
Naruto & High School DxD bukan milik saya dan hanya minjem karakternya
.
.
Jika ada kesamaan cerita mohon dimaafkan karena ini semua murni ide cerita saya dan saya adalah adik pemilik akun yang meminjam sementara akun wattpadnya ^_^
.
.
Pairing : Naruto x Rias ?
Sasuke x Sona?
Itachi x ..........?
.
.
Note : Ini hanya fiksi belaka , alur cerita tidak sama seperti di canon , cerita dari ide saya yang saya tumpahkan disini
.
.
Happy Reading !
(^_^)
.
.
.
Chapter Sebelumnya
"Rias-chan , ikuti aku kedalam rating game itu" Ucap Naruto secara tiba tiba dengan nada yakin dan membuat semua orang disitu terkejut terlebih lagi Sasuke
"Kenapa tiba tiba Naruto-kun?" Tanya Rias
"Ara~ara apa Naruto-kun tidak mau buchou diambil oleh Raiser ? fufufu" Goda Akeno tapi Naruto tidak memperdulikan godaan Akeno itu
"Sasuke, bagaimana denganmu ingin ikut bermain denganku atau tidak?" Tanya Naruto
"Hn, kalau kau ikut maka kau juga ikut" Balas Sasuke yakin
"Nah kalau begitu , tolong ikut sertakan kami kedalam anggotamu untuk rating game nanti" Ucap Naruto tanpa menunggu jawaban Rias dirinya langsung menghilang dengan mengikuti arah angin sedangkan Sasuke juga menghilang dengan kobaran api.
'Huh seberapa kuat Naruto dan Sasuke itu' Pikir Rias dan Akeno
'Naruto-san dan Sasuke-san orang penuh akan misteri' Pikir Koneko dan Kiba
'Kereeeen' Pikir Issei setelah melihat Naruto dan Sasuke menghilang
.
.
.
Opening (Sambomaster - Seishun Kyousoukyoku)
hikarabita kotoba o tsunaide
sore demo bokura shinpuru na omoi o tsutaetai dake na no
f-ki nukeru kusunda ano hi no kaze wa
kinou no haikyo ni uchi sutete
kimi to warau ima o ikiru no da
sore demo ano dekigoto ga kimi o kurushimeru daro?
dakara koso sayonara nanda
kono mama nani mo nokorazu ni anata to wakachi au dake
yagate bokura wa sore ga subete da to ki ga tsuite
kanashimi wa hoho o tsutatte namida no kawa ni naru dake
yureru omoi wa tsuyoi uzu ni natte toke au no yo
iradachi to ka sukoshi gurai no kodoku da to ka wa
ittai sore ga bokura ni totte nan datten daro?
ima wa dorama no naka ja nain da ze
"nee, doudai?"
sono koe ni bokura furi kaette mo dare mo inai daro?
dakara koso bokura takara ka ni sakebu no da
sore demo bokura no koe wa doko ni mo todokanai daro?
dakara koso sayonara nanda
sosh-te mata toki wa nagarete anata to wakachi au dake
yagate bokura wa sore ga subete da to ki ga tsuite
kanashimi wa hoho o tsutatte hitosuji no uta ni naru dake
yureru omoi wa tsuyoi uzu ni natte toke au no yo
f-ki nukeru kusunda ano hi no kaze wa
kinou no haikyo ni uchi sutete oh yeah
kono mama nani mo nokorazu ni anata to wakachi au dake
sosh-te anata wa ima ga subete da to ki ga tsuite
kanashimi wa hoho o tsutatte namida no kawa ni naru dake
sosh-te bokura wa awai umi ni natte toke au yo
yagate bokura wa sore ga subete da to ki ga tsuite
yagate bokura wa kanashimi ga hoho o tsutau koto o oboete
yagate bokura wa yagate bokura wa
anata ga ta to toke au wake desu yo
toke au wake desu
.
.
.
Start Play
__ADS_1
Kembali ke Kuoh Akademy
Naruto saat ini masih berfokus dengan pelajaran yang diberikan sang guru namun pikirannya sedang berantakan ntah kenapa dirinya merasa emosi ketika Raiser mengatakan dirinya manusia rendahan . Jujur saja Naruto paling tidak suka manusia direndahkan seperti itu padahal menurutnya semua mahluk ciptaan kami-sama itu sama ditambah lagi dengan ucapan Raiser yang mengaku sebagai tunangan Rias itu membuatnya marah dan cemburu?
