Muridku Suamiku

Muridku Suamiku
Bab Enam


__ADS_3

Dengan langkah gontai Shinta memasuki rumahnya ,tubuhnya terasa lelah ,hari ini semua terasa menguras tenaganya .Ia mendudukkan bokongnya di kursi kayu .Ia mengambil ponselnya dari dalam tas ,sepi biasanya ponselnya sudah penuh chat dari Aby ,tapi ini sudah jam segini belum ada satu pun pesan masuk dari Aby ,ada rasa sesuatu yang hilang rasanya tapi entah apa .Shinta menghela nafasnya dalam kemudian ia melangkahkan kakinya ke kamar dan segera berganti pakaian dan istirahat ,tapi sedikitpun matanya tak bisa terpejam ,kembali ia meraih ponselnya ,ia mencari kontak Aby setelah ketemu ia pun terpaku melihat foto profil Aby yang memakai pakaian kerjanya ,


Shinta tersenyum kamu kelihatan lebih dewasa by , gumamnya .


ia pun menulis pesan kepada Aby ,namun saat tinggal klik kirim ia ragu ,dan meletakan ponselnya begitu saja .Shinta pun merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur .


Di perusahaan H.corporation .Aby bekerja dengan kurang bersemangat , ia teringat perlakuan Shinta semalam hingga kini ia sengaja menghindari Shinta . Hari sudah sore dan para karyawan sudah mulai meninggalkan gedung itu ,tetapi Aby sengaja lembur .Ayo pulang by .! ajak salah satu rekan kerjanya .Duluan aja aku masih ada kerjaan ..! jawab Aby ..


Mereka semua sudah pada pulang kini tinggallah Aby sendiri ,bukanya kerja ia malah melamun . Air matanya meleleh di wajah tampannya , yah walau bagaimanapun ia berusaha menjadi dewasa namun terkadang jiwa anak muda nya pun masih muncul .Shinta kenapa kamu tega ,kenapa kamu tidak lihat usahaku ,aku juga sakit Shin karena kebebasanku juga terkekang dengan tali pernikahan kita .


Merasa badanya sudah lelah Aby pun beranjak pulang . Ia mengendarai motornya dengan santai ,sepertinya Aby enggan buru² sampai rumah .Empat puluh lima menit Aby sampai di rumah Shinta ,Ia masuk pelan² ia gak mau mengganggu Shinta .Aby masuk ke kamar untuk mengambil baju ganti ,namun Aby terpaku melihat Shinta yang habis mandi dan hanya mengenakan handuk yang menutupi dari dada hingga pahanya saja ,Aby adalah pria normal yang belum pernah melihat pemandangan indah itu ,ia menelan saliva nya dan terpaku ditempatnya .


Shinta yang tak menyadari kehadiran Aby dengan santainya ia ganti pakaian dengan membelakangi pintu kamar . Saat membalikan badan ia terkejut melihat Aby di sana .


Aby ,,kamu ..? Shinta melotot,wajahnya merah menahan malu .


Maaf Bu ,aku mau ambil baju ganti .ucap Aby .


kenapa kamu masuk gak bilang².?? tanya Shinta sebal sambil menutupi kepalanya dengan handuknya


Kenapa bukanya aku cuma anak kecil jadi gak masalah kan melihat semuanya .! ucap Aby santai kemudian ia menuju lemari dan mengambil pakaian ganti dan segera keluar .


Setelah mandi Aby duduk di ruang tamu sendirian dihadapannya ada sehelai air putih yang ia bawa dari dapur . Sebagai seorang suami ia ingin di sambut oleh istrinya saat pulang kerja dan di layani ,seperti yang ia lihat pada orang tuanya .Tapi itu semua tak pernah ia dapat dari Shinta ,bahkan makan malam pen sering ia lewatkan karena saat sampai di rumah ia jarang menemukan makanan ,di meja makan .Seperti malam ini perutnya sebenarnya sangat lapar tapi gak ada yang bisa ia makan ,makanya ia hanya minum air putih saja ,mau keluar pun malas karena badanya sudah sangat lelah .


Kalau seperti ini apa mungkin aku kuat ,terkadang aku juga ingin bebas tapi aku sadar bahwa aku sudah punya istri yang harus membatasi pergaulanku .batin Aby .


