Musuh Kok Nikah!

Musuh Kok Nikah!
#3


__ADS_3

Lo kok ad disini?" Tanya Naura kompak dengan Alan "kalian sudah kenal?" tanya pipi Alan "kenal dong masak gk kenal sama ketos dingin, cuek, dan pemarah ini" ucap Naura dengan nada mengejek, tidak terima diejek Alan pun menjawab ucapan Naura "kenal lah setiap hari kok nama nya masuk buku yang terlambat" jawab Alan dengan nada mengejek juga. Orang tua mereka yang mendengar itu pun tertawa dan merasa senang karena anak mereka sudah saling mengenal "kalau begitu gk perlu pdkt lagi ni, kita tinggal menentukan tanggal pernikahan nya, bagaimana kalau Minggu depan?" tanya papi Alan Naura dan Alan yang mendengar itu pun seketika kaget ternyata orang yang dijodohkan dia adalah musuh nya "Dady kok gk bilang sih kalau mau jodohin Naura sama dia?" tanya Naura yang melihat dadynya "Dady cuma mau kasih kejutan kata Dady kamu gk kenal dengan nak Alan, ternyata kenal dengan begitu Dady tenang bersama Alan" ucap Dady nya sambil memberi pengertian kepada anaknya. Alan yang mendengar itu teringat janjinya malam tadi ia akan menerima siapapun yang akan menjadi istri nya, Alan hanya bisa pasrah dengan keputusan orang tuanya walaupun Alan menolak pernikahan ini pernikahan ini akan tetap dilaksanakan.

__ADS_1


Keesokan harinya nampak geng the red carpet tengah makan di kantin sekolah itu, Naura adalah orang yang tidak bisa menutupi sesuatu dari orang terdekatnya misalnya sahabat nya seperti sekarang Naura telah menceritakan perjodohan nya dengan Alan fany, kaila, dan zeline kaget mendengar nya "benarkan Lo dijodohin sama Alan ketos kita?" tanya mereka bertiga serentak Naura hanya mengangguk Fany, kaila, dan zeline saling menatap dan pecahlah ketawa kariga sahabat Naura itu "iih, kalian kok malah ketawa bukannya kasih semangat atau apa" ucap Naura dengan kesal "kan gue udah bilang waktu itu lo jangan ngejelek² kin si Alan nantik jodoh, eeh ternyata memang jodoh" ucap kaila dan membuat fany, zeline pun tertawa.

__ADS_1


Disisi lain Alan juga menceritakan perjodohan nya dengan Naura dan ekspresi sahabat Alan sama seperti sahabat Naura mereka mentertawai Alan, mereka tidak menyangka ternyata Naura dan Alan memang jodah "kan gue bilang apa Lo sama Naura itu jodoh, eeh ternyata benar" ucap Alex dengar tertawa yang diiringi dengan Devan dan Raka. Sepulang sekolah Alan disuruh maminya untuk mengajak Naura fitting baju untuk acara pernikahan nya. Sepatunya dirumah Naura, Alan disambut hangat oleh mommy Naura "nak alan, mau jemput Nita ya?" tanya mommy Naura "iya tante" jawab Alan "pergi aja ke kamar Naura itu lantai dua kamar pertama itu kamar Naura, kalau gitu tante tinggal dulu ya tante mau masak" ucap mommy Naura. Alan yang disuruh ke kamar Naura pun pergi ke pantai dua, sesampainya di lantai dua Alan mengetok pintu kamar Naura tapi tidak ada jawaban Alan yang tidak sabar itu pun langsung membuka kamar Naura, Alan melihat Naura yang tengah tidur sambil tengkurap itu pun membangun kan Naura "cewek aneh bangunn!" Ucap Alan sambil berteriak Naura yang merasa tergangu itu pun langsung bangun dan terkejut melihat Alan. "Kenapa Lo ada dikamar gue?" tanya ana dengan nada tinggi "gue disuruh mami ngajak Lo fitting baju, sampai disini mommy Lo nyuruh gue ke kamar lo!" dengan nada yang sedikit meninggi "ooh, ya udah kalau gitu keluar lo" suruh Naura kepada Alan. Alan pun langsung keluar dari kamar Naura, beberapa menit kemudian Naura sudah siap dan mereka langsung pergi setelah berpamitan dengan mommy Naura.

__ADS_1


Setelah sahabat Alan dan Naura mengucapkan selamat tamu yang datang pun ikut mengucapkan selamat kepada mereka, tak terasa acarapun sudah selesai Naura yang terlihat lelah itu langsung pergi ke kamarnya yang diikuti Alan. Naura yang tiba dikamarnya langsung menghempaskan badan di kasurnya sedangkan Alan langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri, Naura yang melihat Alan masuk kamar mandi ia pun segera bangkit dan menghapus semua make up nya dan membuka kado dari sahabatnya itu, betapa terkejutnya Naura yang melihat isi kado itu isi nya berupa gaun malam yang berwarna merah maroon, hitam, dan coklat. Alan yang selesai mandi itu pun melihat apa yang dipegang oleh Naura dan tersenyum, Naura yang menyadari kedatangan Alan segera menutup kado itu saat ia ingin berdiri ia melihat Alan yang hanya dibaluti handuk kecil di bagian pinggang itu Naura yang melihatnya langsung pergi kekamar mandi karena malu. Selesai mandi Naura ternyata lupa membawa baju ganti, ia hanya menggunakan handuk yang melilit dada hingga pahanya dan keluar kamar mandi Alan yang sedang memainkan ponselnya itu kemudian melihat kamar mandi yang terbuka betapa terkejutnya Alan melihat Naura hanya di balut handuk kecil itu tapi ia segera mengontrol diri nya.

__ADS_1


Selesai berpakaian Naura langsung membaringkan tubuhnya di kasur sambil membelakangi Alan, setah beberapa saat Naura belum juga tertidur ia melihat Alan yang sudah tertidur itu pun langsung membalikan badannya posisi mereka saat ini saling berhadapan. Naura menatap setiap inci wajah Alan yang tengah tertidur Naura memberanikan diri untuk memegang wajah Alan, belum sempat ia memegang wajah itu ada tangan yang memegang tangannya ia pun terkujut dan langsung membalikan badannya, namun Alan langsung membalikan badannya menghadap dirinya dan memeluknya "tidur lah, hari sudah larut" ucap Alan sambil memeluk Naura, Naura yang mendengar itu pun langsung tertidur di dekapan Alan.

__ADS_1


__ADS_2