Namun tingkah dari pemuda tampun berambut kuning itu selalu diperhatikan oleh gadis berambut merah. Ya Rias dari tadi melihat tingkah aneh Naruto namun Rias hanya berpikir Naruto sedang ada masalah . Sebenarnya saat ini Rias sangat bahagia mendengar Naruto meminta untuk masuk kedalam rating game itu dan menurut Rias , Naruto merasakan cemburu saat dirinya ingin dilamar Raiser . Ya setidaknya Rias memiliki kesempatan untuk bersama Naruto.
Setelah beberapa jam akhirnya bel pulang pun berbunyi . Rias yang menerima panggilan dari kakak nya Sirzech Gremory pun segera pergi ke mansion Gremory namun yang membuat Rias bingung kenapa kakaknya itu menyuruh Naruto juga untuk datang ke mansionnya itu? Tapi tanpa pikir panjang Rias langsung mengajak Naruto dan disetujui olehnya.
"Ada apa onii-sama memanggil kami?" Tanya Rias dihadapan Sirzechs dan disebelah Rias ada Naruto
"Hehe aku hanya ingin menyapa adik kesayanganku , apa tidak boleh?" Balas Sirzech namun tidak ditanggapi oleh Rias
"Begini Naruto-kun apa nanti kau akan mengikuti rating game melawan Raiser ya?" Lanjut Sirzech dengan bertanya kepada Naruto
"Ya begitulah" Balas Naruto
"Tunggu dulu , kenapa onii-sama bisa kenal dengan Naruto-kun?" Tanya Rias
"Ya.... ceritanya panjang nanti bakal ku ceritakan kok Rias-tan" Balas Sirzechs
"Begini aku hanya ingin bertanya kepadamu Naruto-kun" Ucap Sirzechs
"Hm silahkan" Balas Naruto
"Sebelumnya apa ada hal yang terjadi antara kamu dengan Raiser?" Tanya Sirzechs
"Hm hanya masalah kecil seperti anak anak" Balas santai Naruto
"Memangnya kenapa dengan Raiser onii-sama?" Tanya Rias bingung
"Ntah kenapa Lord phanex meyuruhku agar Naruto-kun melawan Raiser di rating game nanti satu lawan satu" Ucap Sirzechs membuat Rias melotot kaget
"Kenapa dia bisa seenaknya seperti itu onii-sama!!!" Ucap Rias
"Hm aku tidak tau , Lord Phanex memberitahuku bahwa dirinya tidak menerima bahwa anaknya dikalahkan oleh seorang manusia" Balas Sirzechs
'Cih lagi lagi manusia di rendahkan !!! Sadarkah kalian jika kalian iblis lebih rendah dari manusia!' Pikir Naruto emosi namun Naruto berhasil menutupinya.
'Sabar lah Naruto/Naruto-kun/gaki' Ucap para biju di minscape Naruto
"Baiklah aku menerima nya Sirzechs-san" Balas Naruto membuat Rias terkejut dan Siezech tersenyum
"Yosh kalau begitu.... Lawan aku di tempat latihan" Ucap Sirzechs
"Onii-sama apa yang kau lakukan ?" Tanya Rias
"Dia menyetujui melawan Raiser satu lawan satu bukan? Balas Sirzechs . Lalu dibalas anggukan oleh Rias
"Kalau begitu aku hanya ingin mengetes kemampuan Naruto-kun saja . Apa kau bersidia Naruto-kun?" Tanya Sirzechs
"Hm tentu saja" Balas Naruto
Rias pun panik saat melihat kakak dan pria yang dicintainya itu. Aura Power of Destruction dalam tubuh Sirzech pun sudah mulai meluap-luap. Naruto yang melihat itu tahu bahwa musuhnya itu bukan musuh sembarangan. Jadi dia berniat berkonsultasi dengan para Bijuu
'Jadi mode apa yang harus aku gunakan? Sepertinya dia bukan musuh sembarangan' Tanya Naruto kepada para biju yang berada didalam minscape nya
'Lebih baik kau pakai mode bijuu, Naruto' Jawab Son
'Kau serius, Son?' Tanya Naruto dan dijawab anggukan oleh Son Goku .
"Jadi bagaimana menurutmu, Kurama?" Tanya Naruto kepada partnernya untuk memastikan
'Ide dari Son ada benarnya Naruto. Jangan sampai kalah gaki dan jangan mempermalukan aku dengan para iblis itu!' Jawab Kurama dan dijawab anggukan oleh Naruto .
