
Mana Nanda,,,,ucap seorang wanita dan pria berumur setengah abad lanjut dan di susul dua orang di belakangnya.
Mamah,,,papah,,,,kaget ita begitu pun leni dan rio yang ada di situ juga.
sayang,,,ucap mamah melinda yaa orang tersebut adalah mamah Melinda dan sang suami dan kedua putri kembarnya, Viona dan Vioni
Mamah kok bisa tauk,,,ucap ita
sudahlah sayang,,sekarang gimana keadaan Nanda,,,ucap mamah melinda sambil memeluk ita
mas nanda ada di ruangan ICU mah,,,ucap ita 'pelan
yang sabar ya taa,,,ucap mamah melinda yang dari tadi menahan untuk tidak menangis akhirnya nangis juga,,
kenapa jadi bisa begini, coba cerita sama mamah,,,
kejadiannya karna ita diculik dan ,,,,dan seterusnya dari awal sampe akhir, jelas ita
apa,,jadi ini salah sandi,,,kaget mamah Melinda
kurang ajar kamu san, lo itu bikin masalah aja bisanya,,,geram papah Surya
sudah lah pah,,,ucap mamah Melinda menenangkan sang suami.
Astaufirullah,,,apaaa,,jadi ini sebuah kesalah pahaman,,dan Tio ingin membalas dendam tapi salah alamat,,,kaget Tio yang baru saja sampai
iyaaa,,,ucap papah surya 'marah' karna saudara kembarnya sendiri membunuh keluarga Tio, dan yang tersisa hanya cuma Tio seorang, dan papah Surya tidak tauk tentang pembunuhan tersebut.
Pahhh,,,panggil mamah melinda
iya mah,,,
sandi gimana,,dia kan pergi ke luar negri dan kita tidak tauk tentang keberadaannya,,,
mamah tenang aja, semua akan papah bereskan,,,ucap papah surya 'geram' kenapa saudara kembarnya menjadi pembunuh.
iya pah,,,
om,,tante,,,panggil tio
yaaa,,ada apa,,,ucap mamah melinda
maaf tante, om,,,aku udah bikin nanda jadi kayak gini,,aku akan mempertanggung jawabkan perbuatanku tante,,om,,,ucap tio sambil menunduk penuh penyesalan.
sini nak,,,suruh mamah melinda
ya ada apa tante,,,tanya tio
udah gak papa, ini semua kesalah pahaman, dan juga tante minta maaf atas perbuatan sandi ya,,tante juga gak nyangka dia membunuh keluarga kamu,,,ucap mamah melinda sambil memeluk tio
huhhhh,,,baiklah tante, aku akan memaafkan perbuatan om sandi, tapi sepertinya sulit, karna aku kehilangan orang yang aku sayangngi, tapi tenang aja tante, aku akan berusaha memaafkan nya,,,,ucap tio
makasih ya nak,,,
iya tante,,,
__ADS_1
Skip, nanda sudah di pindahkan di ruangan VIP,
Nak kamu istirahat saja sana, biar papah sama mamah yang nemenin nanda, dan juga kasian anak mu, dari tadi kamu gak istirahat,,,ucap mamah Melinda
Tapi mah,,
gak ada tapi tapi an,,kamu harus istirahat, kamu juga kan lagi sakit punggungnya,,,ucap mamah Melinda
baiklah mah, aku istirahat,,tapi nanti kalo mas nanda bangun kasih tauk ya mah,,,ucap Ita
iya,,dah sana iatirahat,,ohya kamu udah makan apa belum,,,
udah tadi mah,,,
Bener kata mamah, kamu iatirahat aja biar papah sama mamah yang jagain Nanda,,,ucap papah surya.
baiklah pa, aku pamit assalamualaikum,,,
iya, waalaikumsallam,,,
Sudah empat hari Nanda di rawat, dan sekarang Nanda sudah di perbolehkan pulang.
dekk,,,panggil Nanda
ya mass,,,jawab Ita sambil mengemasi barang barang mereka.
