My Darling Cousin

My Darling Cousin
Bab 51


__ADS_3

" Ohh iya Potongin Buah Semangka ya bi.. Nanti Antar Ke Kamar Saya. "


" Iyaa Sebentar Yaa Nyonya "


Setelah Itu Bella Kembali Ke Kamar nya Dan Membersihkan Badan nya, Selesai Mandi Bella Keluar Sudah Melihat Sebuah Piring Terisi Semangka Di Meja nya.


Handphone Bella Berbunyi Bertanda ada yang Telpon nya Sekarang.


" Hallo?.. Ada Apa Kak Erick?.. "


" Hallo.. Keadaan Mu Sudah Baikan Bella?.. "


" Udah Baikan kok Kak.. Emang Kenapa Kak?.. "


" Emm Kamu Mau Temenin Aku Ke Musium Ga?.. "


" Kapan Kak?.. "


" Jam 11 Siang Bisa?.. "


" Bisa.. "


" Oke.. Nanti Gua Jemput Yaa.. Bye.. "


" Bye.. "


Pukul 11 Siang.


" Sorry Lama kak. " Ucap Bella Yang Baru Saja Masuk Ke Mobil Erick.


" Iya Gapapa. " Balas Erick mulai Menjalankan Mobil nya. " Lain Kali Ga Usah Panggil Kak, Panggil Aja Erick. "


" Emang Boleh?.. " Tanya Bella.


" Boleh doang, Fani aja gitu panggilnya. " Jawap Erick.


" Ohh yah udah deh. "


Beberapa Menit Kemudian Mereka Sampai Di Musium, Erick Sedang Memakirkan Mobil nya. Setelah itu Mereka Turun Dari Mobil Dan Membeli Tiket Untuk Masuk.


" Ini Musium Baru? " Tanya Bella Saat Erick Selesai Membeli Tiket.


" Iya, Baru Kemarin Buka. " Jawap Erick.


Musium Yang Sedang Bella Kunjungi Sama Erick Itu Rame Banget Bakan Antrian Pintu Masuk nya Sangat Panjang. Karna Sebelum Masuk Harus Mengecek Tiket Dan Barang Barang, Sudah Tertulis Di Sana Pengunjung Tidak Boleh Membawa Makanan Ke Dalam.


" Duh Sorry Yaa Bella, Rame Jadi Harus Antri deh. " Ucap Erick Merasa Tidak Enak Pada Bella.


" Gapapa kok Er, maklum masih baru Musium nya. " Ujar Bella.


Beberapa Menit Kemudian Mereka Berhasil Masuk Ke Dalam Musium itu Dan Sudah Mulai Mengelilingi Setiap Sudut, Melihat lihat.


***


Erick Tidak Hanya Membawa Bella Ke Museum Tapi Juga Mall, Restoran Dan Jalan Jalan Keliling Kota Saat Malam Hari. Bella Menghabiskan Seharian Dengan Erick.


" Makasih Kak Untuk Hari ini. " Ucap Bella Sebelum Dia Keluar Dari Mobil.

__ADS_1


Bella Masuk Ke Dalam Rumah, Rumah Itu Gelap Dan Bella Menyalakan nya Saat Rumah Bella sudah Terang Dia Melihat Alex Duduk Di Sofa Dengan Tatapan Tajam agak Mengerikan.


" Apa? " Dengan Santai Bella Pergi Ke Dapur Dan Meneguk Segelas Air Putih.


" Dari Mana Saja Kau? "


" Jalan jalan. "


Alex Dengan Menarik Sedikit Tangan Bella Agar Bella Menatap nya.


" What?! " Bella Mulai Kesal.


" Lu Liat Ga Sih ini Udah Jam Berapa?! Pergi nya Dengan Cowok Pulang Jam segini?! Lu ngejal*ng ?! "


****Plakk****!!


" Nyesel Gua Suka Sama Lu! "


Bella Langsung Pergi Ke Kamar nya, Dan Menutup Rapat Pintu Kamar nya Terduduk Menangis Sambil Memeluk Kedua Lutut Kaki nya.


***


Bella Menangis Sepanjang Malam Itu Membuat Mata nya Sakit Dan kekurangan Tidur Membuat Dia Merasakan Sakit Kepala Yang Parah.


Baru Saja Bella Menginjak Lantai satu Di Rumah nya Dia Merasakan Sakit Kepala di Kepala nya Dan Pandangan nya Sangat Tidak Jelas Seperti Semua bedaRumah ini Bergerak.


