MENURUTMU CINTA ITU APA?

MENURUTMU CINTA ITU APA?
rumah Rangga


__ADS_3

Pak Budi dan Bu Lastri membawa Alex dan Kayla ke sebuah rumah kaca yang terletak di belakang toko bunga



"ternyata... tempat ini masih berdiri"ucap Kayla


"wow... tempat ini indah sekali.."ucap Alex


"tentu saja !! Den Rangga sendiri yang mendesain tempat ini"ucap pak Budi


"oh ya.. jadi... sudah berapa lama kalian menikah??"tanya pak Budi


"hah!!!! menikah?? sama dia?! ogah banget!!"


ucap Alex dan Kayla serentak


"kalo gitu... sudah berapa lama kalian pacaran??"tanya Bu Lastri


"pacaran??... sama dia?! amit amit jabang bayi!!"ucap Alex dan Kayla serentak


"lebih baik ngejomblo seumur hidup dari pada punya pacar kayak dia"lagi lagi ucap Alex dan Kayla serentak sambil menunjuk satu sama lain


"masak sih kalian gak punya hubungan


apa-apa?? padahal.. kalian serasi banget tau


buktinya kalian ngomongnya bisa barengan terus, memang apalagi kalau bukan jodoh"


"paman ada ada aja!!! aku kan masih kecil..


gak boleh pacaran.."ucap Kayla seperti anak kecil


"iya iya..nona kecil memang masih kecil


lagi pula harusnya kalian belum memikirkan hal seperti itu kan kalian masih sekolah"ucap Bu Lastri


setelah beberapa lama mereka pun pamit pulang pada Pak Budi dan Bu Lastri


***


(di dalam mobil Alex)


selama lima menit suasana di dalam mobil begitu hening sampai...


"pefff *Alex mulai tertawa"ha.. ha..ha..ha"


"kenapa kau tertawa?? tidak ada yang lucu


ah.. aku tau!! kau pasti sudah gila"tebak Kayla


"hahaha nona kecil.. sebutan macam apa itu"


ucap Alex terus tertawa


"terserah"ketus Kayla

__ADS_1


"oh ya.. siapa itu Rangga?? pacarmu??"tanya Alex


"bukan urusanmu!!"ketus Kayla


"aku tau.. aku tau..kau pasti cuma cewek matre yang suka manfaatin cowok.. iya kan?"


tebak Alex


"jaga bicaramu!!"kesal Kayla


"kau tau?! Radit menyukaimu.tapi aku rasa kau tidak pantas untuk menjadi pacarnya"ucap Alex santai


"maksudmu?!!"kesal Kayla


mendengar itupun Alex langsung mengerem mobilnya


"ya... karena kau itu cewek matre dan kau


sangat.. tidak.. pantas.. untuk menjadi pacarnya Radit!!"tegas Alex


Kayla hanya tersenyum sinis dengan apa yang di ucapkan oleh Alex


"turunkan aku!!"tegas Kayla


"si..lah.. kan!!"ucap Alex penuh penekanan


dengan cepat Kayla langsung turun dari mobil Alex dan berlari meninggalkan Alex


"apa..aku terlalu berlebihan? terserah aku tidak peduli"ketus Alex


***


setelah berlari cukup jauh aku akhirnya sampai di sebuah pemakaman.


aku berdiri di depan sebuah makam yang bertuliskan*Rangga Wijaya*itu adalah makam


milik kakaku Rangga. Ia meninggal dunia empat tahun lalu.


