
❀Happy Reading❀
Miyuki pun menggantung tas nya di bangku yah disebelah kanan. Lalu Miyuki membaca dan mempelajari ulang pada pembelajaran sebelum yah pada mata pelajaran Matematika.
10 menit kemudian bel masuk kelas pun berbunyi di sekolah semua siswa dan siswi masuk ke kelas mereka masing - masing.
Wali kelas Miyuki merupakan seorang guru yang mengajarkan pada mata pelajaran matematika, hari ini guru wali kelas Miyuki tidak masuk mengajar karena wali kelas lagi kurang sehat badan hingga wali kelas Miyuki tidak dapat hadir dan mengajar di sekolah untuk hari ini.
Ketika sang ketua pergi ke meja piket dan menanyakan apa kah hari ini wali kelas yah ada memberi tugas yang harus dikerjakan karena di meja wali kelas yah tidak ada guru yah. Kemudian salah satu guru di meja piket menjawab pertanyaan sang ketua kelas.
"Hari ini wali kelas kalian tidak dapat hadir ke sekolah karena wali kelas kalian lagi kurang sehat badan dan hari ini tugas untuk di kelas kalian gak ada, tapi wali kelas kalian menyuruh kalian untuk melakukan pertukaran tempat duduk dikelas kalian dan itu kalian lakukan sendiri yang melakukan yah dan saat pertukaran tempat duduk dikelas jangan terlalu ribut di kelas itu akan menggangu teman kelas sebelah kalian yang sedang belajar " kata guru di meja piket kepada sang ketua kelas.
Setelah mendengar penjelasan dari guru piket. Sang ketua kelas pun mengucap kan terima kasih atas informasi nya kepada guru piket dan mengucap kan permisi untuk kembali ke kelas yah.
Setelah sampai dikelas. Sang ketua pun memberi kan informasi berdasar kan pemberitahuan dari guru piket tadi kepada teman - teman nya dikelas.
"Semuanya pada hari ini wali kelas kita gak bisa hadir ke sekolah dan mengajar kita karena wali kelas kita lagi kurang sehat badan. Tapi kita ditugas kan bahwa kelas kita akan melakukan pertukaran tempat duduk dan di harap kan kita semua nya tidak membuat keributan yang akan mengagu teman kelas sebelah yang sedang belajar" kata ketua kelas kepada teman - temannya
"Yeah...... "
"Tukar tempat duduk" Sorak kecil siswa laki - laki di kelas .
"Wahhhh...... Tukar tempat duduk yah? Aku harap aku bisa akrab dengan teman yang duduk disebelah bangku ku!" Batin Miyuki yang berharap
Lalu semau siswa di kelas itu berdiri dan mengakat kursi yah ke atas meja bangku yah masing - masing.
__ADS_1
Dan cara mereka melakukan pertukaran tempat duduk adalah mereka mempersiap kan kertas kecil sebanyak 25 buah kertas kecil dan sesuai jumlah nya dengan siswa di kelas ini. Lalu mereka menulis kan nomor bebas dikertas tersebut lalu mereka melimpat kertas itu yang bertulis nomor yah dan kemudian mereka memasukkan dikotak atau box tanpa ada tutup dibagian atas yah. Jadi setiap siswa harus mengambil kertas itu dan melihat nomor berapa kah yang di dapat kan dan melihat papan tulis karena sekretaris sudah mengambar kan posisi duduk berdasar kan nomor tersebut yang di dapat kan. Dan disitu lah merupakan posisi dimana kita akan duduk berdasar kan dari angka.
(Contoh ilusi nomor bangku yang digambarkan oleh Sektraris di papan tulis yah ✿~😃~✿)
"Hmmm..... Apa cuma imajinasi ku aja yah??? Atau semua nya sedang menatap ku?!" Batin Miyuki yang heran dengan suasana sekarang ini di kelas yah.
"Tolong jangan biarkan aku duduk di mana pun itu yang ada kaitan nya sama Miyuki" Guman para siswa di kelas Miyuki
"Kamu nomor berapa Arta??" Kata teman kelas Arta cowok yang bertanya kepada Arta karena pengen tahu.
"20" Jawab Arta
"Ah..... Wuah..... Itu di sebelah ku" kata seorang siswa perempuan senang yang juga berkumpul dengan Arta dan teman Arta
"Kalau begitu tukaran yah dengan ku, tolong yah aku gak akan minta tolong lagi sama kamu, plis..... plis.... plis.... " Kata teman Arta yang memohon untuk bertukaran nomor bangku pada perempuan tadi.
"Nggak mau" Jawab perempuan itu dengan geleng - geleng kepala yah ke kanan dan ke kiri
"Wuah..... Arta di keliling lagi" Batin Miyuki melihat Arta bersama teman yah dan mengambil nomor bangku di kotak.
Miyuki pun membuka kertas itu dan melihat nomor berapa dia dapatin dan posisi manakah yang harus dia dudukin.
"Nomor 9 berarti dibarisan belakang. Seperti nya ini aku akan merasa kan ke sepian karena gak bisa berbagi ke bahagiaan dan ke sedihan dan Arta, Flora, dan Tami mereka semua gak bersebelahan bangku dengan ku" Batin Miyuki agak sedih ketika melihat nomor yang dia dapat kan itu .
__ADS_1
"AH!......... Kita berjauhan, aduh dapat di barisan depan lagi gak seru" Salah satu siswa perempuan yang agak sedih dan protes dengan nomor yang dia dapat kan itu.
"Hehehe.... Sabar aja lah" Kata satu perempuan lagi yang merupakan teman yah perempuan tadi yang protes itu yang berada di samping yah dan mendengar protes teman nya itu.
"Hmmmm..... Mungkin dengan nomor ini aku bisa membantu yah" Guman Miyuki yang melihat siswa perempuan yang protes itu dan Miyuki pun berjalan ke arah mereka sambil membawa nomor bangku yang dia dapat kan
"Anu...... Kalau kamu mau ganti nomor bangku ganti aja yah sama aku, mumpung aku dapat nomor 9 dan ini di urutan belakang dan kamu akan bersebelahan bangku sama teman mu" Kata Miyuki dengan senang kepada perempuan itu dan sambil memberi kan kertas nomor bangku Miyuki kepada perempuan itu.
"Hah?!......Hehehehe....... Gak apa - apa kami gak mau, terima kasih" Kata mereka kepada Miyuki dan meninggal kan Miyuki disitu.
Semua orang pun mendengar pembicaraan Miyuki dan nomor yang dia dapat kan....... Hingga semua orang melihat nomor bangku mereka masing - masing.
"Miyuki nomor 9"
"Nomor berapa di sebelah yah??!"
" 23 , 13 , 20 dan 21"
"Yes! Aku tak masuk" Guman dan bisikan siswa laki - laki dan perempuan di belakang Miyuki.
"Kalian kirain aku gak punya telinga yah???!...... Aku bisa mendengar jelas percakapan kalian!...... Sakit!!!... " Batin Miyuki yang sedih dan bersabar.
"Huuuuuuu" Hela nafas Miyuki dan Miyuki pun mengakat bangku yah ke sesuai urutan bangku nomor yah yang dia dapat kan tadi.
"Hmmmm...... "
__ADS_1
"Baiklah aku rasa , aku udah gak ada punya pilihan lagi. Aku harap aku bisa mengatakan pada seseorang siapa pun itu kalau aku senang dapat bangku ini"
"Dan semoga aja aku bisa akbar dengan teman sebelah ku walau pun Arta, Flora dan Tami berjauhan dengan ku" Batin Miyuki yang sedih dan berdoa ketika dia menduduki bangku yah.