
Hikari Miyamoto terbangun dengan perasaan pusing di tengah kilatan neon yang memancar di langit Neon City. Dia terduduk, mencoba mencari tahu bagaimana dan mengapa dia berada di tempat asing ini. Ingatannya kosong, seperti sebuah buku tanpa halaman. Dia memegang kepalanya yang berdenyut dan berusaha berdiri tegak. Rasa pusingnya mulai memudar, dan dia dapat melihat sekitar dengan jelas.
Neon City adalah kota futuristik yang dipenuhi dengan cahaya neon yang mempesona dan teknologi canggih. Bangunan megah mencuat tinggi di langit, dan jalan-jalan dipenuhi dengan kendaraan futuristik yang berlalu-lalang dengan cepat.
Hikari merasa sedikit canggung dengan pakaian samurainya yang mencolok di tengah kota modern ini, tapi dia tidak punya pilihan selain menyesuaikan diri dengan situasi. Dia merasa bahwa ada sesuatu yang istimewa tentang pedangnya yang dia pegang erat-erat, meskipun dia tidak tahu apa alasannya.
Saat dia berjalan-jalan di kota, dia melihat sekelompok bandit teknologi yang menyerang sekelompok warga sipil yang ketakutan. Tindakan mereka yang kejam membuatnya mendesis marah. Tanpa ragu, dia memutuskan untuk melawan bandit-bandit ini dan melindungi orang-orang yang lemah.
"Diam dan pergi dari sini!" seru Hikari dengan suara lantang, mengancam para bandit.
Para bandit tertawa, menganggap Hikari hanyalah seorang samurai yang membual. Namun, mereka segera sadar betapa salah mereka karena gerakan Hikari yang cepat dan akurat ketika dia menarik pedangnya. Kilatan neon menyilaukan saat pedangnya bergerak dengan sempurna, memotong sekelompok bandit menjadi dua bagian.
Orang-orang di sekitarnya terkejut dengan kecepatan dan keterampilan Hikari. Mereka memandangnya dengan penuh rasa kagum dan terima kasih saat Hikari memberikan senyum singkat sebelum pergi.
Pengalaman pertamanya di Neon City mengajarkan Hikari tentang dua hal: pertama, dia memiliki kemampuan yang luar biasa sebagai samurai; dan kedua, ada sesuatu yang berbeda dan istimewa tentang dunia tempat dia berada.
Hikari berusaha mencari tahu lebih banyak tentang dirinya sendiri dan kenapa dia berada di Neon City. Dia mengunjungi kuil-kuil dan bertanya pada penduduk setempat, tapi jawaban tetap tidak ada. Dia merasa frustrasi dengan kebingungannya yang tak kunjung usai.
Suatu hari, saat dia berjalan-jalan di jalan-jalan yang dipadati neon, Hikari bertemu dengan seorang pemuda bernama Kenji. Dia adalah seorang anggota gerakan perlawanan yang bertujuan melawan kekuasaan Megacorp yang jahat, perusahaan raksasa yang mengendalikan sebagian besar teknologi di Neon City.
Kenji mengamati Hikari dengan cermat, seolah-olah mencoba membaca pikirannya. "Kamu tampak bingung, apa yang kamu cari di sini?" tanyanya akhirnya.
__ADS_1
Hikari dengan jujur menceritakan tentang kehilangan ingatannya dan kebingungannya tentang identitasnya. Kenji merasa iba pada Hikari dan memutuskan untuk membantunya.
"Bergabunglah dengan kami," kata Kenji, "Kami adalah gerakan perlawanan yang berusaha mengungkap kejahatan Megacorp dan menyelamatkan Neon City dari cengkeraman mereka. Barangkali ada hubungan antara kehadiranmu di sini dan rencana jahat mereka."
Hikari merasa bahwa inilah alasan kenapa dia berada di Neon City. Mungkin keberadaannya di sini adalah bagian dari rencana jahat Megacorp. Dia setuju untuk bergabung dengan gerakan perlawanan, berharap bahwa di dalamnya dia akan menemukan jawaban tentang identitasnya dan tujuan sebenarnya.
Dengan bergabung dengan gerakan perlawanan, Hikari mendapatkan teman-teman sejati. Dia belajar tentang dunia gelap di balik kilauan neon dan teknologi canggih Neon City. Perjuangan melawan Megacorp menjadi tujuan baru Hikari, dan dia bertekad untuk mengungkap kebenaran dan melindungi kota ini yang kini sudah menjadi bagian dari dirinya.
Dalam beberapa minggu berikutnya, Hikari menjalani latihan intensif dengan anggota gerakan perlawanan di bawah bimbingan Kenji. Dia mengejutkan teman-temannya dengan kemampuan bertarungnya yang luar biasa, seolah-olah dia telah lahir dengan naluri samurai yang kuat.
Saat dia semakin dekat dengan anggota gerakan perlawanan, Hikari juga mulai menemukan sisi manusia yang lebih hangat dan perasaan yang lama terpendam. Dia menjadi dekat dengan Aiko, seorang ahli teknologi cerdas yang bertanggung jawab mengendalikan komunikasi dan intelijen gerakan. Aiko mengajarinya tentang teknologi futuristik, sementara Hikari memperkenalkan Aiko pada kehormatan dan keberanian samurai.