Karena masih kecewa dengan Shinta maka malam itu Aby tidur di ruang tengah dengan beralaskan selimut yang ia ambil dari kamar .Tengah malam Shinta terbangun karena haus ia keluar menuju dapur untuk mengambil air minum ,ia terkejut melihat Aby tidur di lantai ruang tengah rumahnya . Ia memandangi wajah Aby ,ada rasa kasihan di hatinya .Shinta meneruskan langkahnya menuju dapur ,di meja makan ia melihat ada gelas bekas minum Aby dan juga bungkus roti ,ia mengambil plastik bungkus roti itu dan membuangnya ke tong sampah .


Apa dia belum makan ,mungkin dia kelaparan aku kenapa lupa gak masak sih kemaren .ujarnya . Setelah minum Shinta pun masuk.kembali ke kamarnya namun langkahnya terhenti saat mendengar suara Aby .Aku lelah Mi , aku juga mau di hargai Mi ..ucap Aby dalam tidurnya .


Huh dasar anak mami ,dalam mimpi aja masih ngadu .ucap Shinta melanjutkan langkahnya ke kamar .Hingga subuh Shinta bangun dan segera keluar menuju untuk membuat sarapan ,ia tau Aby semalam kelaparan makanya ia ingin membuatkan sarapan buat Aby ,lagian ini hari Minggu mereka tidak ke sekolah ..Hari sudah agak siang tapi Aby belum juga bangun ,ia masih meringkuk di sana , Shinta merasa heran sudah siang gini Aby kok belum bangun gak biasanya dia seperti ini.Shihta menghampiri Aby dan bermaksud membangunkannya .


By ..bangun udah siang , panggil Shinta . Namun Aby tak bergeming dan Shinta pun mendekat tuk membangunkannya saat tanganya menyentuh lengan Aby ia terkejut tangan Aby terasa panas ,Kamu sakit by .! ucap Shinta khawatir .


Aku gak papa .jawab Aby membuka matanya yang terasa berat. Tapi badanmu panas by ,kita ke dokter ya , ucap Shinta lagi .


Gak usah ,bawa tidur sebentar juga enakan . jawab Aby .


Suasana menjadi hening ,Shinta tak tau apa yang harus ia lakukan .Hari semakin siang namun Aby belum juga bangun ,Shinta jadi bingung sendiri ada rasa kasihan tapi ia tak tau harus apa ,diajak berobat juga sudah ,tapi Aby nya gak mau .Shinta masuk ke kamar mengambil kunci motor dan keluar .


Aby yang melihat Shinta keluar tanpa pamit ia hanya tersenyum kecut


ia pun meraih ponselnya untuk menghubungi seseorang .


Hampir dua jam Shinta keluar rumah niatnya ia akan membeli obat buat Aby ,tapi gak sengaja ia ketemu dengan Dewa mereka ngobrol dan Sampai Shinta lupa tujuan nya keluar rumah .


Ya ampun ,sorry wa aku harus pulang ,Shinta bergegas pulang saat teringat dengan Aby yang sedang sakit di rumah .


Aby ..by ..panggil Shinta yang tak mendapati Aby di tempat tidurnya ,Bodoh banget sih kenapa aku bisa lupa ..sesal Shinta .


Shinta merogoh tasnya dan mengambil ponselnya segera menghubungi Aby ,.

__ADS_1


dua kali panggilan tak ada jawaban ,namun di panggilan ke tiga barulah di angkat .


Halo ,,Aby kamu dimana ..? ucap Shinta panik .


Aku berobat Bu , jawab Aby dingin .


kamu berobat dimana by biar aku susul ya , ucap Shinta lagi .


Gak usah ,aku bisa sendiri lagian bukanya ibu lagi ketemuan ya dengan teman lamanya ,santai aja Bu saya juga gak papa ..ucap Aby yang masih lemas .


Tut Tut .tut. Aby langsung mematikan ponselnya ,


Shinta terpaku ditempatnya ,Maafin aku by ..gumam Shinta penuh penyesalan .


Keesokan harinya ,Shinta berangkat ke sekolah dengan tidak bersemangat biasanya ada Aby yang jahil padanya Kini terasa sepi ,kenapa aku selalu mikirin Aby ada apa denganku . gumam Shinta sbil.melangkahkan kakinya menuju ruangannya .


Tak lama Shinta pun berjalan menuju kelas XII ,.Pagi semua ...Shinta menyapa murid²nya .Pagi Bu ..jawab para murid .


Shinta mengedarkan pandanganya ia menatap bangku Aby yang kosong .


ingatannya berputar saat Aby sering tersenyum menggoda dari tempat duduknya yang kini kosong.


Ada yang tau kemana Aby gak masuk ,apa dia sudah minta izin ..tanya Bu Shinta lagi .


mereka menggelengkan kepala tanda gak tau .


