Nine Sun God King

Nine Sun God King
31. Kolam Singa Surgawi


__ADS_3

Setelah pintu ditutup, Dekan Zhang kemudian berkata sambil tersenyum, "Qin Yun, kamu memiliki kendali yang bagus atas Qi batin mu!"


Dekan Zhang berpakaian abu-abu tampak seperti pria tua kecil. Namun, dia sangat kuat. Trik kecil Qin Yun saat memutar lotere tidak bisa disembunyikan dari matanya yang berpengalaman dan berpengetahuan luas.


"Dekan, aku tidak melanggar aturan, kan?" Qin Yun menjulurkan lidahnya karena dia khawatir roh bela diri keduanya akan diketahui.


"Tidak juga! Bahkan jika melanggar aturan, aku masih akan memberimu Tekhnik Angin Pembantaian." Dekan Zhang tertawa. "Kamu memang jenius yang langka. Kamu jauh lebih baik daripada Putra Mahkota baru itu! Aku baru saja akan turun tangan untuk menghentikan Wei Xuankun tetapi aku tidak menyangka kamu akan tiba-tiba menerobos ke tahap kelima. Itu benar-benar mengejutkan!"


Qin Yun berkata dengan tulus, "Terima kasih atas kebaikanmu Dekan Zhang!"


Dekan Zhang berhenti di berjalan, kemudian berbalik dan bertanya dengan ekspresi serius, "Berapa banyak yang kamu ketahui tentang masalah ayahmu?"


Qin Yun segera mengerutkan kening. "Apakah Ayah benar-benar lumpuh?"


Ekspresi Dekan Zhang dipenuhi dengan kejutan ketika dia bertanya, "Siapa yang memberitahumu?"


"Qin Deren!" Qin Yun memberi tahu Dekan Zhang bagaimana ia bertarung dengan Qin Deren.


Mendengar ini, Dekan Zhang menegurnya dengan kasar, "Duke Qin selalu ingin merebut Tahta, dan itulah sebabnya ia ditempatkan begitu jauh. kamu benar-benar percaya kebohongan putranya? Setelah bertahun-tahun, apakah kamu masih belum dewasa?"


Qin Yun tidak tahu dari mana Dekan Zhang ini berasal. Seolah-olah dia agak curiga tentangnya.


Qin Yun mengangguk dan berkata dengan suara rendah, "Aku terlalu ceroboh. Aku pasti akan lebih berhati-hati di masa depan!"


Dekan Zhang mengambil nafas panjang dan kemudian terus berjalan ke depan. "Beberapa tahun yang lalu, Ayah Kekaisaranmu melakukan kesalahan ketika dia mencoba menerobos ke Alam Dao Tubuh Bela Diri kemudian kultivasinya mengamuk. Dia sekarang tidak lagi berada di Istana Kekaisaran, dia bersembunyi untuk menyembuhkan luka-lukanya. Tapi di Istana Kekaisaran Qin, banyak penatua berpikir bahwa dia sudah selesai, terutama Permaisuri dan yang lainnya yang ingin naik Tahta. "


Qin Yun sebelumnya terus menyalahkan ayahnya. Tapi sekarang dia tahu ayahnya tidak dapat melindunginya karena Ayahnya telah menghadapi kesulitan yang lebih besar. Ini membuat emosinya sangat rumit.


"Jangan terlalu memikirkannya. Fokus saja pada kultivasimu. Ada banyak orang dari Permaisuri di Akademi Hua Ling Wu tapi kamu tidak perlu takut pada mereka karena aku ada di sini."


Tiba ujung jalan kemudian Dekan Zhang membuka pintu yang diukir singa emas. "Kamu bisa masuk. Kolam Singa Surgawi ada di dalam. Ingat, berendamlah di dalam kolam. Jika kamu tidak tahan segera keluar. Jangan coba-coba berani memaksakan dirimu!"


Ruangan dari Kolam Singa Surgawi itu sebenarnya terbuat dari batu yang sangat sederhana dan kasar, seolah-olah itu di dalam gua. Itu sangat berbanding terbalik dengan dekorasi mewah di luar.


Ruangannya tidak besar dan dindingnya dipenuhi dengan nyala api terang.

__ADS_1


Di tengah ruangan ada kolam selebar dua meter. Air di dalamnya merah seperti darah dan menggelegak, seolah mendidih!


"Aku akan menunggumu di luar!" Dekan Zhang menepuk pundak Qin Yun. "Ingat, jika kamu tidak bisa menahannya segera keluar dengan cepat."


Qin Yun mengangguk dan berjalan dengan gugup dan bersemangat.


Setelah pintu ditutup, dia dengan cepat melepas semua pakaiannya dan melangkah ke Kolam Singa Surgawi yang misterius!


Saat dia memasuki kolam, dia merasa seperti tersiram air mendidih hingga mengeluarkan erangan rendah. Ketika dia mengedarkan Qi batinnya ke seluruh tubuhnya, dia merasa tidak ada yang tersisa!


"Bagaimana Kolam Singa Surgawi terbentuk?" Qin Yun menyentuh air berwarna merah di kolam tapi dia tidak bisa mengetahuinya.


Tiba-tiba, dia merasakan gelombang energi panas dengan cepat memasuki tubuhnya dan meresap ke dalam daging dan tulangnya. Itu sangat tak terbayangkan!


