
Posisi Hueningkai:
V dan Hueningkai pergi menuju ruang keluarga.
"Wahh...Hueningkai lama tak berjumpa..." Ucap Jin.
"Ahh...Nee hyung~" Ucap Hueningkai.
Tiba-tiba datanglah Suga, RM dan Jimin dari lantai atas menuju ruang keluarga juga.
"Wahh...Apa kau sudah lama menunggu?" Tanya Suga pada Hueningkai.
"Tidak kok hyung, sebenarnya aku kesini hanya untuk mampir dan memberitahukan pada kalian kalau aku sudah kembali dari Amerika 2 bulan yang lalu..." Jelas Hueningkai.
"Ohh iyaa.. dengar-dengar kau se-kampus dengan kita juga ya?" Tanya Jimin.
"Nee hyung" Ucap Hueningkai tersenyum.
Tiba-tiba hp milik Hueningkai pun berdering. Hueningkai pun segera mengangkat telfon dari seseorang.
Beberapa saat kemudian,
"Hmm... Yaudah hyung, Hueningkai pergi dulu yaa... tadi tiba-tiba ada urusan mendadak" Ucap Hueningkai.
"Ohh baiklah dan kau jangan lupa untuk sering mampir ke sini..." Ucap Jin.
"Hehehe okey hyung..." Jawab Hueningkai yang kemudian berjalan keluar rumah dan pergi.
Posisi Nikky:
Nikky pergi bersama BlackPink menuju suatu tempat.
Sesampainya di tempat tersebut...
"Emh...mengapa kalian membawaku ke cafe ini?" Tanya Nikky.
"Hehehe, kita mau ngobrol-ngobrol aja sama kamu..." Ucap Rose.
"Dan kita mau kasih kejutan untuk mu, maaf kemarin kita tidak bisa merayakan ulang tahun mu bersama-sama, tapi sekarang mari kita rayakan bersama meskipun sedikit terlambat..." Jelas Lisa cengegesan.
"Hehehe, baiklah..." Jawab Nikky cengegesan juga.
Mereka pun mencari tempat duduk, memesan makanan, dan mengobrol.
Semua sahabat Nikky atau BlackPink memberikan satu-persatu kadonya.
"Wahh...kado..." Ucap Nikky senang saat melihat kado.
"Aishh kau ini... ini kado dari kami, bukalah saat di rumah karena ini sangat spesial..." Ucap Jennie.
"Baiklah..." Jawab Nikky pasrah karena sebenarnya ingin membuka kado itu sekarang juga.
Makanan pun telah datang...
__ADS_1
Mereka langsung memakan makanan itu dengan lahap.
Di pertengahan makan...
"Emhh...kalian lanjut makan dulu saja aku dan Lisa akan pergi ke toilet terlebih dahulu... Ayo Lisaa" Ajak Jennie pada Lisa.
"Nee" Ucap Nikky, Jisoo, dan Rose.
Semenjak Jennie dan Lisa pergi...
Tiba-tiba ada seseorang yang menghampiri Nikky. Siapa lagi kalau bukan Dahyun dan Momo lagi, yang berpapasan datang ke cafe itu juga.
"Wahh..Nikky-ahh..." Sapa Dahyun dengan wajah liciknya. Seketika itu juga muka Nikky yang tadinya tersenyum menjadi dingin dan cuek. Jisoo dan Rose yang melihat tingkah laku Nikky yang tiba-tiba berubah drastis pun langsung kebingungan.
"Mari kita bicarakan di luar... aku pergi sebentar ya Jisoo, Rose" Ucap Nikky pada sahabatnya dan langsung menarik tangan Dahyun menuju luar cafe.
"Nee" Ucap Jisoo dan Rose, dan tetap bertanya-tanya dan kebingungan.
"Kenapa dia?" Tanya Rose pada Jisoo.
"Entahlah..." Jawab Jisoo yang kemudian melanjutkan makannya.
~Di luar cafe
"Lu ngapain sih main tarik tangan gw segala?" Tanya Dahyun, emosi.
"Lu sih nyari ribut mulu ama gw..." Jawab Nikky santai.
"Tau tuh, cari gara-gara dia sama kita. Udah nggak nyadar kalau dia sendiri, ya nggak?" Ejek Momo juga.
"Siapa bilang dia sendiri?" Ucap seseorang secara tiba-tiba dari belakang Nikky yaitu Hueningkai.
"Ohh kau Hueningkai, Kamu ngapain di sini?" Ucap Dahyun lembut pada Hueningkai.
