
DI UDARA
.
.
.
.
.
.
.
Tengahari..ya..Hayato melarikan diri pada waktu itu..rasanya sudah beberapa jam telah berlalu..tetapi nasih baiklah Raja Erwe belum lagi balik ke Elf Kingdom kerana sepertinya ada sedikit masalah..ya..dari atas mereka iatu Kyrul Agneren,Hayato,Putri Minaya dan Putri Yumeko
Mereka boleh lihat masih lagi ada kereta kuda dari Elf Kingdom..dan masih lagi tidak kemana-mana..dan sosok Para Pemimpin Negara juga tidak terlihat keluar ataupun balik awal
Sebuah angin dari arah utara Xeli Kingdom menolak sedikit pakaian dan rambut mereka..serasa angin yang sangat lembut membelai mereka angin itu juga lembut
Sensai itu tidak asing lagilah pada Hayato..kerana pada permulaan..dia juga pernah merasakan angin yang seperti ini
tetapi tidaklah sebersih ini
Baju yang Hayato pakai tertolak kebelakang..dan begitu juga rambut panjang ketiga-tiga perempuan yang ada di sana..rambut mereka terbelai angin
Dan pada beberapa saat terakhir pembicaraan mereka terhenti sejenak kerana kenikmatan angin itu..Lalu Putri Minaya memandang Hayato sambil berkata
"Hayato sebenarnya aku mempunyai permintaan kepadamu..mahukah..kau mendengarkan ku?"
Lalu Hayato memandangi Putri Minaya lalu ia berkata
"Hah?..apa itu?"
Dan Putri Minaya menarik nafas dalam sedalamnya..ia cuba untuk mengatakannya..dan ia berhenti menarik nafas dan berkata dengan hati yang dalam
"Aku ingin meminta bantuanmu..aku dan Yumeko lari dari Istana..dan di dalam Istana masih lagi ada abangku iatu Triytan..kumohon tolong! selamatkan dia!!"
Lalu Putri Minaya membuat muka seseorang yang memang selayaknya memerlukan pertolongan seseorang...ia matanya berair dan ia terus menerus pandang ke arah Hayato
Dan Hayato menghela nafas lalu ia berkata
"Yolahh..aku tolong..tetapi masuk ke sana tanpa persediaan memamg kesilapan besar..jadi untuk ke sana aku perlu membuat rancangan dan perlu membeli beberapa senjata"
Lalu Putri Minaya berkata
"Terima kasih!..jadi sekarang mari kita kembali ke desa Rance dulu sebelum Putri Xeli perasan kalau kau dah lari dari Istana"
Hayato berkata
"Ya..kau benar juga oke..jom!"
Hayato melaju dengan sihir flynya dengan kecepatan 180 Km/jam..selalunya kelajuan rata-rata manusia berjalan itu 80 meter/perjam..dan jauh dari IbuKota dengan Desa Rance lebih kurang 50 kilometer atau bisa lebih..
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
KEADAAN XELI KINGDOM
.
.
.
.
.
Terlihat kalau Putri Xeli sedang gelisah kerana Hayato yang tadinya ia perintahkan sesuatu..tak kunjung kembali..
Perempuan itu berkerut dan benda itu boleh dilihat dari mukanya yang terpapar..Lalu Raja Hazrul Erwe berkata kepada Putri Xeli
"Hey..Xeli..kenapa denganmu?..apakah kau baik-baik sahaja?"
Putri Xeli pun sadar akan benda yang terjadi disekitarnya..terlihat semua pemimpin negara yang lain sedang memerhatikanya..kerana ia kunjung tidak bercakap dan malah mengeluarkan eksperesi yang tidak menentu
Lalu Putri Xeli membenarkan semula eksperesinya dan ia berkata kepada mereka semua
"Ya..aku baik-baik sahaja..aku hanya pernahsaran ke mana Runa..kenapa dia terlalu lama..hey..kalian apakah aku boleh pergi sebentar?"
"Ya..terserahmu"
Putri Xeli lalu bangun dari tempat duduknya dan ia pun terus berjalan keluar dari Ruangan itu..Putri Xeli berkata dalam hati
"[Kalau kau lari..kau memang cari mati denganku..Hayato]"
Putri Xeli mengerutkan mukanya...tiada lagi Putri yang baik..yah sememangnya ia bukannya orang yang baik..dan sekarang Putri Xeli juga sudah tidak tau nak menyiksa Hayato lagi atau menjaganya..jika ia dapat tangkap Hayato lagi..maka nasib Hayato sudah tidak dapat dipastikan lagi..kerana kemarahan Putri Xeli sudah mencapai hadnya..tak lebih tepatnya itu adalah kesabaranya sudah mencapai hadnya
Lalu setelah berpuluh langkah kakinya ia berjalan untuk mencari..Hayato..namun ia terhenti pada sebuah ruangan keranà di ruangan itu terdapat bau yang aneh..dan sedikit tidak asing bagi Putri Xeli
Putri Xeli berkata sambil membau lagi benda itu
"Bau..ini..jangan-jangan"
Putri Xeli bergegas masuk ke dalam ruangan itu..dan ia tanpa berkata banyak ia menorbrak Pintu itu dengan segala tenaga yang ia punya
Lalu terlihat 2 orang mayat yang tidak asing bagi Putri Xeli dan Putri Xeli masuk ke dalan ruangan itu..ya..lumayan cukup gelap kerana boleh dikatakan ruangan itu cukup tertutup
tetapi Putri Xeli masih lagi dapat oksigen
Muka Putri Xeli terlihat sedikit terkejut akan hal itu..lalu beberapa saat kemudian dia menutup matanya lalu ia membuka lagi
Lalu ia berkata kepada seseorang yang sudah berada di sana daripada tadi
"Apakah ini perbuatanmu?..Erica Jessica Hyumi?"
