My Introvert Husband 2

My Introvert Husband 2
First kiss


__ADS_3

tiba tiba merry merasakan rasa nyeri di bagian pinggang belakangnya 


" merry kau kenapa ? " tanya gio yang daritadi memperhatikan raut wajah merry , seperti merasa kesakitan 


" tidak apa apa " ucap merry memaksakan senyumnya 


" apa kau sakit nak ? " tanya kakek vino 


" tidak kok kek .. merry baik baik saja " jawab merry 


" yasudah kakek kembali ke kamar dulu .. kakek sangat lelah ingin istirahat , kalian juga istirahatlah " pamit kakek vino , beliau mencium kening merry dan juga menepuk bahu gio  kemudian berlalu meninggalkan merry dan gio pergi ke kamarnya .


" merry .. apa kau benar baik baik saja ? " tanya gio masih memastikan kembali kondisi istrinya 


" iya gio aku baik baik saja " kata merry mencoba  menyembunyikan rasa sakitnya 


" baiklah kalau begitu , ayo istirahat " pinta gio , merry pun mengiyakan mereka berdua pun beranjak kembali ke kamarnya 


" gio apa aku boleh meminjam bajumu ? aku sangat tidak nyaman seharian memakai baju ini  " pinta merry sembari melihat isi dalam lemari baju gio , gio mendekat dan melingkarkan tangannya di pinggang merry 


" pakailah , tetapi bajuku hanya tinggal ini  saja , karna  bajuku semuanya  kan ada dirumah " ucap gio dengan menatap kedua mata merry , merry pun mengiyakannya dan mengambil salah satu sweater gio yang ada didalam lemari , ia beranjak ke kamar mandi melepas baju dress yang ia kenakan dan menggantinya dengan sweater tersebut , kemudian ia keluar .


" sweater ini sungguh besar sekali " gumam merry sembari mengaca didepan cermin besar yang ada di dalam kamar itu , sweater gio yang merry kenakan memang terlihat besar di tubuh merry layaknya ia sedang mengenakan mini dress berjarak 5cm di atas lututnya

__ADS_1


Gio yang melihat merry mengaca didepan cermin ia langsung menghampirinya dan memeluk tubuh istrinya dari belakang .


" gio apa benar ini bajumu ? Sungguh besar sekali " tanya merry sembari melebarkan bajunya


" ya jelas bajuku ! kau pikir baju siapa lagi ? tubuhmu saja yang terlalu kecil , coba lihat sini " pinta gio seraya membalikan tubuh merry menghadap dirinya , kemudian gio menahan tawanya


" kenapa kau tertawa? kau meledekku ? " celetuk merry kesal dengan menyatukan kedua alisnya


" kau sungguh menggemaskan " ucap gio , ia langsung mencium dahi merry , merry pun tersenyum senang ,


Gio memandangi wajah merry dan menyentuh kedua pipi nya dan ia menaikan wajah merry lebih dekat , merry merasakan jantungnya bedetak dengan cepat , ia menatap kedua mata gio ,


gio mendekatkan bibir merry dengan perlahan ia langsung menciumnya dengan lembut , jantung merry berdetak tak karuan dengan cepat seakan ia sedang menaiki roller coaster perasaannya begitu campur aduk ,


merry pun memejamkan matanya hingga keringat mengguyur deras dahinya , gio tak segan menggiring tubuh merry ke atas tempat tidur dan menindihnya , Namun tiba tiba merry merasakan sesuatu yang tak asing baginya ..


" gio sebentar " teriak merry , mengagetkan gio , gio pun langsung menghentikan ciumannya


" ada apa ? " tanya gio dengan lirih


" tunggu aku ke kamar mandi sebentar " pinta merry ia langsung lari masuk kedalam kamar mandi


" ya tuhan .. Kenapa harus datang sekarang " gumam merry ia memejamkan matanya dan berdecak kesal ,

__ADS_1


ia keluar dari kamar mandi dan menghampiri gio dengan raut wajah yang begitu kesal , terlihat gio sedang menunggunya bersandar di tempat tidur ..


" gioo " panggil lirih merry mendekati gio ia pun memegang lengan gio


" iya ? kenapa kau bersedih ? " tanya gio heran


" gioo maafkan aku .. " ucap merry lirih


" maaf untuk apa ? " tanya gio ia menyentuh halus pipi merry


" aku sedang datang bulan " saut merry bersedih ia menundukan wajahnya . Gio terdiam dan langsung memeluk merry


" tidak apa apa kita bisa melakukannya lain kali " ucap gio mencoba menenangkan merry


" maafkan aku gio " pinta merry dengan mata yang berkaca kaca , karna ia merasa belum bisa memenuhi kewajibannya sebagai seorang istri


" tidak apa apa , ayo istirahat " ajak gio


" sebentar aku mau ke bi joana untuk meminta pembalut barangkali ada , karna aku tidak membawa pembalut " pinta merry


" baiklah aku antar.. karna ruang depan pasti gelap " pinta gio beranjak dari tempat tidurnya dan menggandeng merry menuju kamar bi joana


jangan lupa klik profil dan follow account mangatoon saya terimakasih 😊

__ADS_1


__ADS_2