MY PERFECT GIRLFRIEND

MY PERFECT GIRLFRIEND
Episode #4


__ADS_3

Sedangkan yang dikhawatirkan hanya menyunggingkan seringai senyumnya dan sambil berjalan menuju loker dimana letak perlatan untuk memanahnya semacam compound bow yang merupakan busur termahal, dengan sangat trampil membawa busur panahnya menuju lapangan dimana sudah ramai siswa dan siswi yang memang ada jam olahraga


Ketika sampai dilapangapan semua pasang mata langsung melirik menuju Angel yang dengan anggun membawa busur bak seorang profesional pemanah terhebat.


Angel berjalan menuju Jesica yang sedang menunggu kedatangannya dengan melipatlan kedua tangannya didada dan melihatnya dari atas sampai ke bawah dengan wajah sinisnya.


"Lu yakin mau lawan gue? yang ada ntar lu nya mundur lagi kan malu maluin ha ha ha " ejek Jesica dan diikuti gelak tawa sahabatnya


" kita lihat aja gimana hasil" ucap Angel dengan santai sambil berjalan menuju shooting line


Dengan lihai dia mengarahkan ke papan target dan


"sretttttttt,........ jrettt!!!!"


Angela mendapatkan nilai sempurna dan berhasil membuat smeua orang yang melihatnya tak percaya begitu juga dengan kedua sahabtnya


"Gila serius itu si miskin Angela?!" bisik siswa yang menganga melihat bakat Angel


" Ga percaya gue orang miskin kaya dia bisa pegang busur termahal secara anggun" sahut siswi lainnya


"Apa dia bermain curang ya?!" sambung siswi lainnya

__ADS_1


" iya mungkin dia sudah bermain licik, ulang saja memanahnya, mungkin dia sedang beruntung saja" ejek siswa lain


Begitulah menurut penilian siswa dan siswi yang menyaksikan bakat Angel.


"menarik" batin Karel


"Aku memang tak salah jika mengenali seseorang girl, aku sangat hafal dengan wajah alami mu itu jadi jangan coba mengelak lagi" sambung Karel dalam hatu sambil menyunggingkan senyumnya


Karel yang menyaksikan dibawah pohon mangga hanya tersenyum sendiri sambil mengingat pertemuannya dengan Angel saat sedang ada ditoko kue jahe


Pertemuan yang membuat pikiran Karel kacau, mengingat betapa cantiknya Angel jika merias diri.


"Karel!!" panggil Andri dengan sedikit berteriak


"Ada apa lo manggil gue? apa ada masalah" tanya Karel pada sahabatnya


" kita harus ke base camp


sekarang gawat!!" sentak Andri dengan wajah panik


" gawat kenapa?" ucap Karel masih dengan wajah datar dan santai

__ADS_1


" base camp diserang anak geng motor Denis" jawab Andri


"shit" sahut Karel " lo bawa motor? lo bawa mobil gue, gue bawa motor lo" sambung Karel sambil melempar kunci mobil nya ke Andri, dang langsung ditangkap oleh Andri


Setelah 30 menit dengan mengendarai motor diatas rata-rata Karel membelokan motornya didepan base camp tempat dia berkumpul dengan Rico, Andri dan juga teman teman tongkrongannya, karena memang tempatnya jauh dari Kota sehingga membutuhkan waktu yang lumyan lama untuk sampai. Dengan wajah tegasnya Karel turun menuju pintu utama dimana tempat itu sudah hancur akibat ulah geng motor Denis dan Rico yang sudab kewelahan melawan banyak musuh, melihat sahabatnya terluka membuat Karel menjadi murka


" Mau ada perlu apa lo?!! sampai harus datang ke base camp kami?" ucap Karel dengan tegas tapi datar


" Gue mau kita duel balap motor lo lawan gue, kalok gue menang lo harus serahkan fasilitas yang lo punya, dan kalo lo kalah, lo harus terima jadi budak gue" jelas Denis sang ketua geng motor


" dan apa keuntungannya buat gue?" tanya Karel masih datar


"gue bakal serahin apapun yang gue punya ke lo dan gue bakal kabulin permintaan lo, gimana deal?" jawab Denis dengan arogan karena dia berpikir pasti dia yang akan menang


"Deal" jawab Karel tanpa basa basi


"Rel...kok l" belum selesai Rico bicara sudah terpotong oleh Karel


"kalau gue yang menang lo jangan ganggu kita lagi, dan gue mau geng lo, lo kasih ke gue" jawab Karel


"okey"....

__ADS_1


__ADS_2