
" Alinda... mengapa kamu masih seperti ini ? jujur saja , dengan pertanyaan semacam ini , kamu membuat ku sangat kecewa karena itu tandanya kamu masih meragukan cintaku kepadamu dan juga rasa sayangku kepadamu ? bukan harta yang aku berikan kepadamu , tetapi ... aku telah memberikan sebuah bukti kepada mu , agar kau bisa melihat dengan jelas bahwa siapakah dirimu sesungguhnya bagiku ' kamu harus nya sudah tahu karena hanya kamulah satu satunya wanita yang bisa memegang nyawaku , kamu juga tau bahwa nyawa ku ini sudah ada dalam genggaman tangan mu , lalu Mengapa kamu masih mempertanya kan semua ini kepada ku ??
Diri ini terdiam seakan akan tidak bisa bergerak lagi setelah mendengar apa yang telah diucapkan oleh Jo kepada ku , kini ada perasaan bersalah didalam diri ini kepada nya , namun di dalam hati kecilku , aku berpikir bahwa Jo sedang memutar balikan fakta kepadaku , dia tidak mau memberikan jawaban dari pertanyaan ku Padahal Jo sudah memberikan perjanjian kepadaku aku hanya boleh bertanya dengan dua pertanyaan saja , tetapi sampai saat ini Jo masih bermain kata kata ....
Sesaat Aku hanya bisa terdiam memandangi wajah Jo
lalu , dengan senyum yang sedikit tertahan , aku mencoba untuk membalas pertanyaan nya ...
" Jo , bukannya aku tidak mempercayai dirimu , tetapi aku hanya bisa berkata , jika Seandainya kamu menjadi diriku apa yang akan kamu lakukan , jika kamu melihat diriku yang memperlakukan diri mu seperti ini ....?"
Kini , apa yang kulihat dari raut wajah Jo setelah mendengar kata kata dari ku , itu mungkin sama seperti apa yang Jo lihat dengan wajah ku sebelum nya , aku melihat mimik muka yang terkejut dan lidah yang terasa kaku seketika , karena terpukau dengan kata kata yang telah aku lontarkan kepada nya .
Namun di luar dugaan Apa yang dilakukan Jo kepada ku , benar benar tidak dapat membuat ku berkutik , Jo tidak menjawab ku namun ...Jo dengan cepat ******* bibir ku tanpa aku dapat memberikan sepatah kata kepadanya ... diapun menahan kepalaku dengan tangannya yang kuat sehingga kepala ku tidak bisa terjatuh di bangku ini .
Lalu Jo mengunci tubuh ku dengan kaki nya .... dia benar benar tidak memberikan ruang gerak bagi ku .
Entah bagaimana gaya tubuh Jo saat ini denganku , namun yang pasti dia benar benar pemuas wanita yang handal , awalnya aku bersikukuh dengan pendirian ku , namun setelah apa yang dilakukan Jo kepadaku membuat diriku kini mengikuti alur cerita yang dimainkan oleh dirinya .
Aku merasakan detak jantung Jo yang mulai beritme cepat dan juga napas Jo yang semakin tidak karuan , kini bukan hanya mulut ku yang di kulum nya , namun Jo mulai membuat ku seperti wanita yang akan disiksa oleh kenikmatan ....
" Jo .... aaahhhhk.... kamu ini benar benar tidak mengerti kemauanku ...."
Disaat Jo mulai melepaskan mulutnya dari mulutku disitulah aku mulai bisa berkata kepadanya . Lalu ....
Jo pun menghentikan kan aksinya , dia menatap ku dengan tatapan yang tajam seakan akan dia mulai marah dan kesal atas perkataan ku kepadanya .
Namun , Jo melakukan aksinya kembali di luar , dia malah mengangkat tubuhku dari bangku ini dan membopong diriku menuju ranjang kamar nya ...
__ADS_1
Kini rasanya aku mulai menjadi hilang ingatan karena Jo benar benar pandai membuat wanita terkejut dan marah , namun tidak bisa menolak nya .
" Jika kamu tidak mengandung anak ku , aku ingin memberikan hukuman yang lebih garang kepada mu , Oke lah saat ini kamu menang ! tetapi aku akan terus menghitung waktu hutang mu kepadaku ...!"
