
"Rhin. Tahan tembakkan mu!" teriak seseorang..
Rhin menengok kebelakang dan alangkah terkejutnya yang berteriak itu ternyata adalah sultanNya tersebut
"Sultan. Apa yang membuat anda menahan panah saya kepada musuh?" kata Rhin dengan sedikit menundukkan kepalannya
"Rhin. apakah kamu melihat bahwa dia tidak menembak balik panahan mu itu? Berarti dia adalah tamu. Ingatlah Rhin. Saya tidak suka tamu tidak disambut ramah oleh Tuan rumah. Apalagi tamu ini datang ke tempat kita" kata sultan Daud Atthar.
Rhin pun segera memberi perintahkan bawahannya untuk menurunkan senjata mereka..
Dan begitu juga dengan firdaus yang meminta prajuritnya untuk turun senjata
HAP
Firdaus bersama yang lain turun dari helikopter tetapi tidak dengan hendrik karena dia ditugaskan untuk berjaga di helikopter apabila ada keadaan darurat..
"apakah anda. Yang Mulia Sultan Daud Atthar? Banyak legenda rakyat bahwa negeri anda berhasil menang dan mempertahankan wilayah selama 16 tahun ini. Sungguh saya tidak menyangka" kata Raja Firdaus memulai
"Terimakasih atas kedatangan anda. Tuan Tamu. sudikah anda memperkenalkan diri kepada kami semua?" Kata Sultan Daud Atthar
Firdaus maju dengan baste menaikkan mahkota yang selalu ia bawa dan lambang Zalvia berada di dada kanan milik firdaus...
"Yang Mulia Daud Atthar. izinkan saya memperkenalkan diri. Saya adalah Raja Firdaus I. Raja dari kerajaan Zalvia. Apakah anda ingat bahwa saya pernah mengirim sebuah surat kepada anda dari 3 hari yang lalu mengenai saya akan berkunjung ke negeri anda namun anda membalas surat tersebut dengan penolakkan" kata Firdaus memperkenalkan diri...
Atthar pun ingat tentang hal tersebut namun dia juga sedikit terkejut dengan apa yang dirinya melihat seorang raja dari kerajaan lain mengunjungi negerinya yang sedang bahaya namun aman dan selamat dalam perjalanan tersebut
"Apakah anda. Yang Mulia Raja Firdaus. Dari Kerajaan Zalvia? Saya mendapatkan kabar bahwa anda kini hampir menguasai wilayah semanjung malaya dan pulau borneo dan pulau java. Sungguh saya terkejut melihat kedatang tamu seperti anda" kata Sultan Daud atthar..
__ADS_1
"Saya lupa. Dimana kesopanan saya. Mari ikut saya untuk menuju istana. Tidak enak jika berbicara sambil berdiri" kata Sultan Daud Atthar.
Firdaus pun mengangguk..
"Astagfirullah. Saya lupa. Rhin. Berapa kuda kamu yang saat ini kamu bawa?" Tanya Sultan Daud sambil menepuk jidat
"7. Sultan" kata Rhin menjawab
"Rhin. Izinkan saya pinjam 5 kuda dari mu" kata Sultan Daud
Rhin yang mengerti dengan maksud Sultannya itu pun mengangguk lalu memberi titah kepada bawahannya untuk memberikan 5 kuda kepada Tamu-tamu tersebut
10 menit kemudian
"Silahkan duduk. Raja Firdaus" kata Sultan Daud Atthar mempersilahkan Firdaus untuk duduk..
"mirna. Mirna" Sultan Daud memanggil.
"Mirna. Tolong ambilkan beberapa makanan dan Teh Tarik untuk tamu kita" Titah Sultan Daud
"baik. SultanKu" kata Mirna sekali lagi menundukkan kepala
Mirna dengan beberapa pelayan istana lainnya pun pergi untuk menyajikan makanan dan minuman yang dipesan sang sultan..
"Raja Firdaus I. Maafkan saya yang tak bisa menyambut anda dengan sempurna tetapi apa yang membuat seorang raja dari sebuah kerajaan turun dan mengunjungi negeri saya yang sedang dalam bahaya ini?" kata sultan Daud yang memulai pembicaraan..
"Sultan Daud. Bagi saya tak masalah untuk turun karena saya juga memiliki kepentingan untuk disampaikan secara pribadi" kata Raja Firdaus..
__ADS_1
Firdaus tak mempersalahkan perihal penyambutan tapi ada yang lebih krisis daripada penyambutan
"mohon jelaskan. Raja Firdaus" pinta sang sultan daud dengan sopan
"Seorang utusan dari Kerajaan inggris datang kepada saya meminta bantuan untuk melawan pasukan musuh yang sedang blokkade laut anda namun saya pribadi tidak melihat adanya kepentingan zalvia di tanah air anda selain 1 dan 2 hal lainnya. Inggris juga adalah Musuh bagi bangsa zalvia. Wilayah & Rakyat kami dijajah dan diperlakukan tidak adil oleh mereka. Utusan inggris itu meminta kami membantu anda melawan penjajah musuh yang bernama kerajaan belanda itu karena ketidak mampuan kerajaan inggris dalam mobilisasi pasukan karena jarak tanah air anda dengan wilayah pusat mereka seperti memakan 1 bulan perjalanan hingga 4 bulan lamanya untuk sampai" kata Raja firdaus perjelaskan duduk perkara tersebut
"saya telah mendengar bahwa Tanah air anda menjadikan Inggris sebagai pelindung laut wilayah anda namun inggris tidak memiliki kemampuan dalam melindungi anda dalam beberapa hari kedepan. Saya datang untuk mengajak kepada Anda. Sultan Daud untuk bekerja sama kepada pihak kami untuk menuntaskan musuh" kata Raja Firdaus
Atthar mendengar penjelasan dari firdaus
"SultanKu. Maafkan saya menganggu anda. kami telah menyiapkan persajian untuk tamu anda" kata ??
"oh terimakasih. Rhon" kata sultan Daud Atthar..
pria bernama rhon itu pun pergi dari kedua orang besar tersebut..
sssrrreruuuupptt
Atthar menyeruput teh tarik lalu menaruh kembali
"saya telah mendengar menjelasan anda. Raja Firdaus tapi dengan apa anda meyakini saya untuk bergabung dan bekerja sama dengan anda?" Tanya Sultan Daud Atthar..
Atthar menyambut siapapun yang mau bekerja sama dan dapat mengalahkan musuh yang kini selalu merongrong wilayah kedaultannya tapi atthar akhirnya juga tahu bahwa setiap kerja sama pasti ada nilai yang perlu dibayar.
"Baste. apakah kamu sudah menyiapkannya?" Tanya Raja Firdaus
...----------------...
__ADS_1
...BYE...
...----------------...