"Apa kau sudah siap Naruto-kun?" Tanya Sirzech
Sirzech Lucifer saat ini . Dia sangat terkejut saat melihat perubahan mata Naruto terlebih jubah berwarna kekuningan yang menyelubungi badannya, apalagi kekuatannya sudah bertambah berkali-kali lipat dibandingkan dengan tadi. Sirzech pun menyiapkan aura berwarna merah kehiataman di tangannya, kemudian dia lemparkan ke arah Naruto
"Power of Destruction"
Boooommmm
'Hampir saja tadi mengenaiku. Jadi ini dampak dari serangan iblis tertinggi' Batin Naruto setelah melihat kerusakan training saat ini.
'Aku tahu' Balas Naruto kepada Kurama
Kemudian Naruto membuat bola cakra berwarna biru dengan ditambah elemen angin membentuk shuriken, kemudian dia melemparnya ke arah Sirzechs sambil berkata
"Futon: Rasenshuriken"
Sirzech yang melihat adanya sebuah serangan menuju kearaahnya langsung saja Sirzechs mengeluarkan sihir nya untuk men-counter jutsu dari Naruto
"Power of Destruction"
Booooommmm
Bllllaaaaaaarrrrrr
Terdengar suara yang sangat kuat akibat jutsu dan sihir tingkat tinggi di adu sambil timbul banyak retakan di arena dan angin yang sangat kuat.
"Grayfia-neesama" Panggil Rias yang sudah terlihat benar benar khawatir dengan keadaan Naruto
"Ada apa Rias-sama?" Tanya Grayfia
"Bisakah kau menghentikan pertarungan mereka berdua?" Mohon Rias dengan raut wajah yang sudah sangat khawatir
"Maaf, aku tidak bisa" Balas Grayfia
"Menghentikan dua orang dengan kekuatan besar ini dalam bertarung sama saja dengan bunuh diri Rias-sama" Lanjut Grayfia dan Rias hanya bisa pasrah sambil mengeluarkan air mata indahnya
'Kumohon, jangan paksakan dirimu Naruto-kun' Batin Rias yang menangis
Setelah ledakan dan kabut asap di arena itu hilang, Sirzech pun melihat Naruto dan sambil tersenyum lalu memuji keterampilan Naruto
"Kau sangat menarik, Naruto-kun. Aku tidak menyangka seorang manusia sepertimu mempunyai kekuatan sebesar ini dan kurasa kau masih punya kekuatan yang lain kan?" Ucap Sirzechs
Saat mendengar perkataan Sirzech, dia pun menundukkan kepalanya dan berkata yang sangat pelan tapi dapat didengar oleh Sirzechs
"Apa semua makhluk supernatural selalu menganggap manusia itu lemah dan tidak bisa apa-apa?" Tanya Naruto dengan nada terkesan berat
Sirzech pun menyadari perkataannya dan tersentak akan respon Naruto, kemudian dia berkata
"Bu-Bukan begitu maksudku, Naruto-kun..." Ucap Sirzechs tapi langsung dipotong oleh Naruto
"Terlambat! Ayo kita lakukan, Kurama" Ucap Naruto yang sudah memasuki mode Full Bijuu dan membuat Sirzech dan Grayfia terkejut
'Kyuubi...' Batin Sirzech dan Grayfia yang melihat perubahan Naruto dan tau hewan apa itu.
Naruto dan Kurama pun mengumpulkan energy cahaya dan kegelapan dirinya dan membuat bola hitam besar. Saat sudah selesai Naruto langsung menembakkan energi itu sambil berteriak
"Bijuudama"
'S-Shit' Batin Sirzech saat Naruto menembakkan bola hitam besar itu ke arahnya, kemudian dia pun berteriak saat terkena serangan Naruto dan terlempar beberapa meter karena serangan Naruto
"Arrrrggggghhhhh" Teriak pilu Sirzechs
"Sirzech-sama! / Onii-sama!" Teriak Grayfia dan Rias saat melihat suami dan kakaknya terlempar jauh karena serangan Naruto. Rias pun berpikir kakaknya itu bodoh, meskipun dia tidak memberitahunya harusnya dia tidak menyinggung tentang status Naruto sebagai manusia yang seolah tidak bisa dan tidak mempunyai kekuatan apa-apa. Bahkan menurut Naruto, para manusia terlebih para shinobi di dunianya, tidak lemah dan bisa saja membakar habis sayap semua malaikat jatuh kalau mereka mau
"Kau!!!" Ucap Grayfia geram yang sudah berada didepan Naruto yang masih dalam mode Kurama.
