
tiba tiba merry merasakan rasa nyeri di bagian pinggang belakangnya
" merry kau kenapa ? " tanya gio yang daritadi memperhatikan raut wajah merry , seperti merasa kesakitan
" tidak apa apa " ucap merry memaksakan senyumnya
" apa kau sakit nak ? " tanya kakek vino
" tidak kok kek .. merry baik baik saja " jawab merry
" yasudah kakek kembali ke kamar dulu .. kakek sangat lelah ingin istirahat , kalian juga istirahatlah " pamit kakek vino , beliau mencium kening merry dan juga menepuk bahu gio kemudian berlalu meninggalkan merry dan gio pergi ke kamarnya .
" merry .. apa kau benar baik baik saja ? " tanya gio masih memastikan kembali kondisi istrinya
" iya gio aku baik baik saja " kata merry mencoba menyembunyikan rasa sakitnya
" baiklah kalau begitu , ayo istirahat " pinta gio , merry pun mengiyakan mereka berdua pun beranjak kembali ke kamarnya
" gio apa aku boleh meminjam bajumu ? aku sangat tidak nyaman seharian memakai baju ini " pinta merry sembari melihat isi dalam lemari baju gio , gio mendekat dan melingkarkan tangannya di pinggang merry
" pakailah , tetapi bajuku hanya tinggal ini saja , karna bajuku semuanya kan ada dirumah " ucap gio dengan menatap kedua mata merry , merry pun mengiyakannya dan mengambil salah satu sweater gio yang ada didalam lemari , ia beranjak ke kamar mandi melepas baju dress yang ia kenakan dan menggantinya dengan sweater tersebut , kemudian ia keluar .
" sweater ini sungguh besar sekali " gumam merry sembari mengaca didepan cermin besar yang ada di dalam kamar itu , sweater gio yang merry kenakan memang terlihat besar di tubuh merry layaknya ia sedang mengenakan mini dress berjarak 5cm di atas lututnya
__ADS_1
Gio yang melihat merry mengaca didepan cermin ia langsung menghampirinya dan memeluk tubuh istrinya dari belakang .
" gio apa benar ini bajumu ? Sungguh besar sekali " tanya merry sembari melebarkan bajunya
" ya jelas bajuku ! kau pikir baju siapa lagi ? tubuhmu saja yang terlalu kecil , coba lihat sini " pinta gio seraya membalikan tubuh merry menghadap dirinya , kemudian gio menahan tawanya
" kenapa kau tertawa? kau meledekku ? " celetuk merry kesal dengan menyatukan kedua alisnya
" kau sungguh menggemaskan " ucap gio , ia langsung mencium dahi merry , merry pun tersenyum senang ,
Gio memandangi wajah merry dan menyentuh kedua pipi nya dan ia menaikan wajah merry lebih dekat , merry merasakan jantungnya bedetak dengan cepat , ia menatap kedua mata gio ,
gio mendekatkan bibir merry dengan perlahan ia langsung menciumnya dengan lembut , jantung merry berdetak tak karuan dengan cepat seakan ia sedang menaiki roller coaster perasaannya begitu campur aduk ,
merry pun memejamkan matanya hingga keringat mengguyur deras dahinya , gio tak segan menggiring tubuh merry ke atas tempat tidur dan menindihnya , Namun tiba tiba merry merasakan sesuatu yang tak asing baginya ..
" gio sebentar " teriak merry , mengagetkan gio , gio pun langsung menghentikan ciumannya
" ada apa ? " tanya gio dengan lirih
" tunggu aku ke kamar mandi sebentar " pinta merry ia langsung lari masuk kedalam kamar mandi
" ya tuhan .. Kenapa harus datang sekarang " gumam merry ia memejamkan matanya dan berdecak kesal ,
__ADS_1
ia keluar dari kamar mandi dan menghampiri gio dengan raut wajah yang begitu kesal , terlihat gio sedang menunggunya bersandar di tempat tidur ..
" gioo " panggil lirih merry mendekati gio ia pun memegang lengan gio
" iya ? kenapa kau bersedih ? " tanya gio heran
" gioo maafkan aku .. " ucap merry lirih
" maaf untuk apa ? " tanya gio ia menyentuh halus pipi merry
" aku sedang datang bulan " saut merry bersedih ia menundukan wajahnya . Gio terdiam dan langsung memeluk merry
" tidak apa apa kita bisa melakukannya lain kali " ucap gio mencoba menenangkan merry
" maafkan aku gio " pinta merry dengan mata yang berkaca kaca , karna ia merasa belum bisa memenuhi kewajibannya sebagai seorang istri
" tidak apa apa , ayo istirahat " ajak gio
" sebentar aku mau ke bi joana untuk meminta pembalut barangkali ada , karna aku tidak membawa pembalut " pinta merry
" baiklah aku antar.. karna ruang depan pasti gelap " pinta gio beranjak dari tempat tidurnya dan menggandeng merry menuju kamar bi joana
jangan lupa klik profil dan follow account mangatoon saya terimakasih 😊
__ADS_1