
"jangan bohong kamu!!!, minggu depan kamu akan menikah dengan sherly, dan pindah ke sekolah yang sama dengan sherly" ucap pak ali dengan penuh penekanan
Rasya hanya bisa mengangguk pasrah, karena dia tau bahwa itu semua akibat dari kebandelannya.
sedangkan pak irawan yang mendengar nya hanya melongo, karena dia merencanakan dua minggu lagi, dan pak ali minggu depan. dia berpikir apa tidak terlalu cepat?
"maaf pak, apa minggu depan tidak terlalu cepat?" tanya pak irawan karena merasa terlalu cepat.
"tidak pak, lebih cepat lebih baik." kali ini bu bella yang membuka suara
pak irawan dan pak ali pun mengangguk setuju. sedangkan rasya hanya menunduk kan kepala dan melihat lantai dengan pandangan kosong.
setelah mendapat jawaban pak irawan pun pamit untuk pulang.
saat pak irawan sampai di rumah.....
"bagaimana pa, apa sherly akan di nikahkan 2 minggu lagi?" tanya velly kakak pertama sherly dan diangguki oleh carolina kaka kedua sherly dan bu dewi.
"tidak, sherly akan menikah minggu depan. itu sudah keputusan papa dan kedua orang tua rasya" jawab pak irawan
sherly yang mendengar dari balik pintu dan mendengar itu pun langsung berlari menuju kamar nya dan menangis, sedangkan mama dan ke dua kakak sherly hanya diam mencerna kata kata papa sherly.
__ADS_1
"baiklah, mama akan membantu sherly untuk membeli kebaya yang di pakai saat acara akad minggu depan" kata bu dewi.
sedangkan yg lain hanya mengangguk setuju.
keesokan harinya.....
"selamat pagi ma, pa, kak" salam sherly ketika di meja makan
tetapi tidak ada satu pun anggota keluarga sherly yg menjawab, mereka hanya melihat sherly sekilas lalu melanjutkan acara makan mereka masing masing.
sherly yg melihat hanya diam tidak ingin berkata sepatah kata pun.
suasana pun menjadi hening
"tapi pa, sherly dan rasya tidak berbuat apa apa pa, ini semua kesalahpahaman yang harus diluruskan pa" ucap sherly dengan bibir bergetar
"SUDAH TIDAK ADA YG PERLU DICARI TAU!!!!!SEMUA SUDAH JELAS!!!!! INI SUDAH TERSEBAR LUAS DI KOMPLEK KITA!!! TIDAK ADA BANTAHAN!!!!!" ucap pak irawan dengan amarah sudah diatas puncak
sherly yang mendengar nya hanya bisa diam dan tidak berkata kata apapun, sedangkan semua keluarga sherly sama dengan sherly.
"sudahlah papa berangkat kerja dulu" ucap pak irawan yg diikuti oleh sherly dari belakang
__ADS_1
saat di mobil kecanggungan pun terjadi
sherly maupun pak irawan tidak ada satu pun yg membuka suara
sherly sedikit terisak di mobil tapi tanpa suara sehingga pak irawan tidak memdengarnya
sesampainya di sekolah mata sherly sudah sembab, dia pun berpamitan kepada papa nya dan masuk ke dalam sekolah
sesampainya di kelas sherly langsung duduk di bangku sebelah madeline. dia dan madeline adalah sahabat hampir semua rahasia sherly madeline ketahui dan begitupun kebalikannya hampir semua rahasia madeline sherly ketahui
"kenapa lo sher? mata lo kenapa sembab gitu? pasti habis nangis ya?" tanya madeline kepada sherly
"iya nih made, ada masalah" ucap sherly dengan wajah sedih
"emang ada masalah apaan?" tanya madeline kepada sherly
sherly pun menceritakan semua yg terjadi kepadanya, madeline yg mendengar nya hanya bisa melongo sambil membuka mulut.
setelah madeline sadar dia pun langsung bertiriak
"APA!!!!" teriak madeline
__ADS_1
semua anak yg ada di kelas pun langsung menoleh ke arah mereka.