
- - - - - - - - - -
Happy Reading!
Deg..deg..deg**...detakan jantung zara terdengar oleh Robin. Saat yang tepat untuk ciuman ujar Robin saat salju turun~
- - - - - - - - - - -
"Perhatian semuanya disini saya mewakili pak Direktur mnegumumkan bahwa novel karya Robin akan di rilis besok..."
"Plok..plok...plokk..selamat Robin...Kita harus rayain kemenangan Robin. Bagaimana kalau minum?"
"Setuju".
Mereka pun minum-minum dan Robin tidak terlalu mabuk zara tidak ikut karena papanya ada kepentingan ke luar negri.
"Duh hari yang capek zara ngapain ya?" telpon ahh.Loh kok ponselnya mati?. Mungkin dia sudah tidur ini kan udah jam 11.malam. Besok kan ketemu juga di kantor...
Keesokannya Robin pergi ke kantor dan mencari Zara. Zara kau dimana?
"Kenapa Robin kamu cari zara?"
"Dia kan gak masuk"
__ADS_1
"Loh kenapa?".
"Dia ada urusan keluarga tadi dia datang dan meninggalkan surat untuk mu di kantor mu".
Robin berlari dan membaca suratnya
Dear my honey❤
Robin maaf ya aku hanya meninggalkan surat ini. Aku dipaksa untuk ikut bersama papa ku ke rumah tante ku untuk membicarakan hal penting,sementara ini aku mengalami mimpi ini tidak terlepas dari mu tapi maaf kan aku untuk kali ini. Tolong jangan kirim aku pesan atau telpon aku. Aku tidak akan membalas maupun menganggatnya"..Mungkin suatu hari aku ditakdirkan bertemu dengan mu...
From Zara
----------------
Robin menangis membaca surat itu berfikir bahwa zara pergi meninggalkannya,mereka batu 1 minggu berpacaran sudah datang masalah.Dia berfikir kenapa zara sampai seperti ini,apa ada masalah?
---------
Robin hanya diam dan meniggalkan mereka. Robin memanggil Rizky dan menanyakan kabar zara apa dia baik-baik saja.
"Ki zara ada ngabarin kamu gak?"
"Ada kami agak jarang kontakan tapi...kamu tahu alasan dia pergi dengan alasan izin padahal papa nya ingin dia dipecat?"
__ADS_1
"Enggak ki, emang kenapa?"
"Hmmm kamu jangan kaget atau marah ya."
"iya aku gak bakal marah kok katakan saja yang sebemarnya"
"Sebenarnya zara berhenti karena dia dijodohin sama papanya dengan anak teman papanya.Namanya Joey".
"Apaa kamu bilang perjodohan".
"Iya robin jawab rizki dengan penyesalan".
"Ja..aad..iii sekarang zara dimana,tanya robin dengan terbata-bata."
Dia sekarang di Australia katanya dia tidak akan datang kecuali pertemuan kalian di takdirkan..ucap rizky dia pun keluar dari ruang kerja robin.
Robin terduduk dan tidak percaya dengan perkataan Rizki. Apa yang diinginkan orang tua zara....Zara kenapa kamu tidak bilang pada ku aku akan bicara pada orang tua mu..
Robin pun merasa kesal marah dan sedih,bercampur aduk dia bingung apa yang akan dialami oleh zara kalau dia tidak disisi Robin...Robin membayangkan apa yang akan terjadi dengan zara. Andaikan aku cepat mencegah zara ini tidak akan terjadi tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa...
******
Sore pun tiba Robin pergi ke parkiran dan pulang ke apartemennya.Dia terus menerus memikirkan zara. Dia tidak bisa melupakan zara...Dipikirannya hanya zara,dimana zara,kenapa zara, apa dia baik-baik saja"..*
__ADS_1
*BERSAMBUNG KE CHP 8*
THANK YOU GUYS❤