
...Di pelabuhan... puluhan, hingga hampir ratusan kontainer, memenuhi area pelabuhan. Suara knalpot motor moge terdengar dan membuat kebisingan di hampir seluruh area pelabuhan....
...Suara teriakan orang pun terdengar, Fein dan kelompoknya ternyata sedang mengejar para anggota geng lain. Dengan mengendarai motornya dan membawa sebuah pemukul baseball, Fein menghabisi satu persatu lawannya....
...Di salah satu kontainer, beberapa anggota Fein... bertarung dengan meriah nya. Belasan... hingga akhirnya puluhan orang terjatuh. Saat Fein dan beberapa bawahannya mengejar ketua geng lawan, Fein berhasil membuat beberapa orang targetnya terpojok di beberapa Kontainer yg menumpuk....
...Fein dan bawahannya datang dan menutup jalan, agar para targetnya tersebut tak bisa kabur. Fein dan bawahannya turun dari motor dan berjalan perlahan, menghampiri mereka yg terpojok. Sembari tersenyum, Fein berkata......
..."Sudah selesai main kejar-kejaran nya? Kalau sudah, giliran kami yg akan bermain." Ucap Fein....
...Di tumpukan Kontainer paling tinggi yg berada tak jauh dari lokasi Fein... Nampak seorang laki-laki yg berdiri, mengenakan jaket hitam. Dan di punggungnya terdapat logo segitiga... laki-laki tersebut melihat kearah Fein dan mempermainkan musuhnya....
...Senyum laki-laki tersebut terlihat, dan berkata......
__ADS_1
..."Bajingan itu, dia benar-benar melakukannya. Kalau begitu, aku akan ikut juga." Ucap laki-laki tersebut sembari tersenyum lebar....
...Laki-laki itu kemudian menjatuhkan dirinya dari tumpukan Kontainer paling tinggi, saat mendarat di dasar... Laki-laki tersebut sama sekali tak ada merasakan kesakitan. Seolah-olah itu adalah hal yg biasa baginya....
...Laki-laki tersebut adalah Ran. Ran kemudian berjalan menghampiri kelompok Fein, bawahan Fein yg melihat Ran... memanggil dan memberitahu Fein tentang kedatangan Ran....
...Berjalan perlahan dengan kedua tangannya yg masuk pada saku Hoodienya, Ran membuat para bawahan Fein sedikit panik. Bukan karena gaya berjalan Ran yg membuat mereka panik, tapi mereka takut jika di kedua tangan Ran, terdapat sebuah senjata api....
...Fein berbalik dan bertanya, siapakah dirinya (Ran) yg telah mengganggu kesenangannya. Ran menjawab, jika dirinya adalah orang yg akan menjadi malaikat maut bagi Fein....
..."Habisi dia." Ucap Fein pada seluruh seluruh bawahannya yg baru saja datang....
...Kali ini, Ran sangat terpojok hingga tak ada sedikit celah yg bisa dia lewati untuk kabur. Namun, Ran masih berdiri dengan tegak sembari tersenyum lebar....
__ADS_1
...Ran mengeluarkan kedua tangannya dari saku Hoodienya, dirinya melompat-lompat seperti sedang melakukan pemanasan....
...Salah satu bawahan Fein sudah sangat dekat dan menyerang Dan dengan pipa besi, Ran menghindari kebelakang dan memukul keras wajah orang tersebut hingga memuncratkan darah dari mulut dan hidungnya....
...Dari belakang, bawahan Fein yg lain juga sudah siap untuk menyerang Ran. Ran kemudian berputar dan menendang kepala orang tersebut hingga terlempar cukup jauh dan menabrak temannya....
...Dengan cepat... Ran menjatuhkan satu-persatu bawahan Fein dengan mudahnya. Fein mengerutkan keningnya dan dirinya pun maju untuk menghadapi Ran....
...Melihat Fein yg sudah meninggalkan para anggota geng kecil itu, Mereka kemudian mengambil kesempatan untuk melarikan diri, namun seketika.... para bawahan Fein yg berada di dekat mereka, kemudian menghadang jalan mereka dan memukuli mereka dengan senjata tumpul....
...Ran yg melihatnya, kemudian menendang pipa besi yg tergeletak di tanah, pipa besi yg ditendang oleh Ran, terbang dengan sangat cepat dan seketika menancap pada sebuah kontainer....
...Seseorang dari salah satu bawahan Fein yg memukuli anggota geng kecil, kaget hingga berkeringat dingin melihat pipa besi yg tertancap di kontainer hingga....
__ADS_1
..."apa dia benar-benar manusia? kontainer ini dari besi, tapi kenapa pipa besi itu bisa menancap pada kontainer ini?" ucapnya sembari melihat kearah Ran yg menghajar bawahan Fein yg lain....
...TOO BE CONTINUED....