Diki kamu ke ruangan saya ya..perintah Bu Shinta dan Diki pun mengangguk nurut.


Selama ini saya lihat kamu dan Aby selalu kompak ,jadi sekarang saya mau tanya kemana Aby gak masuk tanpa keterangan .tanya Bu Shinta .


Diki menghela.nafas lalu menjawab .


memang Bu selama ini kami selalu kompak tapi beberapa bulan terakhir ini kita sudah jarang ketemu ,Aby sangat sibuk dan gak pernah mau lagi kami ajak kumpul² .sikapnya pun sekarang lebih dewasa gak kayak kami lagi .Dan terakhir sebulan.yang lalu Karna penasaran saya ke rumah Aby tapi kata satpam dirumahnya Aby sudah hampir tiga bulan gak tinggal dirumah orang tuanya Bu .


dan saya juga mengikuti Aby sepulang sekolah ,ternyata dia ke perusahaan Papinya ,menurut resepsionis yang saya tanya katanya dia karyawan bagian pemasaran di sana . Diki menjelaskan panjang lebar .Shinta termangu mendengarkan semua cerita Diki ,ada rasa nyeri di dadanya .


Apakah dia bilang tinggal dimana , tanya Bu Shinta .


Enggak Bu ,Aby gak pernah mau kasih tau kita . yang anehnya Bu sekarang Aby selalu berhemat bahkan uang jajannya aja gak seperti dulu Bu .saat saya tanya jawabnya cuma mau menabung untuk masa depan dan anak istrinya kelak .itu jawabnya tapi saya yakin dia hanya bercanda soal itu ,


atau jangan² bapaknya bangkrut kalo ya Bu ..ucap Diki lagi membuat Shinta melotot.


hus ,kamu jangan ngomong sembarangan. !!


ucap Shinta ,ya udah sekarang kamu boleh pergi ..


Tak lama setelah Diki pergi ,Shinta di panggil ke ruangan kepala sekolah.


tok tok tok..


Masuk ,jawab dari dalam .

__ADS_1


Shinta pun masuk dan menunduk hormat .


selamat siang pak ,ada perlu apa ya bapak panggil saya ,,tanya Shinta .


Oh jadi gini Bu Shinta silahkan duduk dulu .


perkenalkan ini Pak Hartawan ,beliau adalah donatur tetap di sekolah kita .beliau kemari mau ketemu wali kelas XII .Makanya saya panggil ibu .jelas kepala.sekolah .


Shinta pun menerima uluran tangan Pak Hartawan .


Pak apakah boleh saya mengajak Bu Shinta untuk ngobrol di luar saja pak ,ada banyak hal yang ingin saya tanyakan terkait putra saya ..izin Pak Hartawan pada kepala sekolah .Oh silahkan pak ,lagian jam mengajar Bu Shinta hari ini sudah selesai ..jawab Pak kepala sekolah .


Di sebuah Restoran mewah Pak Hartawan sengaja memesan privat room ,agar lebih leluasa bicara.


Kok kita disini pak ,.ucap Shinta .


Shinta ada yang ingin bapak bicarakan terkait Aby putra saya , ucap Pak Hartawan .


Deg....jantung Shinta terasa mau copot ,ia gak menyangka akan bertemu dengan mertuanya .dan tak lain seorang penyembah dana terbesar di sekolahnya ,Dia adalah pengusaha terkenal di negri ini.


Shinta hanya menunduk ,menunggu Pak Hartawan bicara .


sejauh mana kamu tau tentang Aby Shin .apakah dia anak yang bandel atau gimana .tanya Pak Hartawan .


e selama ini Aby baik pak ,dan dia tergolong anak yang pintar ,,ucap Shinta


Apa dia punya pacar atau wanita special gitu ...tanya Pak Hartawan .


Deg ...kembali jantung Shinta berdebar .


say. saya gak tau pak ,ucap Shinta menunduk . kamu gak usah gugup Shin santai aja ,bapak gak papa kok .


silahkan minum dulu ,ucap pak Hartawan mempersilahkan Shinta minum.


Baik pak ,Shinta pun minum .


Shinta ...panggil pak Hartawan .


Iya pak ..jawab Shinta yang masih gugup .


Apa boleh saya menceritakan tentang putra saya ..ucap pak Hartawan lagi .


Kalau bapak yakin pada saya silahkan pak ..ucap Shinta .


Bersambung ...


yuk guys .....ceritanya makin seru Lo ..


dan nantikan episode berikutnya yaaa..


tapi jangan lupa like dan komen nya ya ...

__ADS_1


😁😁😁🙏🙏🙏🙏


__ADS_2