kamu mau lanjut kuliah apa berhenti kuliah,,,tanya Nanda
aku mau lanjut aja mas nanti kalo udah lima bulan apa enam bulan, aku baru berhenti,,karna nanggung mas sebab aku sebentar lagi wisuda mass,,,jawab ita
iya mass,,yaudah yuk,,kak rio udah di pakiran, nunggu kita,,,
Di perjalanan,,,
Haduhh kalian ini bisa gak sih, gak romantisan melulu,,gue kan iri,,,kesal rio
yaaa seterah kitalah yo, ya gak dek,,,
he'em,,
terserah lah,,,
tak berselang lama,,,
Berhentiiii,,,,triak ita
cittttttt
aduhh itaaa,,jangan kayak gitu,,nanti bisa bisa kita semua kecelakaan,,gue kan belum ngerasain surga dunia taa,,,kesal Rio
hehehee ya maaf,,,
sudah lah,,ada apa kok tadi di suruh berhenti mendadak,,,tanya Nanda
mass aku pengen itu,,,ucap ita sambil menunjuk penjual es cincau
__ADS_1
tap dek,,itu gak baik, gak higenis,,,ucap Nanda
tapi kan dedek yang minta, bukan aku,,turutin ya ya,,,ucap Ita sambil menarik lengan baju Nanda
baiklah,,yo beliin sana,,,suruh Nanda
jangan kak Rio yang beli,,nanti gak higenis lagi,,,
lah kok gak higeniss,,emangnya gue apain sampe gak higenis,,,
karna muk,,,
sudah lah,,cepet yo beliin sana,,,ucap Nanda memotong ucapan Ita
hemm.
Selang beberapa menit, Rio kembali dengan membawa es cincau yang di inginkan ita
nihh,,,
makasih,,,,ucap ita sambil menerima es cincau yang di inginkan,,
emmm enak,,mas mau,,,tawar ita
enggak lah,,kamu aja,,,
yasudah,,,
sembilan bulan kemudian
minggu pagi di akhir pekan, dan seperti biasa, ita bangun pagi pagi krmudian melakukan rutinitas yang sekarang sudah akrab dengannya.
Tepat jam 05:30 Nanda dan Ita sudah berdiri di depan pintu utama rumah mereka, siap berjalan jalan di sekitaran pekarangan rumah. setelah Nanda memastikan sweater yang dikenakan tertutup rapat, menutupi bagian atas tubuh Ita kecuai kepala, Nanda lalu meraih tangan Ita dan mengajaknya keluar rumah. Seketika dinginnya udara pagi hari langsung memasuki pori pari kulit mereka.
Dingin,,,tanya Nanda. Ita menggeleng dan berjalan pelan menuju rerumputan dihalaman rumah mereka.Berjalan tanpa alas kaki dan membiarkan embun pagi membasahi kakinya.
Angin sejuk pagi hari berhembus pelan,dress rumahan yang dikenakan Ita ikut berayun mengikuti larinya sang angin.
Dingin engak?,,tanya Nanda yang mulai khawatir.Ita menggeleng, ia masih saja sibuk menatapkakinya yang semakin basar ketika dirinya memainkan kakinya diatas rumput basah tersebut.
Sayang udah ah,itu dingin. Nanti kamu sakit , mending jalan aja ayo ke taman,,,gusar Nanda yang melihat ita yang seperti tidak mau meninggalkan area rerumputan itu.
Ita terkekeh mendengar nada gusar Nanda. Namun dia tetap menuruti perintah Nanda dan berjalan sembari di gandeng Nanda menyusuri jalanan komplek yang mulai ramai orang. Maklum hari minggu.
kamu mau sarapan dulu apa olahraga dulu,,,tanya Nanda yang setia menggandeng tangan Ita, semantara ita berjalan pelan sambil menatap kaki kakinya yang melangkah kecil.
dekk,,,panggil Nanda sekali lagi. ita mendongak dan menatap Nanda dengan tatapan polosnya.
Apa,,,tanya ita 'polos'
kamu mau sarapan dulu apa olahraga dulu dekkk,,,gemas Nanda sambil mencubit pipi Ita yang sekarang makin tembeb.
Olahraga massssss,, kamu gak liat kalo aku lagi sibuk hemm,,,jawab ita dan Nanda menyernyit bingung.
Sibuk apa? kamu kan dari tadi cuma jalan doang, dekk,,,bingung Nanda
__ADS_1
Aku itu lagi sibuk ngitungin langkah kaki aku,,,kira kira berapa langkah ya kalo jalan dari rumah ke taman? aku lupa lagi tadi udah sampe berapa,,,ucap ita, Nanda melongo mendengarnya