
*AUTHOR POV*
Di sebuah ruangan yang penuh dengan poster, foto, dan Lighstick serta beberapa album kpop dan aneka boneka bt21,. Di dalamnya ada seorang gadis cantik yang masih tertidur pulas tanpa terusik sinar matahari pagi yang menembus jendela kamarnya, tiba-tiba seseorang mengetuk pintu kamar Alina siapa lagi kalau bukan ibu dari Alina itu sendiri, dirasa ibu Alina tidak ada yang menjawab panggilannya.. Ibu Alina pun membuka pintunya dan segera masuk kedalam kamar Alina.. Setelah ibu Alina masuk ia pun melihat putri semata wayangnya yang tertidur pulas tanpa tahu ia masuk.. Ibu Alina pun segera menghampiri anaknya yang sedang tertidur dan segera membangunkannya dengan pelan..
IBU : "Alina sayang bangun nak, sudah pagi,katanya mau mau pergi ke Korea, cepat bangun dan bersiaplah sayang."kata ibu alina sangat halus..
Dengan sabar ibu Alina membangunkannya..
ALINA : "bentar lagi bu, 5 menit lagi.."ucapnya yang masih setengah sadar
IBU : "ayolah sayang bangun bisa bisa kamu ketinggalan pesawat kalo begini ibu juga sudah menyiapkan sarapan dan membuatkan kamu segelas susu hangat untuk kamu di bawah.. "dengan sabar ibu alina membangunkannya
ALINA : "iya bu, ini Alina mau bangun, (sambil mengucek matanya)
IBU : " yaudah ibu tunggu di bawah ya sayang,"(dengan senyum dan keluar dari kamar sang anak dan tak lupa menutup pintu itu kembali)
ALINA :"iya bu,. "jawabnya
__ADS_1
Akhirnya Alina segera bangun dan turun dari kasur empuknya dan berjalan gontai ke arah kamar mandi, setelah 20 menit mandi Alina pun memakai pakaiannya yang sudah ia siapkan sejak semalam,, setelah selesai Alina segera memeriksa lagi barang barang yang akan di bawanya ke Korea setelah dirasa semua lengkap tanpa ada yang kurang ia tidak lupa membawa koper serta barang2nya untuk di bawa keluar kamar sekalian,, setelahnya ia pun langsung keluar kamar dan tak lupa mengunci pintu kamarnya dengan rapat dan menuruni anak tangga menuju ruang makan untuk sarapan bersama keluarganya.. Sesampainya di ruang makan ayah Alina pun melihatnya dan segera memanggilnya untuk makan dan duduk di samping nya..
AYAH :"sini sayang ayo duduk di sini di samping ayah. " (sambil menepuk kursi sampingnya yang masih kosong mempersilahkan putrinya untuk duduk)
ALINA :"iya yah. " (Alina pun langsung duduk di kursi sesuai perintah ayahnya)
AYAH :"habis makan kamu langsung saja pergi keluar dan segera masuk kedalam mobil, biar sopir yang membawa barang barang kamu dan memasukan nya ke dalam mobil.. "ucap sang ayah sambil mengusak rambut panjang Alina..
ALINA :"iya yah, tapi ayah dan ibu ikut mengantarkan ku sampai ke bandara kan?" alina bertanya kepada sang ayah
AYAH :"iya sayang pasti ayah dan ibu akan ikut mengantarkanmu sampai ke bandara sayang kamu kan putri ayah dan ibu satu2nya pasti kami akan mengantarkan mu.. " ucap sang ayah dengan senyumnya..