Namun, tetap saja, kenangan masa lalu Hikari tetap tertutup rapat. Meskipun dia telah mengembangkan ikatan kuat dengan teman-temannya, dia merasa ada dinding tak terlihat yang memisahkannya dari mereka. Kegelisahannya semakin dalam, dan dia ingin tahu apa yang disembunyikan oleh ingatannya yang hilang.
"Hikari, kamu tampak tertekan. Apa yang membuatmu khawatir?" tanya Kenji dengan lembut.
Hikari terdiam sejenak sebelum akhirnya mengungkapkan keraguannya tentang tidak adanya ingatan masa lalunya. "Aku merasa seperti ada bagian dari diriku yang hilang, Kenji. Aku ingin tahu siapa aku sebenarnya dan bagaimana aku berakhir di Neon City."
Kenji meletakkan tangannya di pundak Hikari, memberinya dukungan. "Kami akan mencari jawabannya bersama-sama. Tidak peduli apa pun yang kita hadapi, kita akan menghadapinya bersama sebagai tim."
Hikari tersenyum, merasa lega mendapatkan dukungan dari temannya. Dia tahu bahwa dia tidak sendirian dalam perjuangan ini.
__ADS_1
Pada suatu hari, ketika mereka sedang dalam misi rahasia untuk mengumpulkan bukti tentang kejahatan Megacorp, Hikari secara tidak sengaja menemukan seorang pria tua di dalam satu ruangan tersembunyi di markas Megacorp. Pria itu tampak tua dan lemah, tetapi matanya berkilauan dengan kebijaksanaan.
"Tuan, apa yang Anda lakukan di sini?" tanya Hikari dengan berhati-hati.
Pria itu tersenyum tipis. "Aku tahu tentangmu, Hikari Miyamoto. Kamu adalah Cyber Samurai yang legendaris yang dianggap hilang dari dunia ini. Namun, kamu tidak ingat siapa kamu sebenarnya, bukan?"
Hikari terkejut dengan ucapan pria itu. Dia mendekati pria tua itu dengan hati-hati. "Bagaimana Anda tahu tentang saya? Dan mengapa saya tidak ingat apa pun tentang masa lalu saya?"
Pria tua itu mengangkat sehelai kain yang menjuntai dari lehernya, menunjukkan medali berbentuk mata yang mengkilap. "Medali ini adalah tanda pengenal khusus untuk para Cyber Samurai terpilih. Kamu adalah satu-satunya yang tersisa dari ordo yang telah lama hilang ini."
Hikari meraba medali itu dengan jari-jarinya, mencoba memahami maknanya. "Tapi mengapa saya tidak ingat tentang masa lalu saya?"
Pria itu menyandarkan tubuhnya di dinding, menghela nafas berat. "Kemampuanmu sebagai Cyber Samurai datang dengan harga. Untuk melindungi dunia dari kekuatan yang gelap, kamu melakukan pengorbanan besar. Kekuatan Kode Nexus yang ada di dalam dirimu membawa konsekuensi. Ingatanmu tentang masa lalu yang heroik dihapus, dan kamu diwajibkan untuk hidup sebagai orang biasa, seolah-olah pernah menjadi seorang samurai adalah kenangan yang hilang."
Hikari memegang medali itu erat-erat. Kata-kata pria itu mengguncang keyakinannya tentang identitasnya. Namun, dalam hatinya, ada rasa kelegaan bahwa mungkin ada jawaban tentang siapa dia sebenarnya.
Ketika dia kembali ke markas gerakan perlawanan, dia berbagi penemuan ini dengan Kenji dan teman-temannya. Mereka semua merasa tercengang dan terpesona oleh keberadaan Hikari sebagai satu-satunya Cyber Samurai yang masih hidup.
"Dengan kekuatan Kode Nexus ini, apakah aku harus menerima takdirku sebagai samurai yang tidak akan pernah ingat tentang masa laluku yang sebenarnya?" tanya Hikari dengan ragu.
Kenji menyentuh bahu Hikari dengan lembut. "Itu adalah pilihanmu untuk membuat, Hikari. Kamu adalah pahlawan sejati yang akan terus melindungi Neon City dengan atau tanpa ingatan masa lalu. Kamu adalah kami, dan kami adalah kamu."
__ADS_1
Hikari tersenyum, merasa tekad yang tumbuh dalam hatinya. Dia mungkin tidak tahu siapa dia sebenarnya, tetapi dia tahu bahwa dia adalah Cyber Samurai, penjaga Neon City, dan teman-teman di sini adalah keluarganya. Perjalanan mengungkap identitasnya baru saja dimulai, dan dia siap menghadapi masa depan dengan kepala tegak.
(Episode 1 berakhir dengan Hikari menerima takdirnya sebagai Cyber Samurai dan menghadapi masa depannya dengan keyakinan dan tekad. Dia bersiap untuk memulai petualangan yang menantang untuk mengungkap kebenaran tentang dirinya dan melawan kejahatan Megacorp untuk melindungi Neon City yang dicintainya.)