
"loh sahabat gue yang paling gue benci bahkan gue dendam tapi gue sadar sejelek papaun kesalahan loh .loh juga pernah jadi orang pertama yang selalu ada saat gue susah"
***
pagi ini cerliy tidak bersemangat karna tadi malam dia tidak bisa tidur dengan nyaman saat pulang dari tempat tadi malam bersama raka.cerliy selalu berfikir entah kenapa Raka selalu berubah rubah,kadang dia kekanak Kanakan dan mesum tapi sesaat lagi dia bersifat dewasa dan cuek itu membuat cerliy bertanya tanya .
"mata loh kenapa sih cer"ucap Fitri saat melihat mata cerliy seperti orang tak bersemangat
"kenapa mata gue"tanya cerliy memegang matanya
"hahahah Bhahhaha lihatlah penampilan loh kali ini gak rapi bangat ,sumpah loh udah mirip monyet dah"balas Fitri tertawa ngakak sambil menunjuk muka cerliy dengan telunjuknya dan tangan satunya menahan perutnya karna sedang tertawa melihat penampilan cerliy yang berantakan .cerliy melihat Fitri dengan kesal dan sayup.
"loh bisa diam gak"ucap cerliy berlalu meninggalkan Fitri,Fitri yang semula tertawa kini diam dengan cengo.
"dia kenapa coba "ucap Fitri bingung
***
saat ini cerliy sedang duduk dikelas biasanya dia sebangku dengan Luna tapi hari ini Luna tidak ada ,entah kenapa cerliy merindukan kegilaan sahabatnya itu ,biasanya dia selalu heboh pagi pagi hanya karna melihat tukang bakso keliling tersenyum padanya ,kadang juga dia sering memperlihatkan ke cerliy dengan foto oppa kesukaanya ,semua yang dilakukan Luna membuat cerliy rindu .tapi kenapa Luna bisa sejahat itu pada cerliy mengatakan dia jalang ,bukankah cerliy melakukan semuanya karena usul darinya juga.tak terasa air mata cerliy jatuh dipipinya,dia bener bener sangat rindu dengan kebersamaan mereka .
"cerliy"ucap seseorang mengagetkan cerliy dari lamunnanya ,matanya terbelalak saat Luna berdiri didepannya dengan senyuman manis
"kenapa"tanya cerliy dingin ,dia sebenarnya ingin membalas senyuman itu dengan senyuman manis yang dia punya tapi cerliy sudah telanjur sakit hati
"maafin gue cer,gue tauh gue gak seharusnya berbicara dengan suara besar.gue bener bener sangat menyesal dan bersalah sebagai sahabat cer"ucap Luna dengan wajah bersalah .
"he! loh ngapain kesini ha.sahabat bangsat loh"ucap Fitri tiba tiba mendorong bahu Luna menjauh.
"maafin gue fit,gue khilaf"ucap Luna menunduk saat ini satu kelas menatap mereka
"khilaf loh bilang?loh sadar bangsat loh bahkan gak pantas disebut teman apalagi sahabat!"geram Fitri menangkup kerah baju Luna kuat
__ADS_1
"gue tauh gue gak pantas disebut sahabat apa lagi teman,tapi gue bener bener sangat kesal sama cerliy karna cara dia memenuhi persyaratanya dengan cara berperilaku sebagai jalang"ucap Luna penuh emosi
plaakkk
Fitri menampar pipi Luna keras ,terlihat dari ujung bibir Luna terluka
"loh disini lagi minta maaf,Napa mulut loh jadi gak bisa dikontrol ha!"bentak Fitri dengan suara keras
"gue memang salah Luna,tapi gue mohon pelankan suara loh ,loh lihat satu kelas pada dengar"ucap Luna dengan menunduk malu
"hahahaha Luna Luna ,gimana rasanya berbicara tentang keburukan dengan suara keras!"
"enak kah"lanjut Fitri dengan geram
"maafin gue Luna ,maafin gue .gue bener bener minta maaf"ucap Luna menangis
"ck loh nangis Luna,loh cuman gitu aja nangis.mana kata kata kasar loh!keluarin semuanya "ucap Fitri dengan emosi memuncak
"loh tauh kan fit,Luna ,gue dan loh tuh sudah sahabatan dari SMP .gue tauh loh marah ,setidaknya beri kesempatan kedua untuk dia"ucap cerliy memegang tangan Fitri dengan wajah sendu
"apa loh gak sakit hati saat dia bilangin loh jalang,padahal kita sahabatan "ucap Fitri dengan suara memelas
"seburuk apapun kesalahan luna.dia juga adalah sahabat kita,semua yang ada di dunia ini selagi dia manusia itu tidak akan pernah luput dari kesalahan.jadi gue minta loh maafin Luna "ucap cerliy memegang tangan Fitri memohon
"yah sepertinya gue udah terlalu kasar,makasih udah ingatin bahwah kelakuan gue sudah terlalu jauh"ucap Fitri memeluk cerliy erat
"yah sama sama,kita sahabat saling mengingatkan itu sudah wajar"ucap cerliy menepuk bahu Fitri pelan
Fitri menatap Luna dengan senyuman manis,dan melihat lagi ke cerliy yang sedang tersenyum dengan hangat seakan semuanya begitu saja terlewati
'gue gak salah punya sahabat seperti loh cerliy,loh adalah sahabat yang paling dewasa dan pengertian yang pernah gue punya.semoga loh gak pernah benci sama gue yah 'ucap batin Fitri
__ADS_1
"maafin gue yah Luna"ucap Fitri memegang tangan Luna erat
"yah gue juga minta maaf"ucap Luna dengan wajah bersalah
"sudahlah gue udah maafin loh kok "ucap Fitri memeluk Luna erat
"ehem gue dilupain hmm"ucap cerliy berdehem agar membuat mereka sadar bahwa cerliy juga ada disana
"hehhe gue lupa kalau ada loh "ucap Fitri dan Luna bersamaan.
"ohh langsung lupa gitu yah"ucap cerliy dengan kesal
"jangan ngambek gitu dong monyet"ucap Fitri merangkul cerliy dan disusul Luna merangkul cerliy juga ,mereka tertawa lepas didalam kelas ,seakan tak sadar kalau dari tadi semua murid dan juga Bu kirana melihat mereka dari tadi
"ehem ehem"ucap Bu Kirana dengan nada kesal,membuat ketiga insan itu menatap dengan cengiran kuda
"udah selesai drama dramaannya,kalau udah silakan duduk dibangku masing masing "lanjut Bu Kirana dengan senyuman kesal
"hehhe udah Bu,permisi kami duduk dulu "ucap ketiga insan itu berbarengan dengan cengiran kuda membuat seisi kelas tertawa hebat karna ulah mereka .
"hahahhahahahahah"tawa seisi kelas memenuhi ruangan
"diam semua "bentak Bu Kirana membuat seisi kelas diam seperti kucing disiram air.
"ayok lanjut belajar semuanya "ucap Bu Kirana dengan suara tegas tak tunggu lama semua murid mengikuti perintahnya .
___________
lanjut guys
__ADS_1