ALINA :"iya bu, aku akan segera menghabiskan nya tanpa tersisa sedikitpun"(sambil senyum manis ke arah ibunya)
Ia pun langsung menghabiskannya bersama susu hangat nya dan segera berdiri dari tempat duduknya dan segera keluar menuju mobilnya.. Sementara ibunya sedang membersihkan meja makan dan mengambil semua piring dan gelas yang kotor bekas mereka pakai untuk di cuci, sedangkan ayahnya mulai berdiri dari tempat duduknya untuk ke atas menuju kamarnya untuk mengambil jas dan tas kerjanya rencananya ia akan sekaligus berangkat bekerja setelah mengantarkan putri kesayangan nya itu... Tidak lama kemudian ayahnya turun dan menemui sang istri untuk di ajak bersamanya keluar menuju mobil, setelah sampai sang sopir pun membukakan pintu mempersilakan mereka untuk masuk kedalam mobil dan tak lupa menutup kembali dan si sopir masuk kedalam mobil untuk menjalankan mobilnya.. Alina begitu antusias saat dalam perjalanan..di satu sisi Alina merasa sedih karena harus meninggalkan orang tuanya dan ini pertama kalinya ia berlibur atau bepergian jauh sendirian tanpa orang tua di sampingnya.. Sebenarnya ayah dan ibunya pun tidak tega membiarkan putri kesayangan nya itu untuk pergi sendirian tapi katanya Alina ingin belajar mandiri dan tidak ingin merepotkan kedua orangtuanya katanya seperti itu,, dan akhirnya ibu dan ayahnya mengizinkan nya untuk pergi sendiri karena alasan tersebut, ayah Alina sangat bersyukur mempunyai anak sepertinya selain baik hati ia juga sering mengikuti acara sosial seperti penggalangan dana bagi sebuah yayasan atau sebagainya, maka dari itu ayah Alina sangat menyanyangi Alina, tidak terasa mereka akhirnya sampai di bandara juanda surabaya, setelah di rasa sampai mobil pun berhenti dan mereka semua yang ada di dalam mobil segera turun untuk masuk ke dalamnya, tidak lupa dengan barang barang bawaan alina, setelah semua dirasa lengkap tanpa ada yang tertinggal Alina segera menuju ke dalam transmigrasi tapi sebelumnya ia harus berpamitan kepada kedua orangtuanya..
Alina :"ayah ibu Alina berangkat dulu ya, ayah sama ibu baik baik disini,maafkan Alina jika selama ini Alina menyusahkan ibu dan ayah.. " (sambil berkaca2 dan memeluk ayah dan ibunya)
__ADS_1
Ayah :"iya nak, Alina tidak menyusahkan ayah dan ibu, ayah senang jika putri ayah ingin mandiri dan ayah sama ibu akan terus mendukungmu sayang selagi itu positif buat kamu nak" (dengan senyum sang ayah membalas pelukan putri keyangannua)
Ibu :"kalo kamu sudah sampai disana jangan lupa kabari ayah dan ibu ya sayang, jangan lupa makan, dan hati hati di negara orang kita tidak tau bagaimana orang orang disana nak"(ibunya pun juga membalas pelukan sang anak)
Alina :"iya ayah ibu Alina akan selalu mengingat perkataan kalian, dan ayah dan ibu jangan khawatir lagipula Alina kan bisa bela diri dan pasti Alina akan menjaga diri dengan baik"
Tak lama kemudian terdengar suara bahwa pesawat akan lepas landas sontak mereka bertiga melepaskan pelukan mereka setelah itu Alina bergegas masuk kedalam dan meninggal kan ayah dan ibunya, setelah sudah sampai alina segera masuk kedalam pesawat dan mencari nomor kursi yang sama dengan ticketnya, dirasa sudah ketemu Alina segera duduk dan menghadap ke jendela..
*(ayah ibu jaga kesehatan kalian dan jangan sampai sakit, teruntuk korea semoga aku bisa membuka lembaran baru dan menjadi diri sendiri lebih baik lagi) * batin Alina berkata seperti itu..
Lalu Alina berfikir untuk tidur terlebih dahulu karena perjalanan cukup jauh dan agar tidak terlalu lelah nantinya saat sudah sampai sana...
TO BE CONTINUE...
BAGAIMANA GUYS CERITANYA.. MAAF YA KALO KURANG MENURUT KALIAN KARENA INI PERTAMA KALINYA BAGI AUTHOR DAN INI CERITA PERDANA AUTHOR, JADI MOHON DUKUNGANNYA DAN BIMBINGAN NYA YA🙏🤗
SALAM SAYANG DARI AUTHOR☺💜
__ADS_1
Jangan lupa vote sebanyak banyaknya ya, dan jangan lupa comentnya.. Sekian dari author.. Sampai ketemu lagi di chapter berikutnya.. Anyeong..