
Malam yang mengerikan
21.00
Di sebuah bagunan tua yang hanya ada sepercik cahaya terdapat beberapa orang penjaga di luar gedung kosong itu, seorang lelaki muda umur 28 tahun terduduk dengan tangan di ikat ke belakang lelaki itu menghadap ke seorang lelaki dengan perawakan tinggi berisis berkulit putih dan berpakaian layaknya CEO laki laki itu tertawa dengan kerasnya ia merasa seperti orang yang haus dan menemukan sumber air, seketika dia berhenti tertawa dan berbicara
“ kamu ingin aku menyiksamu dengan apa dengan pisau dulu atau dengan gergaji dulu ? laki laki itu mendekatkan 2 jenis barang itu ke depan muka lelaki yang di depanya, lelaki yang di ikat itu bergidik ngeri ia membayangkan apa yang akan terjadi pada dirinya sendiri bagaimana nasib anak dan istri jika ia benar benar terbunuh sekarang lelaki malang itu menangis tanpa menjawab yang di katakan si penjahat yang ada di hadapanya
“jawab !!!! laki laki yang siap untuk menerkamnya seketika membentak dirinya
Flash back
Wiliam sangat pusing dengan urusan pekerjaanya dia harus mengurus semuanya sendirian lantaran sekertaris yang biasanya membantunya mengundurkan diri karna akan menikah alhasil semuanya dia memikirkan sendiri, ia memutuskan untuk pergi ke cafe sebrang jalan dari kantornya hanya ingin menghangatkan badanya karna sekarang musim hujan, sesampainay ia di cafe ia melihat seorang nona cantik,, Wiliam berinisiatif untuk mendekati dan mengajak berbicara hanya untuk menghilangkan kebosanan namun perempuan itu menolak Wiliam dengan tampang yang kurang mengenakkan,,, wiliam hanya ingin mengajaknya berbicara bukan untuk untuk mengajaknya stay in hotel berdua kenapa reaksinya parah sekali" setelah Wiliam berpikir seperti itu ia langsung menggelengkan kepala lalu pergi menuju bartender
"wine nya satu ya, lalu kasihkan ke nona sebelah sana " sambil menunjuk wanita yang menolaknya tadi
__ADS_1
iya duduk dengan santai dan memperhatikan perempuan tadi perempuan itu sunguh menawan sebetulnya tetapi sangat galak
Dari kejauhan seorang lelaki yaitu hanafi melihat perempuan itu dari kejauhan lalu mendekat ke arah perempuan itu dan merebut wine yang di belikan Wiliam, dengan langkah tegas laki laki itu mendekat dan melempar wine yang di pegaangnya ke kemeja Wiliam, wiliam tidak bereaksi apapun tetap diem lalu bertanya dengan lembut kepada Hanafi "ada apa,, kenapa mengotori baju saya? " Hanafi mundur 3 langkah dari hadapan Wiliam " kenapa reaksinya tidak ada amarah" "hei kamu menggangu wanitaku! pergi dari sini atau ku pukul kau! bentak Hanafi " ouh dia wanitamu? mana ku tau aku hanya ingin mengajaknya berbicara, lagi pula dia menolakku untuk apa kau begitu emosi kepadaku?
Wiliam menghela nafas sebentar lalu " sudah aku akan pergi dari sini, jaga dirimu baik baik kawan! lalu Wiliam pergi meninggalkan lelaki itu.
sambil berjalan Wiliam berpikir apa laki laki itu tidak memiliki otak? bisa bisanya ia marah marah seperti itu seperti tidak takut kepadanya, mungkin memang benar Hanafi tidak memiliki otak pikirnya
sesampainya ia di ruangan kerjanya ia mulai berpikir lagi jika Hanafi tidak memiliki otak lalu apa yang ada di dalam kepalanya hanafi ? seharusnya ia tidak hidup! dan di otak wiliam terlintas hanafi harus ia bunuh karna jika hanafi hidup pasti akan sangat menyusahkan orang lain itu sangat kasihan
Karna hanafi diam seribu bahasa lalu wiliam memutuskan untuk memulainya dengan gergaji mulai dari ia memotong jari tangan hanafi ia sangat menikmati setiap goresan yang ia buat dan teriakan demi teriakan yang hanafi keluarkan.
tapi ia tau ini di daerah pemukiman jadi mau tidak mau ia harus menutup mulut hanafi dengan kain karna suara teriakan akan tertahan oleh kain, wiliam mulai menyiksanya lagi dengan memotong bagian tubuh yang lainya dan finish wiliam memengal kepala hanafi dan saat itulah nafas terkhir hanafi terhembus, wiliam diam di area itu ia melihat bagian bagian tubuh itu ia pikir seperti onderdil motor yang berceceran ia tertawa tawa saat melihat bagian bagian tubuh itu lalu setelah ia puas bermain main ia mengeluarkan hati hanafi dan menginjaknya, haus akan membunuh wiliam sudah terobati
Wiliam memangil vian
__ADS_1
“ vian buang semua onderdil ini dan kasihkan uang 1 miliyar ke keluarganya dan suruh tutup mulut .. perintah wiliam , vian langsung melaksanakan
Pagi hari tiba wiliam dengan riang ke lantai bawah untuk sarapan dan langsung berangkat ke kantor di iringi vian dan beberapa penjaga rumah
Sampailah di kantor wiliam mengecek kondisi kantornya tapi ia melihat satu spot kotor william memang sangat teliti akan kebersihan kantornya ia hanya peduli dengan kebersihan bukan gila kebersihan ia lalu berbicara dengan kariawanya
“ kenapa ini kotor ? dengan nada dingin ia menanyai seorang kariawan
Kariawan itu dengan nada takut menjawab
“ cleaning servis blom datang pak karna kena macet di jalan
“ cleaning servis jam segini blom datang juga ? pergi cari cleaning servis yang mau berangkat pagi, wiliam menjawab tanpa menoleh dan sama dengan nada dinginya lalu iapun pergi
“dasar bos dingin banget bicaranya !!!!! seorang kariawan mengerutu
__ADS_1
Jangan lupa like,comen dan tambah ke favorite ya ,,,, satu like dan favorite dari kalian menambah semangatku untuk berkarya lagi