
***keesokan harinya***
Yura pun bangun dan langsung membersihkan diri dan menganti baju dengan baju olah raga yang sangat pas di badan mungil nya itu.Yura pun turun dari atas dan langsung sarapan pagi.
"Kak aku joging dulu yaa"pamit Yura kepada kakaknya karena ibu dan ayahnya sedang kepasar
"Iya deh,pulang jangan siang siang"jawab Nando sambil mencuci motor nya
"Ya ok"jawab Yura langsung meninggalkan kakak nya
**Saat lari**
Batin Yura kenapa mamah nyuruh aku pakek dress merah itu mungkin mau di ajak kemana gitu ya? Atau mau shopping sama mamah? Ashh gak tau lah
Tak di sadari Yura ternyata salah belokan dan tak tau jalannya.Kemudia Yura menayakan jalan ke pada seseorang yang menurut dia tidak asing yaitu musuh bebuyutan nya Ardi yangyang kini beruba menjadi COGAN Yura pun kaget namun Yura malah pura-pura tidak kenal dan langsung menayakan alamat
"Uhmm permisi mau nanya jalan ****** blok D mana yaa?"tanya Yura
"Lewat situ tuh "jawab dingin Ardi
"Ohw makasih permisi maaf mengganggu"jawab Yura yang agak sebal dengan jawaban Ardi
"Hmmm"jawab Ardi
batin Ardi kayaknya gue kayak kenal tapi siapa gue gak inget lagi ,ihh ngapain aku mikirin juga dah lah
Yura yang dari tadi lanjut joging akhirnya kembali ke komplek nya
"Wuuhhiii akhirnya ketemu"ucapnya
***Sesampainya di rumah***
"Hallo mamah "sapa Yura
__ADS_1
"Akhirnya pulang dah cepet mandi dan dandan yang cantik"jawab mamah
"Iya mah"jawab Yura
**Pukul 9.45 pagi**
"Yuraa turun nak"panggil mamah
"Iya mah bentar lagi"jawab Yura
tuk,tuk,tuk suara kaki Yura yang menuruni tangga
"Gimana mah penampilan Yura"tanyanya kepada mamahnya
"Wuhiii adik gue bisa cantik juga yaa"jawab Nando
"Gue gak nayak kakak"jawab Yura sambil memanyunkan mulutnya
Senyum dengan bangga, tapi Yura masih bingung kenapa aku harus dandan dan mamah ,ayah,kakak rapi banget pakek kemeja dan dress kembar seperti yang aku kenakan
"Sambil nunggu kamu duduk dulu di ruang tamu"perintah mamah untuk Yura
"Iya mah"Yura yang dari tadi nurut perintah mamahnya
** Beberapa menit kemudian ting tong ting tong bel berbunyi*
"Ya sebetar"ucap bibi yem
"Mongo tuan silakan masuk"sapaan hangat bi yem
Langsung semua penghuni rumah menyapa
"Waduh udah tua aja ,gimana kabarnya kamu?"tanya ayah kepada orang asing itu
__ADS_1
"Bagus gimana kabarmu"tanya balik orang asing itu
"Baik"jawab ayah
Sedang kan ibu sedang cepika cepiki dengan pasangan orang asing itu
Dan yang terakhir masuk adaalah orang yang tadi pagi aku tanyain alamat.
Dalam hatiku apa maksud dari semua ini apakah aku akan di jodohkan aku tidak mau aku mau sukses dulu tidakkkkk
Tak lama kemudian orangtuaku menyuruh mereka duduk
"Jadi kedatangan kami ini mau meminang anak anda yang bernama Yura,apakan anda setuju dengan perjodohan ini?"tanya Ayah Ardi
"Kalau saya setuju saja,tapi tergantung anak saya sendiri"jawab ayah Yura
"Gimana Yura?"tanya Ayah Yura
"Emm gimana yaa untuk saat ini sebaiknya perkenalan dulu gimm"belum selesai berbicara omongan Yura langsung di saut Ardi
"Oke gak papa kita kenalan dulu, padahalkan udah kenal 6 tahun dan tadi pagi juga sudah bertemu"jawab Ardi yang agak songong
Ibunya Ardi langsung mencubit pinggang Ardi
"Maafkan perkataan anak kami yaa Yura"permohonan mamah Ardi
"Apakah kalian sudah saling kenal?"tanya penasaran Ayah Ardi
"Eemm sudah kami teman sekekas waktu SMP dan SMA"jawab Yura dengan suara lirih
"Wahh kebetulan sekali ini"jawab Ayah Ardi
Setelah perbincangan orang dewasa-dewasa selesai mereka akhirnya memutuskan untuk menjodohkan ku 6 bulan lagi dan selama itu Aku dan Ardi harus saling berkenalan dan berhubungan.
__ADS_1