
rerana yang mendengar itu terkejut
rerana:apa keluarga lexlan yang telah membunuh mama dan papa nya mama (terkejut) tapi bagaimana mungkin sebuah keluarga membunuh keluarga lain, apa bang Robert tau tentang ini maknya dia larang akuh berteman dengan nya(batin yah dia masih tidak percaya)
dia cepat cepat berlari ke kamar Robert melalui tangga dan ruangan ruangan yang berada di lorong rumah. akhirnya samapai di depan pintu Robert
rerana :tuk tuk (mengetuk pintu)
Robert:masuk (ucap nya disana)
rerana :a_ab_abang (gugup)
Robert:kau sini kemari lihat abng sedang nonton film kesukaan mu (tersenyum) apakah kau masih marah (melihat rerana yang hanya diam di dekat pintu)
rerana:(jalan ke tempat tidur Robert dan duduk di pinggir kasur) bang maafkan akuh yah (melihat abng nya)
Robert:kenapa kau mintak maaf ren?(bingung)
rerana:tadi akuh dengar bahwa keluarga lexlan telah membunuh kakek dan nenek (melihat abng nya)
Robert:kau tau itu?! (terkejut) tapi bagaimana mungkin kami bertiga Memeymbumyikan ini dari mu dan Elisabeth agar kalian tidak takut (bertanya)
rerana:kenapa abng gak cerita (ingin menangis) kenapa disembunyikan kalok gituh akuh akan nurut (menangis)
Robert:kami hanya ingin kalian tidak takut, makanya kita selalu ditemani supir kemanapun kita pergi (menghapus air mata adiknya)
rerana :abang rena mintak abng cerita kan semua nya (memohon)
__ADS_1
Robert:ren abng gk bisa maaf yah memeluk adekk nya
rerana:tapi kenapa (berkaca kaca)
Robert:akuh takut setelah ini kau akan dendam dengan keluarga mereka (melihat lekat) . tapi jika kau tau kau tak boleh dendam yah (memeluk)
rerana:iya rerana gak akan dendam tapi abang harus cerita kan semua nya (melepaskan pelukan)
Robert: (menceritakan) dulu saat akuh masih berumur 7 tahun dan kau juga sedangkan Elisabeth 6 tahun kita dulu sangat miskin bahkan kita tinggal di rumah kakek dan nenek. kakek dan nenek menjaga kita namun kakek memiliki hutang kepada keluarga itu karena tak bisa membayar . disaat itu mereka membuat kejadian itu seperti kecelakaan dan saat kita berumur 8 tahun keluarga kita menjadi kaya raya tapi keluarga lexlan tak Terima dia mencoba menipu papa dengan cara memalsukan surat penyerahan harta namun papa lebih pintar daripada dia akhirnya papa lexlan masuk penjara saat lexlan berumur 9 tahun saat kita berumur 12papa nya berhasil keluar dari penjara dia berjanji menhacurkan keluarga kita (selesai cerita)
rerana:keluarga kecih itu kenapa tidak mati (mengepalkan tangan)
Robert:hey kau sudah Berjanji tak akan marah (melihat adiknya) makanya abng ajari kamu bela diri (terseyum)
rerana:kalok begitu akuh akan mengajari Elisabeth (ingin bejalan ke kamar Elisabeth)
DI KAMAR Elisabeth
rerana:(langsung masuk aja) bangun kau el (memukul pipinya)
Elisabeth :em (berbalik badan)
rerana:kyaaaa dasar kerbo tidur aja tu muh(marah)
Elisabeth:yah berani sekali kau bilang akuh kerbo kakak langsung duduk karena tak Terima dengan teguran nya
rerana:ayuk berlatih bela diri (ucap ny)
__ADS_1
Elisabeth:buat apa (tanyakan)
rerana:kenapa kau gak mau (melihat dia)
Elisabeth :yah gak lah (memelas)
rerana:hhh kau ini dasar (marah)
Elisabeth:tau ah
pelayanan:nona rena ada teman nona yang datang (datang)
rerana:siapa bik (tanya nya)
pelayanan:seorang perempuan nona (ucap nya)
rerana:okey (berlari ke bawah lewatin lorong rumah, menuruni tangga satu persatu dengan cepat)
rerana:elsa viona kalian disini (terkejut)
viona:iyah ren (berdiri bersama elsa)
elsa:kau baik baik saja (mengelus pipi rerana)
rerana:iyah ayuk ke taman belakang rumah menarik tangan sahabat sahabatnya)
viona:Aiss jangan ditarik (gerutunya)
__ADS_1
Lanjut nanti lagi ❤💛