
mulan pun melihat pangeran liu yang sedang cemburu buta
'' aduh bagaimana ini bisa2 perang nih '' batin mulan
pangeran liu pun menghampiri pangeran zao dan langsung menariknya dengan kasar
karena tarikan pangeran liu pelukan pangeran zao pun terlepas
dan seketika aku pun mundur berapa langkah untuk menghindar dari pangeran zao dan langsung mendekat kearah pangeran zao
'' jangan pernah kau menyentuh milikku.''ucap pangeran liu dengan tatapan pembunuh
seketika bulu kuduk ku merinding mendengar ucapan pangeran liu yang sangat dingin itu
'' mulan bukan milik siapa pun pangeran liu jadi tidak ada yang bisa menghalangi ku.''ucapnya lebih ketus dan langsung memasang tampang meyeramkan
mulan pun jengah melihat pertikaian mereka
''ini tidak bisa dibiarkan bisa2 akan jadi masalah nih.''batin mulan
'' cukup pangeran saya sudah pernah bilang pada pangeran kalau saya sudah tidak mau berurusan lagi dengan pangeran jadi saya mohon pangeran jangan ganggu saya lagi.''ucap mulan penuh amarah
mulan pun beranjak pergi dan menarik tangan pangeran liu menjauh dari tempat tersebut
tapi belum sempat pergi tangan mulan pun langsung ditarik dengan kasar oleh pangeran zao
seketika mulan pun terhenti langkahnya dan langsung menoleh kearah pangeran zao yang auranya sudah sangat kelam
'' tidak ada yang bisa menolak ku mulan tak perduli kau mau atau tidak karena aku akan terus memaksa berada disisiku.''ucapnya dengan sangat dingin
sedangkan ekspresi pangeran liu pun sudah sangat cemburu terlihat jelas kalu ia begitu sangat terbakar api cemburu
mulan pun dengan sekuat tenaga melepas tangan pangeran zao dan pergi tanpa kata
pangeran liu pun langsung membayar makanan kita dan langsung pergi dari kedai dengan wajah yang sangat marah tanpa sepatah kata pun
dan terus menarik tangan mulan pergi entah kemana
sedangkan pangeran zao yang murka pun langsung menghancurkan makanan yang berada ditempat mulan pengawal yang bersamanya pun mencoba menenangkan pangeran zao dan kembali menariknya kedalam meja makannya
ternyata pangeran liu membawa mulan ke sebuah taman di tengah kota han lu kami pun duduk disisi danau buatan di taman tersebut
__ADS_1
'' indah sekali aku gak pernah melihat pemandangan seperti ini pangeran.''ucapku sambil tersenyum kearahnya
pangeran liu yang awalnya masih dalam mode marah dia langsung luluh melihat senyuman mulan
'' li'er suka dengan tempat ini.''ucapnya lembut
pangeran liu pun duduk merapat dan langsung melingkar kan tangannya ke punggung mulan dan mulan pun langsung bersandar didada milik pangeran liu
'' terima kasih pangeran sudah mengajak ku ketempat ini paling tidak bisa membuatku lebih tenang''ucap mulan sambil tersenyum kerah pangeran liu
pangeran liu pun membalas senyum mulan dan langsung mengecup dahi mulan
ahh...udah ahh....biarin mereka berdua author kabur dulu aja ya ketempat lain
beralih ke pangeran zao
pangeran zao pun kembali keistana dan langsung menuju kamarnya diikuti pengawal setianya
sesampainya didalam kamar pangeran zao pun duduk di kursi disudut ruangan dengan wajah yang masih sama seperti tadi
'' kau cari dimana mulan tinggal sekarang dan terus awasi gerak geriknya.''ucap pangeran zao datar
'' baik yang mulia hamba pergi dulu.''ucap pengawal tersebut dan langsung meninggalkan pangeran zao dikamar sendiri