"Apa? Kau menyalahkanku atas kesalahan suamimu?" Tanya Naruto dengan nada dingin tanpa ekspresi .
"Coba kau pikir! Jika kau yang berada di posisiku, apa yang akan kau lakukan? Kalian sepertinya terkejut sekali dengan manusia yang memiliki kekuatan besar. Bukannya di dunia kalian ada manusia kuat yang mempunyai benda yang bernama Sacred Gear. Kenapa bangsa kalian selalu menganggap manusia lemah? " Lanjut Naruto dengan nada emosi
"Dan belum lagi di duniaku, para manusia disana itu sangat kuat. Leluhurku bisa membuat bulan, mengendalikan gravitasi, menghidupkan orang dan mencabut nyawa orang dengan memakai kekuatan matanya saja. Musuhku di perang bisa memanggil banyak meteor dan memanggil makhluk raksasa. Jadi apa kalian masih berpikir kalau kami manusia itu adalah kaum yang lemah?"
Grayfia pun menundukkan kepalanya. Memang benar apa yang dikatakan Naruto. Banyak para anggota fraksi iblis atau malaikat jauh yang menganggap manusia itu tidak bisa apa-apa. Dan mereka hanyalah ras yang beruntung karena mendapatkan Sacred Gear dan bahkan para bangsa iblis yang seenak jidatnya menjadikan ras manusia sebagai budaknya begitu pula Rias yang mendengarnya pun hanya bisa menundukan kepalanya
"Aku minta maaf atas ucapanku Naruto-kun" Ucap Sirzech yang sudah bangkit dari serangan Naruto. Kemudian aura merah kehitaman langsung menyelubungi tubuh Sirzech dan membentuk armor yang terbuat dari Power of Destruction miliknya.
"Tapi aku mohon maaf, Naruto-kun. Aku akan mengakhiri pertarungan ini sekarang" Lanjut Sirzechs yang sudah siap dengan serangan terakhirnya
__ADS_1
"Maaf, tapi aku juga belum siap untuk kalah Sirzech-san" Balas Naruto yang sudah memasuki Rikudou Senjutsu Mode dengan disertai 9 Gudoudama dibelakang tubuhnya
'Bola apa itu' Pikir Sirzechs sedikit rasa penasara
' Dia bisa membentuk senjata dari bola itu' Lanjut Sirzechs setelah melihat salah satu Gudoudama milik Naruto membentu seperti tongkat lalu dipegang oleh Naruto. Tidak mau mati konyol Sirzechs pun membuat Power of Destruction berukuran besar dan di tembak kearah Naruto.
Naruto pun menghindari serangan dari Sirzech dengan cepat dan langsung membuat Rasenshuriken berwarna hitam dengan dikelilingi cincin berwarna orange dan dia lemparkan ke arah Sirzech
"Biju Rasenshuriken"
Booooommmmm
Tapi Sirzech berhasil menghindari serangan itu meskipun sebagian armornya sudah hancur lebur karena serangan mematikan dari Naruto. Kemudian Sirzechs langasung membuat serangan terkuatnya untuk mengakhiri pertempuran nya dengan Naruto.
"Ruin the Extinct"
'Sirzech-sama.... Apa kau ingin membunuh Naruto-san itu?' Pikir Grayfia
"Narutooo-kuuun!!!!" Teriak Rias setelah melihat serangan sangat mematikan dari kakaknya itu ke arah Naruto.
'Gaki, gunakan Gudoudama milikmu untuk menahan serangan orang itu!' Ucap Kurama didalam minscape sebelum beberapa detik serangan itu mengenai Naruto
'Karena prinsip serangan itu hampir sama seperti serangan All-Killing Ash Bones milik Kaguya' Lanjut Kurama
Setelah mendengar instruksi dari Kurama , Naruto mengendalikan salah satu bola hitam di belakangnya berpindah ke depan dan berubah bentuk menjadi sebuah tamengyang menutup dirinya.
Booooooommmm
Terdengar ledakan sangat keras dan membuat arena sedikit bergetar . Sirzech pun sedikit kecewa , sebenarnya dia hanya mengetes Naruto apa dia bisa bertahan dari tekniknya atau tidak, tapi senyuman Sirzechs pun melebar saat melihat Naruto masih berada dalam keadaan segar bugar dan dia sempat terkejut saat melihat tameng hitam besar yang berada di depan tubuh Naruto dan memutuskan menanyakannya kepada Naruto
"Benda apa itu?" Tanya Sirzechs
"Tameng itu adalah benda yang kubentuk dari bola-bola dibelakangku ini" Ucap Naruto saat bola hitam yang melindunginya kembali ke belakang tubuh Naruto dan perkataan itu membuat Sirzech terkejut.
