
hari hari berikutnya telah felin lalui dengan bahagia tentunya dia bersama andre sekarang ia telah bersama andre tiga bulan lamanya tetapi semua kisah dia bersama andre tidak ia lalui dengan teman nya sinta entah mengapa setelah kejadian dari perkemahan bulan bulan yang lalu sinta mulai menjauh dari felin
"fel kenapa ya,,kok sinta udah gak pernah bareng kita lagi?"tanya anggi penasaran
"iya yah tapi gua tau kok dia lakuin ini pasti karena yang pas di perkemahan bulan lalu"felin menunjukkan muka yang kecewa
"emang kenapa fel??lu berantem sama dia??"anggi bertanya dengan cepat
"yaa kurang lebih kaya gitu,,gii"felin membenarkan perkataan anggi
"kenapa kalian bisa berantem??"tanya anggi yang makin greget dengan perlakuan sinta
"yaa jadi gini gii................. (menceritakan)"
"ohh kaya gitu,,kok dia gak bilang dari awal??"anggi bertanya lagi
"yaa gak tau mungkin dia malu mau ngomong ama kita"felin menyangka nyangka
"hemm iya juga sih"anggi menghela nafas
tiba tiba.....
"felin lu dipanggil bu dian"seseorang membuka pintu kelas dan menganggetkan felin dan anggi
"felin dipanggil guru konseling?"anggi bertanya serius
"iya,katanya sih lu bikin masalah"orang itu langsung menjawab dan pergi
__ADS_1
"perlu gua temenin gak?"anggi bertanya serius ketika felin mulai melangkah kan kakinya
"gak perlu gua gakpapa kok"felin memberikan senyum baik
"kalo ada apa apa bilang ke gua yaa"anggi khawatir
"iya nanti kalo ada apa apa hua kontak lu"felin menenangkan anggi
sesampainya dikonseling....
"ada apa ya bu??kok ibu manggil saya?"felin bertanya sopan
"felin ibu mau minta kejujuran kamu!"bu dian menatap wajah felin dengan serius
"iya bu kenapa ya??"felin bertanya bingung
"gak kok bu emang kenapa bu?"felin heran
"jawab jujur felin(membentak..)sinta sekarang gak mau sekolah katanya kamu membuat semua teman temannya tidak ada lagi yang mau bertemang sama dia"bu dian terlihat marah dan berkata serius
"gak kok bu saya bener gak lakuin apa apa"felin menjawab dengan cemas
"terus kenapa kamu cemas sekarang apa sebenarnya benar kata sinta?"bu dian menatap tajam
"gak bu saya cemas karena saya kaget ibu nanya kaya gini sama saya"felin memberi pembelaan
"tidak usah mengada ngada felin,,ibu kecewa sekali sama kamu,,begini sekarang panggil orang tua mu menghadap ibu,,ibu mau ngomong"bu dian meninggalkan felin di sofa ruangan konseling dan menuju kemejanya yang tak jauh dari itu
__ADS_1
(menelpon)....
(menelpon).....
(menelpon)........
"mamah ayo dong angkat"sambil mengulang ngulang perkataan tersebut
"mahh kenapa mamah gak angkat sihh,,,"felin masih cemas sendiri
"oh coba telpon papah"mercon menelpon
'nomor yang anda tuju sedang tidak aktif,cobalah beberapa saat lagi'
"ahh kenapa si mba mba ini sih yang ngangkat"menyalah kan server,,wkwkwk
felin kembali ke konseling..
"bagaimana felin mana orang tua kamu?"bu dian bertanya masam
"maaf bu orang tua saya sibuk semua saya udah mencoba menghubungi papah dan mamah tapi tidak ada jawaban bu"felin menunduk risau
"apa kamu tidak ada lagi saudara yang bisa membantu kamu"bubdian sedikit menenang
"tidak ada bu"felin semakin menunduk
"saya sudah berbicara dengan kepala yayasan ini dan kami telah sepakat kalo kamu harus di drop out"bu dian memberikan sebuah surat dengan raut yang telah menenang
__ADS_1