mstis.cha

mstis.cha
batin seorang ibu


__ADS_3

tanganku ditarik pelan oleh Amanda,aku bingung kemana dia akan membawa aku pergi.tapi tak apalah yang terpenting Amanda tetap berada di sisiku.aku melihat Amanda sekilas dia begituh serius dan cantik seperti biasa.aku tersenyum tulus kepadanya,aku langsung memeluknya.


"Amanda,aku sangat merindukanmu,sayang.jangan tinggalkan aku sayang"mencium kilas bibir Amanda.


Amanda hanya tersenyum,dia memeluku dengan erat,lalu mencium pipi kiri kanan ku.kami berjalan ke arah matahari terbenam melihat sekitar perdesaan,aku mengajak Amanda untuk kerumahku.


"sayang,kita pulang kerumahku,ini sudah senja."kataku.


"tidak!aku takut nanti bela akan menyakitiku dengan benda itu"Amanda.


"maksudmu daun kelor itu?apa kamu takut karna fobia atau karna apa?"tanya Khan.


dia menangis sendu air mata buaya yang bisa mengelabui Khan agar dia kasihan,seperti ingin mengadu domba antara Khan dan adik bungsunya.khan terlihat bingung melihat Amanda yang tiba tiba menangis,dia memeluk Amanda dan mengelus lembut punggung Amanda.


"tenang sayang,itu tidak akan terjadi lagi"tegasnya.


"aku fobia terhadap benda benda spiritual kuno.aku sangat takut Khan,sangat takut huhh huhhh"menangis.

__ADS_1


Khan semakin tak tega melihat Amanda nangis begituh pilu,tapi Khan tidak tau itu hanya untuk menipu dia.


"tenang sayang,gak akan ada lagi yang menyakitimu.aku berjanji!siapapun yang menyakitimu aku akan membuatnya menderita"lugas Khan.


"walaupun itu keluargamu sendiri?!"menatap nya tajam.


"iya sayang,maupun keluarga sendiri"Khan.


"kamu juga jangan percaya semua omongan dari bela dan Ryan,mereka hanya ingin memisahkan kita sayang"Amanda memeluk Khan.


"iya aku tidak akan percaya!"Khan.


(didalam kamar papah mamah)


mereka masih memikirkan rencana nya agar bisa lancar,mereka berjalan kesana kemari seperti strikaan.ryan yang melihat keluar jendela dia menangkap sosok yang ia sangat kenali,benar saja itu adalah Abang nya dan seorang gadis itu adalah Amanda.ryan sampai mengucek2 matanya tidak percaya kalo Amanda sudah kembali.


"bang Khan bersama Amanda?!!!"seru Ryan.

__ADS_1


mereka terkejut mendengar omongan Ryan dan segera melihat keluar jendela.benar,yang dibicarakan nya ada di halaman rumahnya.sedang apa mereka?Amanda sudah kembali?bagaimana sekarang?pikiran mereka sekarang.mamah Valen melihat khan begituh kembali ceria jadi tidak tega memisahkan nya.hati seorang ibu akan sakit jika anaknya juga sakit,mamah Valen meneteskan air matanya tanpa ia sadari.


papah Johny melihat sang istri begituh rapuh dengan cobaan ini dia menggenggam tangan sang istri,dia terus menguatkan nya.dia memeluk papah Johny dan menangis pilu.


"bagaimana sekarang pah,mamah tidak tega memisahkan nya khan terlihat sangat bahagia"lirih mamah Valen.


"mah,jika kita tidak memisahkan nya,Khan akan lebih sedih menghadapi kenyataan ini dan mengancam keselamatan nya juga,pasti lambat laun Khan harus tau semuanya"papah Johny.


"iya mah kita harus memisahkan nya sebelum terlambat!"seru bela.


"tapi Kaka kalian terlihat bahagia"mamah Valen.


"mah,bang Khan memang sangat bahagia ketika dia melihat Amanda itu sebagai manusia lemah lembut,tapi jika dia melihat Amanda itu hantu apa dia masih terlihat bahagia??! engga kan mah!!"Ryan.


"benar kata bang Ryan mah,bang Khan harus ikhlas dan tegar menghadapi kenyataan ini"bela.


mamah Valen masih menatap sang anak di luar jendela,dia sangat menyayangi anak nya.'kenapa seperti ini nasibmu Khan,mamah tidak tega melihatmu menderita'batin lirih mamah Valen.

__ADS_1


bersambung💖💖💖


__ADS_2