"Kau tidak usah kaget begitu saat melihat Gudoudama milikku, Sirzech-san" Ucap Naruto sedikit menyeringai
"Kau tau? Hanya manusia yang berkekuatan dewa saja yang bisa membangkitkan Gudoudama ini" Lanjut Naruto
"Gudoudama...." Ucap Sirzech yang bingung, karena dia belum pernah mendengar nama itu.
"Gudoudama adalah teknik penggabungan antara elemen air, tanah, listrik, api, dan angin. Benda ini bisa dipakai untuk pertahanan, karena serangan apapun selain serangan yang dialiri Senjutsu tidak akan bisa menembus Gudoudama dalam mode pertahanan" Ucap Naruto menjelaskan
'Jadi, Gudoudama ini adalah pertahanan absolute dan hanya bisa ditembus oleh serangan Senjutsu saja ya? Aku penasaran apakah taring Fenrir dan senjutsu dari clan Tojo bisa menembusnya atau tidak?' Batin Sirzech saat mendengar penjelasan Naruto
"Oh ya . Jika digunakan untuk menyerang, maka Gudoudama akan memiliki sifat yang sama seperti Power of Destruction yang barusan kau pakai tadi" Ucap Naruto yang membuat Sirzech bingung karena adanya serangan yang menyaingin Power of Destruction milik klan Bael.
"Gudoudama bisa menghancurkan tubuh seseorang jika orang itu terkena serangan Gudoudama , Sama seperti Power of Destruction. Tapi bisakah kau rahasiakan hal ini sampai waktunya tiba Sirzech-san" Lanjut Naruto
"Tentu saja" Jawab Sirzech
"Kau masih ingin melanjutkan? Walaupun aku tau kalau aku pasti akan kalah jika kau melawan ku dengan serius" Lanjut Sirzechs
"Tidak, kau terlalu berlebihan Sirzechs-san . Kau juga hebat , aku hanya beruntung bisa bertahdan melawan mu sampai sejauh ini" Jawab Naruto sedikit merendahkan diri dan membuat Sirzechs, Grayfia dan Rias terkejut
'Padahal jelas jelas aku akan kalah , namun dirinya tidak arrogant dengan kekuatannya itu' Pikir Sirzechs
'Ternyata aku salah menilai Naruto-san' Pikir Grayfia
'Sungguh luar biasa hatimu Naruto-kun' Batin Rias
"Naruto-kun... Kau tidak apa-apa kan?" Tanya Rias yang sudah menghampiri Naruto di arena latihan
"Aku tidak apa-apa Rias-chan" Jawab Naruto
"Syukurlah kalau begitu" Balas Rias, kemudian Rias langsung menghampiri Sirzechs
"Onii-sama!!" Teriak Rias
"Ada apa Rias-tan?" Tanya Sirzech yang sudah menghilangkan True Form-nya dan Sirzechs langsung ketakutan karena melihat tubuh Rias dipenuhi oleh aura kegelapan dan rambutnya berkibar-kibar secara liar
'Gleek......Ternyata yang dikatakan Sasuke dan Kurama benar , dia benar benar mirip dengan kaachan' Batin Naruto yang meneguk ludah saat melihat mode Rias marah yang mirip ibunya dan ntah kenapa ingatannya waktu bertemu ibunya di dunia genjutsu obito pun teringat kembali (Naruto Road to Ninja)
"Dasar ONII-BAKA!" Teriak Rias langsung menendang Sirzech tepat diselangkangannya
"Arrrrgggghhhh!" Teriak Sirzech dengan tidak elitnya sambil memegang selangkannya yang kesakitan dengan kedua tanganya.
"Kenapa kau menendang onii-samamu ini Rias-tan?" Lanjut Sirzechs yang masih memegang selengkangannya dan menahan rasa sakit yang luar biasa
"Karena kau telah mencoba membunuh Naruto-kun!!!" Jawab Rias dengan nada marah
"Tapi aku kan hanya ingin menyoba kekuatan dari calon adik ipar ku dan ternyata aku yakin jika adik ipar ku ini akan menjaga adik manisku dengan baik" Ucap Sirzech dengan nada childish-nya, dan tiba-tiba saja pipi Sirzechs pun dicubit oleh seseorang
"Awww! A-Apa sih yang kau lakukan, Grayfia-chwan? Sa-Sakit tahu" Ucap Sirzechs yang pipinya masih ditarik oleh Grayfia
"Diamlah Sirzech-sama. Masih banyak tugas yang kau harus selesaikan" Balas Grayfia dengan nada dingin sambil menarik Sirzech dengan paksa
"Naruto-kun..." Panggil Sirzech dengan nada serius sampai-sampai Grayfia pun melepaskan cubitannya pada sang suami.