Jo berkata kepada ku dengan nada yang sedikit meninggi namun penuh dengan nafsu , lalu dia mem- baringkan tubuh ku diatas ranjang putih nan empuk ini , Jo benar benar tidak membuang buang waktunya , dia mulai memainkan tangan dan bibir nya untuk terus membuat ku menjadi tertawa kecil yang terkadang diiringi oleh rintihan manja yang keluar dari mulut ku .
Aku terus mencoba mengikuti alur Jo , hingga waktu yang kutunggu tunggu tiba , Aku ingin mencoba berdiskusi dengan Jo dalam keadaan yang sangat tidak lazim , karena aku benar benar ingin mencoba nya dan ingin melihat hasilnya .
Aku mendorong tubuh Jo hingga dia terjatuh di sisi ku , tubuhnya yang kekar dan sempurna benar benar aku bisa nikmati saat ini , kini tangan ku mulai bermain di setiap inci lekuk tubuhnya , lalu aku pun duduk diatas tubuhnya , laksana menaiki kuda , tubuh ku pun beraksi diatas tubuh nya . Ku lihat kedua bola mata Jo yang mulai tidak dapat melihat ku dengan jelas , karena aksiku kepadanya lalu aku pun mulai memberanikan diri untuk bertanya kepada nya...
" Jo ... "
" Aapaaaa sayaaang.... aaakhh..."
Ku tarik rambut Jo agar dia bisa menatap ku dan menjawab pertanyaan ku kali ini ....
" Nikmaat.... nikmaat sekali , kamu penjahat kecil yang mulai bisa memainkan seluruh jiwa ragaku ..."
Lalu aku pun mulai menambah melancarkan aksi ku dengan memainkan lidah ku ditelinga kanan nya ...
" Jo , Nikmat mana aku dengan istri pertama mu...?
Dengan pelan aku berbisik kepada Jo , sambil aku tetap terus mengulum daun telingan Jo , hingga membuat dia merasakan semakin panas karena aksi perbuatan ku ....
" Bandit kecil ku... aaaahhhkkk.... kamuu licik ....
Kamu adalah yang terhebat dan hanya kamulah wanita yang ada di dalam hati ku ."
__ADS_1
Jo berkata sambil dia menggeliat geliat merasakan semua pelayanan yang aku berikan kepadanya ...
" Jo ..."
" Ap.. Apaaa lagii aaakkkhh... "
Aku terdiam dan berfikir , aku tidak mungkin menerus kan pertanyaan ku kali ini kepadanya , karena ini akan berakibat fatal diantara Jo dan diriku .
" Aaaahhkkkk...aku.... akuu.. menyeraaahh...."
Akhirnya aku pun mendengar teriakan kecil dari mulut Jo , dia mengerahkan semua tenaganya yang tak lama aku pun menyusulnya .
Aku menjatuh kan tubuhku di samping nya , aku pun merasakan kenikmatan yang berbeda disaat aku melakukan hal ini kepada Jo , rasanya aku menjadi lebih menguasainya dan lebih hebat dari nya .
" Penjahat kecil ku .... terima kasih "
Jo mencium kening ku , lalu dia mengusap ngusap keringat yang masih saja keluar dari tubuh ku ini .
" Percayalah Aku tidak akan mengecewakan dirimu , seandainya aku tidak menghormati Marco , mungkin aku akan menikahi mu lebih dulu dari pada si perempuan sialan itu , pernikahan ku dengan nya adalah sebuah rekayasa namun aku terpaksa tercebur kedalam lumpur yang hingga kini aku susah membersihkan nya ."
Melihat tatapan mata Jo kepadaku , aku tahu dia berbicara kepada ku dengan hati nya , tidak ada kebohongan yang tersirat dari matanya , namun kata kata yang di ucapkan Jo kepada ku , membuat aku semakin mempunyai pertanyaan pertanyaan yang baru kepadanya ....
" Ayo... kita mandi , aku lelah dan ingin segera tidur "
Untuk ke dua kalinya Jo membopong tubuh ku lagi , namun kini , dia membopong tubuh ku menuju kamar mandi .
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\= >>>>>
__ADS_1