior, apa kamu mau meneruskan mantel,orang tua ini sambil


menatap, Tian langsung berlutut Tian melihat


guru, naga itu cuma mengangguk, lalu cahaya putih, melesat bersama,beberapa darah.


arah Tian hanya menerima, nya sesampainya


dua hall itu menyatu,ditubuh tian merasakan rasa sakit yg, luar biasa sampai memuntahkan,darah di mulut nya Tian ingin,


sekali pingsan namun, terdengar nak kau


harus tetap sadar.


5 jam kemudian perlahan Tian melihat diri,


seperti ada yg berubah,namun dia tidak


tau karena di punggung nya,terdapat tato naga,namun tiba terdengar, pelajari baik semuanya, setelah itu perlahan mata itu,


tertutup auranya perlahan,menghilang.


Tian tapa basa basi mengambil,tombak terukir sebuah naga,dan beberapa ramuan obat, ilahi sebelum pergi entah mengapa dia


harus mengambil core naga, setelah itu


tian perlahan keluar dari istana, perlahan


penglihatan kembali,ke altar namun sebelum,

__ADS_1


pulih serangan super cepat, menghantam nya.membuat nya terpental menabrak, pohon.


Tian perlahan bangkit,untuk melihat siapa yg, menyerang nya, Tian melihat itu berbadan besar, dengan bulu di setiap tubuh nya.


__ADS_2