
dia adalah.. Jordan?! kenapa dia ada disini????.tanya dalam hati ku
semua pelayan menundukkan kepala mereka. sedangkan aku belum.
"hei Siska! cepat tundukan dirimu pada tuan muda Jordan! " kata sisy pada ku dengan suara kecil.
"ahh baiklah" jawab ku
mereka makan dan kami ke ruangan kami masing masing. satu kamar ada 2 orang. aku dan sisy satu kamar bersama. tiba tiba ada seseorang mengetuk pintu.sisy membukakan pintu.itu adalah pelayan lain
"bisa bicara dengan Siska? " kata dia
"bisa bisa" jawab ku dan berlari ke arah dia
"tuan Jordan minta dia datang ke kamar nya.. " kata dia
"baiklah bisa tolong diantar? " jawabku
"tentu saja" dia menjawab balik
dia mengantar ku dan di jalan aku terus berpikir apa yang akan dia lakukan pada ku
di depan pintu kamar Jordan
"tuan, Siska sudah sampai, saya pamit pergi" kata dia
__ADS_1
"terima kasih chelsea" kata dia
chelsea meninggalkan kamar
"hei... " kata dia
aku tak menjawab dan hanya menatap nya saja
"JAWAB! " kata dia dengan keras
"ehh a... ada apa? " aku menjawab dengan takut
"kenapa elu ada disini? " tanya dia
"apa?! " Jordan nampak sangat bingung
dia mencekik ku dengan sedikit kuat.
"ahhh le.. le.. lepaskan to... to... tolong" aku memohon untuk dilepaskan
"lu kira lu siapa hah?! "kata dia sambil membanting ku
aku pergi berlari keluar dari kamar.. dia tidak mengejar ku...
aku sampai dikamar dan terjatuh di belakang pintu kamar ku. sisy dengan panik merangkul ku dan membawa ku ke kasur..
__ADS_1
" Siska?! kamu gak papa?"tanya dia dengan gelisah
"aku gak papa Sisy, aku cuman kecapekan" kata ku dengan lemas
"kamu yakin? " tanya Sisy
"iya aku sangat yakin" aku menjawab
"baiklah.... tidur sana" kata dia
aku tidur dari jam 22.35 sampai 05.21.kami langsung bersiap pergi sekolah. kebetulan Sisy satu sekolah tapi dia berbeda kelasnya walaupun umurnya sama. aku pergi bersama Sisy menggunakan bus. di sekolah kami berpisah kelas. dan yap aku dibully seperti biasanya. tapi hari ini Jordan lebih agresif. seperti kemarin dia mencekik, membanting, serta menendang, rasanya sakit, sakit sekali.
pelajaran olah raga
kami mengawali pelajaran dengan pemanasan. kami laly berlari memutari lapangan. aku berlari dan di tabrak berkali kali. hingga akhirnya kaki ku berdarah. aku meminta izin ke UKS untuk mengobati luka ini. lalu seseorang masuk. dia bilang
"mau dibantu di obatin?" tanya dia
"tentu" jawabku
dia pertama mengambil sesuatu dari tas nya. yaitu garam. dia berbohong soal mengobati ku, dia menaburi garam itu di kaki ku. aku merasa sangat kesakitan sekali. kakiku perih. aku segera mengobatinya sendiri. lalu dengan kaki yang sakit aku kembali ke kelas. kali ini aku membuka pintu dan disiram cuka. badanku menjadi sangat bau karena cuka tersebut. serta lukaku pun menjadi semakin sakit. aku berjalan ke meja ku dengan kaki yang berdarah kembali. aku tak bisa berjalan ke UKS lagi. aku m mengambil sebuah tissue dari tas ku lalu menutup luka.
pulang nya
aku pulang bersama Sisy. aku segera mandi karena bau. lalu kami mengganti baju. kita segera memasakkan makanan untuk makan malam. aku bertugas untuk menaruh makanan di meja lalu aku didorong. aku dan makan nya terjatuh dan..
__ADS_1