Misteri Rumah 17

Misteri Rumah 17
Chapter 4


__ADS_3

Hari ini aku tidur telat sekali karena aku mengerjakan pr aku tidur sekitar jam dua pagi, sebelum tidur aku mendengar suara suara yang aneh yang berasal dari kamar mama aku ingin keluar dan memastikan bahwa semuanya baik baik saja hanya saja aku takut karena mama tidak pernah membolehkan aku untuk masuk ke kamarnya.


Hari sudah berganti sekarang sudah pagi aku masih berpikir sebenarnya suara apakah itu? atau aku hanya salah dengar saja? aku masih terus memikirkan itu sampai sampai aku tidak sadar bahwa Abang ku dari tadi di depan ku sambil menatap ku bingung lalu aku segera bertanya kepadanya


Karin : " Abang udah dari tadi disini? "


Abang : " udah dek udah dari tadi, kamu kenapa sih dek? tadi Abang lihat kek ngelamun gitu ngelamun in apa? "


Karin : " hah? oh ngelamun tadi gini loh bang Abang pernah denger suara suara dari kamar mama gak? "


Abang : " Suara? emangnya suara kayak gimana dek? Abang sih gak pernah denger suara suara gitu di kamar mama cuma kalau di kamar Karina pernah "


Karin : " kamar Karina? apa mungkin suara nya dari kamar Karina ya? "


Abang : " bisa jadi tuh dek emangnya kenapa adek nanya gitu? tumben banget biasanya kan adek gak percaya sama kayak gituan "


Karin : " bukannya gak percaya cuma semalem adek denger ada suara kayak gitu makanya adek nanya Abang siapa tau Abang denger juga "

__ADS_1


Abang : " Oalah gitu... Abang sih gak denger apa apa dek Abang semalem tidur duluan "


Karin : " Oalah iya pantes "


Setelah perbincangan ku dengan Abang aku turun ke bawah dan mencari mama jujur saja mama belakangan ini aneh aku melihat Karina yang sedang diam saja di bangku taman entah dia sedang menatap apa aku tidak tahu tapi tatapan Karina itu benar benar serius.


Aku menemukan mama yang sedang masak di dapur aku bingung pasar tidak pernah buka di hari Sabtu tapi hari ini mama masak daging sedangkan mama tidak terlalu menyukai daging mama juga tau kok aku Abang dan Karina tidak terlalu suka daging tapi aku tetap berpikiran positif mungkin mama sedang ingin makan daging jadi aku bantu mama masak.


Setelah membantu mama Abang ku mengajak ku pergi ke toko buku jadi aku siap siap dan berpamitan kepada mama aku dan Abang ku ke toko buku bukan untuk mencari buku belajar ataupun alat tulis sekolah melainkan mencari buku tentang seputar rumah Angker aku awalnya bingung tapi kata Abang Abang ingin tahu sebenernya apa yang terjadi di rumah ini jadi aku nurut saja.


Malam pun tiba waktunya makan malam aku dan Abang terlihat sangat kaget Karena rasa daging yang di masak mama bukan seperti daging sapi ataupun kambing daging ini rasanya sangat aneh tidak enak aku rasanya ingin muntah sekarang akhirnya aku mencari alasan untuk tidak makan makanan itu lagi aku beralasan bahwa aku tadi sebelumnya sudah makan sedikit di perjalanan sebelum pulang jadi aku tidak makan lagi Abang ku juga beralasan yang sama tapi saat aku melihat mama dan Karina mereka tidak menaruh kecurigaan sama sekali kepada aku dan Abang ku dan mereka berdua tampak sangat lahap memakan makanan itu.


Pagi harinya aku melihat seseorang yang sedang menyeret sebuah benda tapi anehnya benda itu mengeluarkan cairan berwarna merah aku baru saja bangun jadi masih belum terlalu jelas apa yang aku lihat aku mencari mama dan Abang ku aku bertemu dengan mama kali ini mama sedang berada di taman aku bertanya kepada mama di mana Abang dan mama hanya menunjuk ke arah sebuah ruangan dengan pintu berwarna merah lalu aku bertanya sekali lagi mama terus menunjuk ke arah ruangan itu ketika aku ingin membuka ruangan itu tiba tiba saja Karina memegang tangan ku aku kaget karena dia menatap ku dan itu seram sekali lalu aku bertanya kepada Karina kenapa dan Karina tidak mau menjawabnya jadi ya aku lepas aku tidak jadi ke ruangan yang di tunjuk mama.


Aku benar benar mencari Abang ku sampai sampai ku tanyakan kepada teman-teman nya tapi jawabannya selalu "kita gak tahu " aku bingung jika Abang tidak ada di rumah pasti dia ada bersama teman temannya tapi jika aku mengingat ingat lagi aku melihat benda yang di seret dan mengeluarkan cairan berwarna merah aku tidak ingin menuduh Karina dan mama tapi aku yakin yang di seret itu adalah Abang.


Seharusnya aku percaya kepada Abang dari awal jika aku percaya pasti aku bisa menyelamatkan nya.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2