"Guru telah memberi tahuku sebelumnya bahwa aku harus mencoba membuka semua meridian dalam tubuhku saat berendam di Kolam Singa Surgawi!" Dia segera menutup matanya dan mengendurkan seluruh tubuhnya, membiarkan energi panas mengalir keseluruh tubuhnya.


Ada banyak meridian di tubuh manusia yang setara dengan saluran untuk aliran Qi dalam. Namun, banyak dari meridian tersumbat oleh berbagai faktor.


Biasanya, akan sulit untuk mendeteksi penyumbatan itu dan tidak akan bisa merasakan efek apa pun. Namun, jika dia ingin Qi batinnya bersirkulasi dengan kecepatan penuh di seluruh tubuhnya maka dia harus membuka semua meridiannya.


Pada tahap akhir dari ranah Tubuh Bela Diri, hal yang paling penting adalah mengkultivasi tubuh.


Hanya dengan tubuh padat yang cukup kuat dia bisa menyerap kekuatan Dao besar dan melangkah ke Alam Martial Dao!


Dengan demikian, pada tahap akhir kultivasi Tubuh Bela Diri, seseorang akan secara bertahap merasa bahwa karena meridian mereka diblokir, akan sulit untuk menjadi Tubuh Bela Diri yang sempurna. Pada saat itu, jika dia mencoba membuka paksa meridiannya maka meridiannya akan terluka karena sudah terlambat untuk melakukan hal itu.


"Tidak sakit dan rasanya sangat nyaman!" Qin Yun merasa seolah-olah dia berendam dalam air panas yang tepat untuknya. Tidak ada rasa sakit seperti di legenda.


Arus hangat masuk kedalam tubuhnya dan dengan cepat menyebar, mengalir melalui setiap bagian tubuhnya. Stimulasi hangat semacam ini membuatnya merasa bahwa itu adalah kenikmatan paling nyaman dalam hidupnya!


"Jika ini berlangsung lama, aku pasti akan bisa membuka semua meridianku!" Dia dapat dengan jelas merasakan darah dan dagingnya telah dipelihara dan dimurnikan, terutama di bidang energi darah.


Dia juga membutuhkan kemampuan fisik yang tinggi untuk menjadi inskripsionis.


Dia telah belajar dari banyak buku bahwa ketika dia mengukir rune, dia perlu memiliki energi darah, kekuatan mental dan energi internal yang banyak untuk menggabungkan mereka bersama membentuk Jiwa Darahnya. Kemudian, dia akan memadatkannya ke pisau pahatan untuk menuliskan rune prasasti.

__ADS_1


Jika seseorang membuat prasasti dengan atribut atau elemen, mereka perlu mengintegrasikan kekuatan Roh Bela Diri dan itu sangat rumit.


"Dengan kecepatan sirkulasi ku saat ini, aku harus bisa mengembun kekuatan batin. Begitu aku keluar, aku akan mulai belajar tentang rune." Qin Yun membuat rencananya.


Meskipun dia memiliki Gelang Sembilan Roh Ilahi, dia masih kekurangan sumber daya. Selain itu, dia memiliki dua Martial Spirit (roh bela diri) dan perlu menaikkan dua Yuan Batin. Dia harus mendapatkan lebih banyak dengan dirinya sendiri.


… ….


Dekan Zhang menunggu di luar pintu batu sepanjang hari tapi Qin Yun tidak keluar. Ini membuatnya gelisah.


Karena menurut prediksinya, Qin Yun seharusnya hampir keluar.


Dia hanya bisa terus menunggu karena tidak memercayai orang lain untuk mengawasi.


Dalam sekejap mata, beberapa hari telah berlalu....


"Sudah tujuh hari!" Di luar pintu, Dekan Zhang menghela nafas dengan wajah penuh kejutan. "Orang lain hanya bisa tinggal di Kolam Singa Surgawi selama dua atau tiga hari paling banyak tetapi Qin Yun belum keluar selama tujuh hari. Sungguh bocah yang menakutkan!"


Dia sering melepaskan kekuatan mentalnya untuk memeriksa kekuatan hidup Qin Yun. Jika bukan karena tahu Qin Yun masih hidup dan sehat, dia akan menerobos masuk sejak lama.


"Dekan, Guru Yang Shiyue kesini lagi!" Seorang tetua berpakaian hitam berjalan masuk dan berkata, "Dia sangat cemas dan berkata bahwa dia ingin menemuimu!"


Mata Dekan Zhang berbinar. "Biarkan dia masuk!"


"Ya tuan!" Setelah tetua berpakaian hitam itu pergi, dia dengan cepat membawa Yang Shiyue masuk kemudia dia pergi.


"Dekan, apakah Qin Yun masih di dalam?" Tujuh hari terakhir ini dia sangat khawatir.


Dekan Zhang mengangguk dan berkata, "Guru Yang, Qin Yun baik-baik saja. Vitalitasnya kuat jadi kamu tidak perlu khawatir tentang dia. Senang sekali kamu di sini sekarang. Tolong bantu aku untuk menunggu dia di sini karena aku memiliki beberapa hal untuk diurus! "


"Baik!" Yang Shiyue menggunakan kekuatan mentalnya untuk menyelidiki dan memang dia merasakan kekuatan hidup Qin Yun yang kuat. Segera, dia menghela nafas lega.


Dekan Zhang merasa nyaman dengan kehadiran Yang Shiyue, jadi dia pergi dengan tenang untuk menyibukkan diri dengan urusannya sendiri.


...~Jangan lupa Like & komennya~...

__ADS_1


__ADS_2