Lalu terdengae suara seorang perempuan yang bergelak tawa dengan lembut..ia ketawa ibarat sedang menertawakan sesuatu yang sangat lawak di dunia ini..ia bahkan tidak mampu berkata apapun..kerana terlalu lawak
__ADS_1
"Hahahahahah..kau tahu ya?..bagaimana?"
Lalu Putri Xeli berkata sambil memandang luka yang ada di perut Alex..jujur sahaja luka di perut Alex masih lagi berdarah..dan darahnya masih lagi keluar beruap-ruap..Meskipun begitu darahnya tidaklah keluar secara bercucuran seperti tadi
"Bagaimana kau kata?..luka yang disebabkan pisau tumpul berkarat itu mirip dengan luka yang ada di korban Kejadian 500 Lelaki kan?..jadi bukankah sudah jelas?..Hyumi?"
Lalu Jessica keluar dari kegelapan dan ia berkata kepada Putri Xeli
"Lama tidak bertemu..Putri Xeli..apa khabar anda sekarang?..ouh biar saya tebak..anda sekarang mencari seseorang bukan?"
Lalu Putri Xeli membuat muka kebingugan dan berkerut akan pertanyaan Jessica itu
dan ia kemudian berkata
"Apa maksudmu?.."
Lalu Jessica berkata lagi sambil tersenyum dengan penuh darah di mukanya..tetapi tidak sampai menutup seluruh mukanya
"Oh..pura-pura tidak tahu ya?..dengar ni..Putri Xeli..tak!...Xeli..sebelum masuk ke Istana aku sudah mempersiapkan semuanya..mula dari informasi baru sampailah ke informasi lama..
jadi inormasi baru yang aku dapatkan adalah seorang lelaki yang bernama Runa Niya menepati Ketua dari 9 Komander Xeli Kingdom..tak lebih tepatnya apa perlu aku panggil Runa Niya itu Monster!!.."
Putri Xeli tertunduk dan terdiam akan pernyataan Jessica itu..ia merasa sudah benar-benar kalah..mukanya tambah berkerut nafasnya mulai tidak menentu..perlahan-lahan air peluhnya bercucuran kebawah..dan membuat karpet yang ada di bawah sedikit basah meskipun tidak banyak..Lalu Jessica berkata lagi
"Anda sudah medapatkan monster sialan itu..tetapi anda malah menjadikan ia Komander bukannya sebagai tawanan..curang sekali ya..Xeli..tetapi jangan risau aku tidak akan memberitahu orang lain..kerana kita itu kawan masa kecil kan?.."
Kerana Jessica tidak dapat melihat muka Putri Xeli yang sedang dalam kondisi menunduk..lalu Jessica juga menundukkan mukanya sehingga ia dapat melihat muka Putri Xeli..lalu Jessica berkata kalau mereka adalah kawan masa kecil sambil tersenyum tunduk ke arah Putri Xeli
Lalu Jessica mengangkat kepalanya lagi..lalu ia berkata kepada Putri Xeli lalu pergi berjalan keluar dari ruangan itu dengan santai
"Oh..Xeli ini memang kurang ajar..tetapi nanti boleh kau bersihkan mayat mereka..aku sekarang ingin ke tandas ingin membasuh kesan darah mereka..memangdangkan tiada maid mahupun prajurit yang lalu disekitar Istana pada hari ini jadi aku bebas...dan satu lagi Xeli..jangan lupa kembali ke Pertemuanmu..kalau tak bisa-bisa kau kalah dalam Pertemuan itu"
Lalu Jessica pun pergi meninggalkan Putri Xeli yang ada di dalam ruangan yang di dalamnya ada 2 orang mayat yang masih berpelukan..Lalu Putri Xeli berkata
"Jessica !!!"
Ia sedikit menjerit..namun tidaklah kuat sangat..tetapi terlihat kalau Jessica sedikit perasaan dengan teriakan itu..namun ia mengabaikannya dan terus berjalan menuju ke kamar mandi..
Beberapa minit berlalu..dan terlihat kalau ruangan itu sudah bersih langsung tiada bercap darah atau pun mayat seperti tadi..sekarang Putri Xeli..dia pun pergi dari sana
Sepanjang ia berjalan ia berkata dalam hati
"[Untuk kematian mereka?..apa perlu kuberitahu semua orang?..tak..mungkin tidak perlu..yang aku perlu buat sekarang adalah terus berada dalam Pertemuan itu selepas itu..baru aku memikirkan cara untuk menyelesaikannya]"
.
.
.
.
.
.
.
TO BE COUNTUNIE
__ADS_1