"Sudahlah hentikan drama mu itu..." Jawab Hueningkai cuek.
"Ohh jadi kamu sudah seperti itu ya denganku, Hahh?!! Apa kau lupa akan janji Ibumu dulu?" Ucap Dahyun tersenyum licik.
Hueningkai pun hanya terdiam dan langsung kembali pada memori nya di masa lalu.
"Hahh?! Kenapa diam saja!?" Bentak Dahyun. Tapi sayangnya Hueningkai tetap terdiam dan menatap Dahyun tajam.
"Okey, kau ku kasih pilihan pilih aku atau dia?" Ancam Dahyun pada Hueningkai sambil menunjuk Nikky.
"Heyy, kenapa kalian membawa namaku segala hah?!! Aku tidak tau urusan kalian jadi jangan membawa namaku, urus saja urusan kalian sendiri..." Bentak Nikky yang akhirnya angkat bicara.
"Ahh.. berisik.... PLAKK" Ucap Momo yang kemudian menampar Nikky keras.
"Nikky-ahh apa kau tidak apa-apa?" Ucap Hueningkai.
"Aniyo" Ucap Nikky dingin pada Hueningkai juga.
"Bagaimana Hueningkai?" Ucap Dahyun menunggu jawaban dari Hueningkai.
__ADS_1
"Okey.. Fine, aku memilihmu. Sudah puaskah kau?" Bentak Hueningkai juga.
Nikky yang mendengar itu pun langsung terkejut, menatap Hueningkai tajam seakan-akan tidak percaya dengan apa yang di katakan Hueningkai.
"Kau memilihnya? Aku tidak menyangka Hueningkai... Memang aku bukan siapa-siapamu tapi kenapa kau menolongku saat berada di kampus, dimana saat Dahyun akan memukul ku? Kenapa kau malah menolongku jika akhirnya akan seperti ini?" Ucap Nikky dengan pipi yang cukup memar karena tamparan Momo tadi dan sedikit air mata yang keluar.
"Mianhe Nikky-ahh, aku tidak bermaksud..." Ucap Hueningkai menatap Nikky dan meminta maaf.
"Cukup, kalian urus saja urusan kalian, aku pergi..." Ucap Nikky kembali masuk ke dalam cafe.
Posisi Hueningkai, Dahyun, Momo:
"Apakah kau puas hah?!!" Ucap Hueningkai dingin.
"Tentu saja" Jawab Dahyun senang dan tersenyum.
Saat itu juga Hueningkai pun memutuskan untuk pergi dari cafe itu, begitu pun Dahyun dan Momo.
Posisi Nikky dan BlackPink:
"Hahh?!! Nikky-ahh apa yang terjadi dengan mu?" Tanya Jisoo khawatir.
"Apa yang sedang terjadi ini?" Ucap Jennie dan Lisa yang baru kembali dari toilet.
"Aku tidak apa-apa... Bolehkah kita pulang sekarang?" Ucap Nikky dengan wajah memar dan memaksakan dirinya untuk tersenyum.
"Baiklah...Baiklah ayoo" Jawab Jennie.
Saat di mobil:
"Nikky-ahh, sampai rumah kau harus segera mengobati luka mu itu... Ingatt?" Ucap Rose khawatir dengan memar di pipi Nikky.
"Ahh... sudahlah tenang saja..." Ucap Nikky santai.
"Tapi bisakah kau ceritakan apa yang terjadi pada mu tadi?" Tanya Jennie penasaran. Tanpa banyak bicara lagi, Nikky pun langsung bercerita tentang kejadian di luar cafe tadi.
"Memangnya kau ada masalah apa dengan Dahyun dan Momo?" Tanya Jennie.
"Entah, mereka membenci ku secara tiba-tiba karena alasan yang tidak jelas." Jawab Nikky.
Dan tak terasa karena terus mengobrol, tenyata Nikky sudah sampai di depan rumahnya.
"Gomawo untuk jalan-jalannya dan kadonya" Ucap Nikky pada BlackPink sambil keluar dari mobil BlackPink.
"Okeyy, dan ingat segeralah mengobati lukamu itu..." Ucap Rose dalam mobil.
"Tentu..." Ucap Nikky dan langsung masuk dalam rumah dan di ikuti oleh mobil BlackPink yang akan pergi.
Bagaimana reaksi BTS melihat Nikky dengan keadaan seperti itu?
Apa alasan yang akan di berikan Nikky pada Oppanya?
Ikutin terus...
__ADS_1