"Kekuatanmu sangat hebat tapi tolong jangan kau bunuh Raiser di rating game nanti... Kalau itu kau lakukan, maka hubungan klan Gremory dan klan Phenex bisa memburuk" Lanjut Sirzechs
"Aku tidak bisa berjanji..." Balas Naruto yang sudah kembali seperti semula
"Jika dia tidak macam macam denganku dan Rias-chan aku akan mengampuninya.......Tapi jika dia melakukan itu dan membuat emosi ku naik maka aku akan mencabut nyawanya dan mengirimnya ke Limbo dengan mata ini" Lanjut Naruto sambil menunjukan matanya yang sudah berubah menjadi Rinnegan.
Sirzechs dan Grayfia yang tau informasi mata dari Naruto itu hanya bisa menelan ludah mereka dan berharap semoga Raiser tidak macam macam dengan Naruto , sedangkan Rias yang masih belum tau mata apa itu pun hanya diam sambil mendengarkan pembicaraan ini
"Apa itu Limbo, Naruto-san?" Tanya Grayfia
"Limbo adalah dunia orang mati di duniaku, Grayfia-san" Jawab Naruto
'Apakah sama seperti Tartarus' Batin Sirzech dan Grayfia
"Jadi itu kekuatan dari mata Naruto-kun? Nama dari mata Naruto-kun itu apa?" Tanya RIas
"Sebenarnya masih banyak kekuatan dari mata ini dan mata ini bernama Rinnegan" Ucap Naruto
"Oh ya Naruto-kun apa Rinnegan juga sama seperti Secread Gear yang berada didunia ini?" Tanya Sirzechs
"Tidak , mata ini adalah mata turunan jadinya jika aku memiliki anak maka kemungkinan anakku akan mendapatkan mata yang sama denganku" Balas Naruto yang matanya sudah berubah menjadi biru langit yang cerah
"Apakah saat anak mu lahir itu akan langsung mendapatkan mata yang sama denganmu Naruto-san?" Tanya Grayfia
"TIdak , butuh latihan yang keras agar bisa membangkitkan mata turunan ini" Balas Naruto yang membuat mereka paham penjelasan Naruto
"Naruto-kun apa saja kekuatan dari matamu itu?" Tanya RIas penasaran
"Nanti jika saat nya tiba maka kamu akan mengetahui dengan sendirnya Rias-chan" Balas Naruto lembut dan membuat Rias cemberut
"Hmpt menyebalkan" Ucap Rias sambil menggembungkan pipinya dan menatap kearah lain
Sirzechs dan Grayfia yang melihat tingkah Rias pun hanya tersenyum lembut karena Rias jarang memperlihatkan karakter aslinya kecuali dengan orang orang yang sudah sangat dekat dengannya sedangkan Naruto yang melihat tingkah Rias hanya bisa tersenyum sambil mengelus surai merah milik Rias.
'Yah nampaknya aku sedikit tenang jika menyerahkan RIas-chan kepada mu Naruto' Pikir Sirzechs
'Rias-chan aku berjanji akan selalu melindungimu apapun yang terjadi walaupun aku harus mengambil jalan kegelepan dan melindungimu dibalik layar sampai saat nya tiba maka tunggulah aku' Pikir Naruto
'Aku Uzumaki Naruto mecintai mu Rias Gremory . Dari sekarang sampai salamanya' Pikir Naruto yang masih mengelus rambut Rias sedangkan Rias masih ngambek dengan pemuda yang bernama Naruto itu
.
.
.
.
.
TBC
Sampai jumpa di next chapter guyss..... dan mohon maaf jika kalian menemukan kesamaan cerita / kesamaan tokoh/ kesamaan alur di karya orang lain karena cerita ku ini adalah ide pribadi ku yang kutumpahkan ke dalam cerita dan jika ada kesamaan scane/tokoh/alur cerita itu semua diluar kendali author........Lalu jangan lupa tinggalkan jejak dengan comment dan shere agar aku tetap semangat upload hampir setiap hari!!! See You Guys ^_^
__ADS_1