senja pun tiba dua sejoli yang dimabuk asmara pun kembali ke kediaman pangeran liu mulan sengaja tidak meminta menggunakan teleportasi nya karena mulan ingin berjalan berdua menikmati waktu yang ada
auwww author jadi inget masa masa dulu❤❤
tapi seperti biasa dimana ada mulan pasti ada raja bucin yang akan mengusik ketenangan mulan
benar saja tak lama segerombolan ninja berpakaian hitam menghadang jalan mulan
mulan yang lelah hanya bisa menghela nafas kasar
'' apa lagi ini belum habis urusan ku dengan pangeran zao ada lagi yang cari masalah.'' batin mulan kesal
mereka pun langsung mengepung mulan dan pangeran liu.pangeran liu pun langsung berada didepan mulan dan langsung menarik pedang nya
'' berhenti nona lebih baik nona ikut dengan kami sekarang karena tuan kami ingin bertemu dengan nona secara baik2.''ucapnya
'' tuan mu kalau memang tuan mu ingin bertemu dengan ku bertemulah dengan sopan tidak dengan cara seperti ini aku tidak akan pernah mau ikut dengan kalian lebih baik kalian pergi dari sini.''ucap ku ketus
__ADS_1
'' tapi tuan ku tidak bisa bertemu dengan nona saat ini dan meminta kami untuk menjemput nona dengan cara baik2.''ucapnya lagi
'' bilang pada tuan mu nona xian li tidak ingin bertemu dengan nya dan satu lagi bilang pada tuan mu jangan pernah menggangu nona li lagi.''ucap pangeran liu yang masih siaga satu sambil terus mengacungkan senjata
mulan yang melihat situasi yang sulit akhirnya meminta bantuan zhe dan bai yu untuk membantunya
tak beberapa lama bai yu dan zhe muncul dengan wujud manusianya
'' hormat kami nona.'' ucap keduanya dan langsung melindungi mulan dengan mengurung mulan ditengah
'' kami hanya menjalankan tugas pangeran jika pangeran menghalangi kami terpaksa kami akan melawan pangeran.''ucapnya
'' aku tak perduli jika memang kalian masih bersikeras mengusik kami aku tidak segan2 menghabisi kalian saat ini juga.''ucap pangeran liu yang langsung menyerang kelompok ninja tersebut dengan membabi buta
pertarungan pun tidak terelakkan karena jumlah kami yang tidak seimbang 4 lawan 12 jadi setiap orang pun melawan tiga orang
tring
tring
tring
suara pedang pun terdengar dengan jelas terlihat pertarungan sengit dalam empat kubu entah kenapa mulan merasa yang menghadang mulan bukan kelompok sembarangan
terlihat dari cara mereka bertarung dan juga buat ketiga pria tersebut sedikit kualahan
tapi tidak dengan mulan mungkin mereka sengaja mengendorkan serangan karena mereka tak mau mulan terluka
'' nona lebih baik nona ikut dengan kami dengan cara baik2 kalau tidak kami tidak akan menjamin ketiga teman nona selamat.''ucap nya sedikit mengancam
'' aku sudah bilang pada kalian kalau aku tak mau ikut bersama kalian jadi lebih baik kalian pergi atau aku tidak segan2 membuat kalian tidak bisa melihat hari esok.''ucap mulan yang masih terus melawan ketiganya
mulan yang merasa lelah dengan pertarungan ini dia pun mengeluarkan semua kemampuan nya
dan benar saja ketiganya sempat terluka oleh serangan mulan tapi mereka tidak menyerah sebelum mereka membawa mulan secara utuh akhirnya pria yang tadi bernegosiasi dengan mulan pun mengeluarkan bubuk putih entah apa bubuk tersebut mulan juga tak tau
mulan pun waspada dengan apa yang akan dilakukan pria tersebut sambil terus fokus menyerang ketiganya
sampai akhir
kaburrrrrrr ahhhh
__ADS_1
jangan lupa like like like ya author mau beralih ke novel satunya lagi cinta dealisa jangan lupa mampir ya akan ada konflik percintaan yang rumit