"hei.. apa kabar?? apa kau baik-baik saja


bagaimana keadaanmu di sini?? lihat aku membawakan bunga mawar biru kesukaanmu, apa kau suka, aku yang merangkainya sendiri loh.. "ucapku sambil menaruh buket bunga mawar itu ke atas makam kak Rangga


"maaf ya.. bunganya sedikit rusak, tadi ku


bawa sambil berlari.. sudah empat tahun sejak kepergian mu dan ini baru kedua kalinya aku kemari.maaf ya.. saat itu.. aku terlalu takut untuk kembali ke Indonesia


aku benar-benar takut untuk menerima kenyataan bahwa kau sudah pergi meninggalkanku untuk selama lamanya."


ucapku sambil berjongkok di sebelah makam


kakakku


"bagaimana?? apa kau bahagia di sana bersamanya, apa..kau sudah bertemu dengan kakak ipar?? bagaimana keadaannya??


apa... dia marah padaku karena aku tak bisa menyelamatkan mu??aku benar-benar tidak berguna"ucapku sambil mengelus-elus batu

__ADS_1


yang bertuliskan Rangga Wijaya


*kak Rangga dulu pernah menikah dengan seorang wanita bernama Amelia, biasa di panggil Amel


mereka merupakan keluarga bahagia


tapi... tepat saat ulang tahun pernikahan mereka yang pertama kak Amel mengalamai


sebuah kecelakaan hebat..


jasadnya tidak dapat di temukan sampai sekarang.. tapi para tim SAR bilang peluang untuk kak Amel selamat sangat kecil


bahkan mungkin tidak ada harapan lagi untuk kak Amel selamat.kak Rangga benar benar terpukul saat itu.. sejak saat itu kak Rangga seperti sebuah mayat hidup yang tidak bisa melepaskan kesedihannya.


"kak Amel sungguh beruntung karena kau lebih memilih bersamanya di banding bersamaku"ucapku tersenyum lirih


"setidak berharga itukah aku matamu sampai kau tak mau bertahan demi aku..*saat itu hujan mulai turun seolah ikut merasakan kesedihan yang di rasakan oleh Kayla


"mataku perih sekali.. apa kau menaruh bawang di sekitar sini?!! ingin sekali aku menangis karena semua beban ini terlalu berat untuk ku pikul sendiri,aku lelah,


aku capek.tapi ini belum saatnya untuk aku


berkabung , belum saatnya aku istirahat


aku akan berkabung menangisi kepergian mu


hanya setelah mereka membayar semua rasa sakit yang kau terima..uang di bayar uang


darah di bayar darah dan nyawa..di bayar nyawa, saat itulah aku akan istirahat dan menemui mu kita akan bersama lagi untuk selama lamanya"ucap Kayla sambil tertawa seperti orang yang mengalami gangguan mental


"apa salahku?? apa dosa yang telah ku perbuat hingga tuhan menghukum ku seperti ini.. hingga kau bahkan tak Sudi untuk tetap bertahan demi aku??"ucap Kayla lirih bajunya basah kuyup oleh air hujan


tapi tak lama ada seseorang yang memayunginya dari belakang


"sederhana.. kesalahanmu adalah.. kau tak bisa menerima kenyataan..kau terlalu larut dalam masa lalumu, hingga lupa bahwa waktu itu terus berjalan, waktu tak akan menunggumu dan waktu juga tak akan terulang karena kesedihanmu itu.


Rangga pasti sangat sedih jika melihatmu seperti ini, ayo pulang!! hujannya semakin deras kau bisa sakit jika terus berada di sini"


ucap seorang pria yang memayunginya dari belakang yang tak lain adalah Alex yang sudah memperhatikan Kayla sejak ia lari dari mobil Alex


"pergilah!! jangan ganggu aku!! aku ingin menemani kakakku di sini.. lagi pula apa pedulimu?!"tegas Kayla


"mau sampai kapan kau diam di sini?? apa kau pikir itu akan membuat Rangga kembali


dia sudah bahagia di sana, jika dia melihatmu


dia pasti akan sedih melihat adik kesayangannya menangisinya seperti ini"tegas Alex


"aku tidak menangis"elak Kayla


"benarkah??lalu kenapa wajahmu terlihat basah?"ledek Alex


"ini karena air hujan"elak Kayla..tak lama setelah itu tubuh Kayla mulai melemas dan


kesadarannya mulai menghilang dan ia pingsan seketika

__ADS_1


__ADS_2