
kini sudah tiba hari dimana Amel pindah ke sekolah harapan bangsa, dan pada pagi ini pula Raisa sedang menunggu Amel diparkiran
"ih mana sih si Amel, lama banget". gerutu Raisa
tiba tiba ada rombongan motor yang memasuki gerbang sekolah dan motor paling depan yang bisa diperkirakan adalah ketuanya memberi aba aba untuk berhenti tepat didepan raisa
"Hai calon pacar". ujar siketua dan itu membuat Raisa mengerutkan keningnya
"siapa sih Lo". tanya Raisa
"Masak gk tau sih, gw ini kan calon pacar Lo". ucap ketua sambil membuka helmnya
"idih Lo lagi, bosen gw ngelihat muka Lo tau gak". ucap Raisa dengan nada sinis melihat orang tersebut dan orang tersebut adalah Nathan Zayyan Cavero
"Haha si bos langsung kenal mental tu"
"Kenak mental lambemu"
Ketika nathan cs masih berdebat tiba tiba masuk sebuah mobil
"Oik minggir gw mau masuk" Teriak Amel dari dalam mobil dan kepalanya yg nongol di jendela mobilnya ( bisa bayangin nya kan😅)
"idih kok nyolot sih. ucap Rafael tak kalah berteriak
"Tauk tu, cantik cantik tapi suara kek toa"
"apa Lo nantangin gw". ucap Amel
"Lama Lo Mel". ucap Raisa ketika Amel sudah turun dari mobil
"sorry sa macet tadi"
"Lo kenal dia beb". tanya Nathan
"siapa Lo sa, pacar Lo ya". tanya Amel dengan nada menggoda
"kenalin gw nathan calon pacar Raisa". ucap nathan
"idih najis gw punya pacar kayak Lo"
"Jangan gitu sa nantik Lo jatuh cinta sama dia baru tau". ucap Amel dengan cekikikan
"gw bikin manusia geprek mau Lo"
Amel hanya cengengesan
"dah yok ke kelas". Ucap Raisa sambil menarik tangan amel
"loh beb kok gw di tinggal sih". teriak Nathan dan hanya di acuhkan oleh Raisa
"sabar ya than ini cobaan". ucap Rafael sembari menepuk bahu Nathan dan diakhiri dengan tawa
__ADS_1
"Mau ngeledek bilang aja semprul"
"Teknik ngeledek terbaru itu, ngeledek secara halus". Ucap Rafael dengan cengengesan
_
_
_
Saat ini Amel dan Raisa sedang berjalan koridor dan dari tadi pula mereka banyak mendengar bisik bisik dari orang orang yang berada di koridor sekolah tapi bukan Raisa dan Amel namanya jika tidak menghiraukan perkataan mereka
"Masih jauh kepalanya sa"
"Kepala apaan sih"
"Aelah kantor kepala sekolah maksudnya, disingkat biar cepet, masak gitu aja lo gak paham sih"
"Gak, suruh siapa pakek disingkat singkat degala"
"Oh ya sa itu tadi cowok yang Lo ceritain sama gw di telpon kemaren"
Dan hanya dibalas anggukan oleh Raisa
" Gak sengeselin yang gw kira"
"Lo belum tau aja"
" Mungkin"
Tok tok tok
"Masuk"
"Assalamualaikum pak"
" Walaikumsalam, ada apa Raisa" tanya kepala sekolah
" Permisi pak saya anak baru" ucap Amel
"Oh kamu yang anak baru itu ya, kamu masuk dilokal IPA 1 sekelas sama raisa kan ya". Ucap kepala sekolah dan dibalas anggukan oleh Raisa
"Kalau begitu kami permisi ya pak". Ucap Amel dan dibalas anggukan pula oleh kepala sekolah
_
_
_
"permisi buk, maaf kami terlambat". ucap Amel
__ADS_1
"tidak papa, kamu ya yang anak baru itu, silahkan perkenalan diri kamu dulu, dan Raisa kamu boleh duduk". ucap guru tersebut dan di jawab anggukan oleh keduanya
"Perkenalkan nama saya Amelia Lisa Calista, kalian bisa panggil gw Amel, atau Amelia tapi boleh juga kok di panggil sayang " ucap Amel sambil cengengesan
"Baik anak anak ada yang mau ditanyakan lagi?" ucap buk risda
"sayang nomor telfonnya berapa" tanya salah satu siswa
"kalok untuk urusan pribadi seperti itu nantik saja ditanya waktu istirahat, Amel silahkan duduk didekat reyhan, untuk manusia yang bernama reyhan angkat tangan"
Reyhan pun mengangkat tangannya
" Buk Amel duduk dengan saya aja buk, saya gak betah kalok lama lama duduk sama manusia satu ini". ucap Raisa
Bagaimana dia mau betah orang si Nathan selau saja mengganggu Raisa misalnya ketika Raisa ingin tidur selalu saja Nathan menjahilinya seperti pipi nya yang di Coel coel lah hidung nya yang dipencet pencet dan banyak lagi macamnya😅
"jangan buk Raisa biar tetap sama saya aja buk, biar aja si Amel duduk sama si kulkas 7 pintu buk mana tau dia cair "ucap Nathan
" saya duduk dimana nih jadinya buk, pegel ni
berdiri terus" . ucap Amel dengan nada kesel
.
buk risda nampak berfikir
" Amel duduk didekat reyhan saja deh" ucap buk risda
"yaudah deh buk"
"Weh ibuk pengertian banget sama nathan, ntar saya traktir makan dikantin deh buk tapi ibuk bayar sendiri ya" ucap Nathan cengengesan
" iya awas kamu ya kalok bohong" ucap buk risda yang tidak sadar dengan perkataan Nathan
"haha" tawa seluruh murid IPA 1
"kenapa kalian ketawa" tanya buk risda
"gak papa kok buk, tadi kita ngeliat tikus lagi buang sampah" jawab Rafael
"ada ada saja" ucap buk risda
sedangkan di sisi lain
"gw duduk disini ya". ucap Amel kepada reyhan
"hm"
"Emang bener kata si Nathan kulkas 7 pintu". batin Amel kesel
Aku gak bosen bosen buat ngingetin ke kalian untuk like coment dan vote
__ADS_1
Terima kasih buat yang udah baca cerita aku dan maaf kalo masih banyak typo
see you next eps