
Jennie: Lisa bisakah kau kemari sekarang?? cepat jangan lama
Lisa: Ya bisa, baiklah kau tunggu ya
Jennie: Hem nee baiklah
Jennie menutup teleponnya kembali dan duduk di sofa miliknya dengan menggigit kuku mungilnya menunggu kedatangan Lisa ke apartemennya. Tiba\-tiba suara ketukan pintu terdengar dari arah luar.
Jennie buru\-buru membukanya dan yakin itu adalah Lisa, namun nihil saat di buka ternyata bukan sahabatnya melainkan namja tinggi dan berkulit putih
"Maaf Anda siapa??" ucap Jennie penasaran
"Namaku Kim Taehyung, aku hanya berkunjung saja ke tetangga" jawab taehyung dengan menyodorkan tangannya dan wajah datarnya yang pucat
"oh jadi kau ini tetanggaku ya, silahkan masuk namaku Jennie Kim" balas Jennie dengan menjabat tangan taehyung. Jennie terkejut membulatkan matanya
"Hah tangannya dingin sekali, sedingin es"batin Jennie
Jennie merasa heran dengan orang yang ada di depannya wajahnya pucat, tubuh sangat dingin seperti orang yang sudah mati. Jennie menyuruh nya masuk dan duduk di sofa panjang miliknya, merinding dan aneh itulah yang dirasakan Jennie sekarang diantara mereka tidak ada percakapan Jennie yang sedari tadi mengelus pundak nya.
__ADS_1
Tok.... tok... tok....
Pandangan Jennie beralih pada pintu yang mengetuknya dari luar dan sesekali memanggil namanya
"ah itu pasti sahabat ku tunggu sebentar ya taehyung silahkan diminum dulu airnya" ucap Jennie dengan sopan dan berlalu pergi dari hadapan taehyung untuk membuka pintunya.
Cklekkkk.....
Jennie membukanya dan benar itu adalah sahabat nya mereka berpelukan melepas rindu karena sudah 2 tahun Jennie di Amerika, Lisa belum pernah seperti ini lagi
"ah Lisa sudahlah, ayo masuk ke dalam ada tetanggaku yang berkunjung" ujar Jennie dan mengajak Lisa untuk masuk ke dalam
Jennie menutup kembali pintunya dan kembali ke tempat taehyung berada, namun mereka terkejut karena tidak ada siapapun di sini
"dimana tetanggamu itu??" tanya Lisa
"aku tidak tau, tapi dia duduk disini tadi bersamaku, dan pada saat aku membuka pintu dia sudah tidak ada??" heran Jennie
__ADS_1
"Mungkin itu hanya imajinasi mu saja karena kesepian" ucap Lisa duduk di sofa panjang milik Jennie
"Tidak mana mungkin itu hanya imajinasi ku saja aku sempat berjabat tangan dengannya dan menyuguhkan minum untuknya, percayalah Lisa mana mungkin itu...." ujar Jennie yang merasakan dingin di sekitar punggungnya
"ada apa jen?? kenapa??" ucap Lisa heran karena Jennie tiba-tiba merasakan kedinginan
"Tidak ada, aku ingin bercerita kepadaku entah kenapa saat aku tinggal di apartemen ini rasanya ada seseorang yang selalu mendekatiku, saat pagi aku memasak makanannya sudah habis dalam sekejap, setiap aku duduk rasanya seperti ada seorang menumpangkan tangannya di bahuku" ujar jennie
"Sudah ah itu hanya imajinasi mu saja percaya lah jennie ku tidak percaya dengan hantu bukan?? apalagi ini siang hari" ucap Lisa menghilangkan ketakutan, sebenarnya tubuh kuda merinding tapi kuda mencoba untuk menyembunyikannya agar rasa takut itu hilang
******
Tak terasa hari sudah mulai gelap, Lisa mencoba pamit dari apartemen Jennie, ini sudah malam waktunya pulang
"Jen aku pulang dulu ya, kalau ada apa² hubungi polisi saja karena itu menggangguku" ucap Lisa terkekeh
"Teman laknat pergi sana" ketus Jennie
"Ya udah bay" ucap Lisa pergi dari apartemen nya
__ADS_1
bagaimana kisah selanjutnya??? tunggu part 3 ya!!!
maaf kalo ceritanya Typo😌