New World (Esmeralda Elena)

New World (Esmeralda Elena)
2


__ADS_3

Tiba-tiba....


Brughhh....!!!


Bandit yang berdiri paling depan dan dekat di depan elena tiba-tiba terjatuh, yang tadinya bandit inilah yang akan menggeledah barang bawaan 3 org pria tadi yang sudah lemah.


Semua orang menatap horor gadis yang kini berdiri dengan pisau di tangannya, entah sejak kapan ia memegang pisau kecil itu, bahkan tidak ada yang menyadari kalau gadis itu gampang nya membunuh salah satu bandit disana tanpa perlawanan.


Para bandit Yang tersisa 4 orang, berdiri tidak bercaya dengan mulut terbuka lebar masih berusaha mencerna ini semua.


H,hhheiii gadis sialan, ternyata kau tidak sayang dengan nyawamu..-Ucap salah satu bandit yang mungkin dialah ketua bandit kelompok itu.


Kalian bertiga maju bunuh gadis itu -Ucapnya kembali.


3 orang yang diperintahkan tadi segera maju bersamaan.


Hiyyaaaa...rasakan ini gadis sialan..


______________________________________________


Elena yang melihat para bandit itu maju, ia hanya diam menunggu para bandit itu sampai mendekat, tanpa mengubah ekspresinya sekalipun.


Sedangkan 3 orang pria yang lemah tadi memandang kasihan elena, mereka tidak tahu harus berbuat apa sebab mereka sendiri terluka cukup parah.

__ADS_1


Elena yang melihat bandit itu makin mendekat, Ia segera melirik salah satu mayat yang didekatnya terdapat pedang panjang, segera ia mengambil, ia kembali melihat para bandit itu yang tinggal beberapa langkah darinya, Elena segera menunduk guna menghindar serangan pedang dari 3 bandit tadi, ia kemudian menunduk sambil melangkah kesamping para bandit ia, kemudian ia berlari ke belakang para bandit,


para bandit merasa heran dengan kecepatan gadis tadi.


Elena yang sudah sampai di belakang para bandit mengayungkan pedangnya


Zraakkkkk.!


3 kepala sekaligus bergelinding ke tanah, orang- orang di sekitar yang melihat itu sampai susah bernafas, bagaimana tidak hanya sekali kedipan 3 kepala terputus.


Beda ceritanya dengan elena yang masih berdiri diam, tanpa ada reaksi apapun seakan-akan yang ia lakukan barusan adalah bermain.


Elena kemudian membalikkan badannya menghadap ketua bandit tadi, Ia sudah malas untuk bermain-main, Tanpa menunggu lama ia kemudian mengangkat pedangnya ke dekat leher ketua bandit tadi.


Zrakkkkkk....!


Kembali satu kepala bergelinding di tanah.


Belum sempat ketua bandit tadi berbicara elena sudah lebih dahulu menebasnya.


Selesai -Ucap elena


Elena kembali menghadap ke3 pria yang terlihat shokk, bagaimna tidak mereka belum melihat gadis seberani elena, yang membunuh tanpa rasa takut.

__ADS_1


Dimana ini? - tanya elena


Hah?..-Ucap pria 1,2,3 Bersamaan


Bukan elena namanya kalau sampai ia mengulangi perkataannya..


Eh,ehh anu, itu... hu,hhhutan cygnus -Ucap pria 1


Kau bukan orang sini yah? -Ucap pria 2


Hmm..! - balas elena


Ahiya terimakasih telah menolong kami, kami benar-benar berterimakasih kalau tidak ada kau mungkin kita sudah tak bernyawa..


Hmm..!! -sekali lagi hanya itu jawaban elena


tiga orang pria tadi benar- benar bingung harus berbicara apalgi dengan gadis didepan mereka ini.


\*Canggung\*


Hmm, ituu hmm, siapa namamu?-ucap pria 3, setelah sekian lama ia akhirnya membuka mulutnya.


Elena diam, tidak menjawab pertanyaan pria tadi menurutnya itu tidak penting.

__ADS_1


*Hahahaaa - tawa pria 1dan 2


__ADS_2