Brukk!!


***


Bella Membuka Pelan Mata nya Dan Melihat Langit Langit Kamar nya itu.


Bella Menoleh Ke Arah Suara itu. Dan Tersenyum.


" Tunggu Sebentar Nyonya Saya Ambilin Obat Dulu Sama Bubur. "


Beberapa Menit Kemudian Bibi Datang Sambil Membawa Bubur Dan Plastik Yang Berisi Obat yang di berikan oleh dokter.


" Makasih bi. "


" Kata Dokter Keadaan Nyonya Sekarang Lemah Jadi Nyonya Ga boleh Banyak, Gerak Banyakin Istrilahat aja. "


Bella Menganggukkan Kepalanya Setelah itu Bibi Keluar Dari Kamar nya.


' Obat nya Kok Jadi Makin Banyak yaa? ' - Batin Bella Yang Selesai Makan Langsung Meminum Obat nya Yang Banyak Jenis itu.


Bella Baru Saja Berbaring Di Kasur nya Tiba tiba muncul Suara Yang Bikin Bella Tidak Nyaman.


Bella Langsung Berdiri Dari Kasur nya Dan Keluar Kamar. Suara Itu Semakin Jelas Berasal Dari Kamar Alex.


' Brisik Banget Sih, Ngapain Coba tu Orang? Duh Kepala Gua Sakit Banget Lagi. ' Batin Bella Merasakan Kepala nya Cengat Cengut.


" Bi! Alex Sama Siapa Bi Di Kamar? " Triak Bella Dari Lantai Atas.


" Ga Salah Tadi Alex Sama Jihan Deh Non. "


Bella Langsung Berjalan mendekati Kamar Alex Dengan Cepat Bahkan Rasa Sakit Kepala nya Sudah Dia Lupakan.

__ADS_1


" K- kalian Ngapain? "


Air Mata Bella langsung Turun Melihat Pemandangan Yang Menyakiti Hati nya. Alex Sedang Berhubungan Intim Dengan Jihan Dengan Tubuh Mereka Yang Di Tutupi Oleh Selimut. Alex Yang Melihat Bella Langsung Menyingkirkan Jihan Dari Tubuh nya.


" Gua Bisa Jelasin Bella! "


" Gak! Gak Usah panggil Nama Gua Lagi!! "


Bella Langsung Pergi Dari Rumah itu Mengunakan Mobil Sport nya Dengan Menancap Gas Dengan Kuat.


Bella Hanya Menginjak Gas Nya Dengan Cepat Tanpa Melihat Jalan Air Mata nya Tidak Berhenti Mengalir, Tiba Tiba Kepala Bella Pusing Lagi Pengeliatan Bella Mulai Tidak Jelas.


Bella Mendengar Suara Klakson Truk Dia Langsung Membalik Melihat Kearah Suara itu.


***


" Maaf.. Nyonya Bella Sudah Tidak Bisa Di Selamatkan lagi. "


" Gak! Itu Ga Mungkin Dok!! Bella Pasti Belum Meninggal!! Itu Gak Mungkin!!! "


Alex Dengan Kasar Mencengkram Bahu Dokter itu.


" Maaf Tuan Saya Tidak Bisa Menolong Nyonya Bella Lagi. "


Amarah Alex Memuncak Wajah nya Langsung Marah Dengan Air mata yang Mengalir Deras. Alex Langsung Masuk Ke Ruang UGD Itu, Dia Melihat Bella Yang Sedang Berbaring Dengan Wajah Pucat nya.


" Bella! Bangun Sayang!! Maafin Gua!! Lu Boleh Mukul Gua Bella!! Jangan Ninggalin Gua!! Gua Mohon.. Hiks. " Alex Langsung Memeluk Bella Memohon Untuk Dia Membuka Matanya.


Suara Bella Mulai Terbanyang di Telinganya.


' Alex Habiskan Makanan mu! '


' Dasar Mesum! '


' Lu Ga Boleh Deketin Cewek Lain! '


' Aww Sakit Alex Hiks.. '


' Ngambek Aku Ah! '


' Gua Kesel Sama Lu! '


' I Love You Baby '


" Gua Mohon Bella!! Jangan Ninggalin Gua Pleasee!! Gua Mohon !! Bangun Bela.. "


...*...


...*...


...*...


...*...


...*...


...*...

__ADS_1


...*...


...- THE END -...


__ADS_2