Nonaku, Istriku

Nonaku, Istriku
Bab 17 Silakan Kevin!


__ADS_3

Perasaan Nita campur aduk.


Kemarahan, keraguan, ketidakrelaan, ketakutan, semua emosi ini membanjiri hatinya.


Pada saat ini, Nita akhirnya mengerti kenapa Cheryll bisa mengucapkan kalimat itu dengan sangat percaya diri:


"Hanya wanita yang nggak kompeten yang mengandalkan pria untuk naik ke atas, dan gue nggak membutuhkannya."


Kata-kata Cheryll ini meledak di kepala Nita.


"Bagaimana mungkin Kevin yang nggak berguna itu kenal Cheryll!" Raut wajah Nita berubah menjadi sangat menakutkan!


Niko yang ada di samping juga mengepalkan tangannya dengan erat.


Dia memikirkan apa yang dia katakan kepada Cheryll, sampai-sampai Niko ingin menampar dirinya sendiri dua kali!


"Tolong semuanya diam."


 Pada saat ini, pembawa acara di atas panggung berbicara.


Semuanya langsung terdiam.


Cheryll berdiri di atas panggung seperti angsa putih yang anggun.


Ke mana pun dia melihat pasti akan membuat orang kagum.


Tatapan matanya 30% terlihat arogan, 30% dingin, dan 40% mendominasi.


Semua orang menunggu Cheryll untuk berbicara.


“Saya kali ini datang ke Kota Bandung untuk mewakili Keluarga Brawijaya berinvestasi, dan juga untuk mewakili saya secara pribadi.” Akhirnya, Cheryll berbicara.


"Saya sudah berada di Kota Bandung selama beberapa hari, dan saya sudah bertemu banyak orang."


"Salah satunya ada orang yang luar biasa."


"Dan orang yang menjijikkan."


Ketika dia mengatakan ini, mata Cheryll jatuh pada Nita!


Wajah Nita langsung memucat! Dia langsung merasa panik.


“Gawat!” Niko memperhatikan tatapan mata Cheryll, dia menatap Nita, dan menyesalinya!

__ADS_1


Cheryll melirik kerumunan dan melanjutkan: "Selanjutnya, saya ingin memperkenalkan seorang pria muda yang merupakan orang terbaik yang pernah saya temui di Kota Bandung."


Setelah mendengar kalimat ini, Niko tanpa sadar menghela nafas lega.


Orang terbaik? Itu jelas bukan Kevin.


Karena menurut Niko, Kevin tidak mungkin yang terbaik!


Niko langsung memikirkan beberapa nama orang.


Hanya ada segelintir generasi muda di Kota Bandung yang unggul.


Dan Niko hampir mengenal semua orang ini.


Sesudah memikirkannya, Niko memikirkan beberapa kandidat: itu antara dia sendiri atau Eric.


“Jika bukan karena Nita, ****** ini, orang itu pastilah gue!” Niko berkata sambil menggertakkan gigi.


“Tapi nggak apa-apa, selama gue punya hubungan yang baik dengan Eric, masih ada harapan untuk Keluarga Wijaya.” Kata Niko dalam hati.


 Tempat itu terasa sunyi, semua orang merasa tegang.


Mereka semua ingin tahu siapa pemuda disukai oleh Keluarga Brawijaya itu!


“Selanjutnya, tolong beri tepuk tangan, silakan Kevin, Tuan Setiawan!” Cheryll berkata dengan perlahan.


Ketika dia selesai mengatakannya, semua orang langsung bertepuk tangan!


Kemudian, terlihat Kevin yang berjalan di bawah sinar cahaya!


Dia mengenakan jas hitam dan tersenyum malu, dia terlihat tampan!


Kevin tidak pernah berpartisipasi dalam acara seperti itu, dia yang selalu tinggal di tingkat bawah tidak pernah mendapatkan perhatian seperti itu!


Oleh karena itu, dalam menghadapi situasi seperti itu, dia merasa sangat gugup.


Tapi ketika Kevin melihat tatapan mata Cheryll, dia langsung merasa percaya diri.


Tatapan Cheryll yang mendukungnya membuat Kevin percaya diri!


Dia berjalan ke depan Cheryll dengan cepat.


Penonton terdiam sejenak.

__ADS_1


Lalu segera terdengar suara hiruk pikuk orang-orang!


"Kevin? Kenapa aku belum pernah mendengar nama itu?"


"Siapa dia? Apakah Kota Bandung ada orang yang bermarga Setiawan?"


"Jangankan Kota Bandung, di Jawa Barat sepertinya juga tidak ada!"


Wajah Niko sangat pucat! Dia mengatupkan bibirnya dan berbisik, "Bagaimana mungkin! Bagaimana mungkin!"


“Kenapa sampah ini!” Nita mengepalkan tinjunya, wajahnya terlihat emosi!


Seseorang yang dulu dia benci kini sudah berubah menjadi tamu Keluarga Brawijaya!


Ini tidak diragukan lagi merupakan pukulan besar bagi Nita!


Pada saat ini, pemandangan yang mengejutkan terjadi.


Cheryll berjalan di depan Kevin dan menepuk kepala Kevin sambil berjinjit.


“Idiot, pakaian lo nggak rapi, benar-benar membuat orang khawatir,” kata Cheryll main-main.


Sesudah selesai berbicara, dia masih merapikan baju Kevin di depan semua orang.


Sikapnya itu berbeda dengan sikapnya yang biasanya terlihat dingin!


Semua orang langsung menghela napas!


Dari mana asal usul Kevin ini! Bagaimana mungkin putri dari Keluarga Brawijaya menurunkan tubuhnya dan merapikan pakaiannya?


"Gawat, gawat" Niko tidak bisa menahannya lagi, dan langsung jatuh ke tanah.


Kevin di atas panggung juga merasa sedikit malu.


Dia berbisik: "Di depan umum, bukankah ini tidak terlalu bagus?"


“Ada apa?” Cheryll memutar matanya.


"Percaya diri, jangan khawatir, selama gue ada di sini, nggak ada yang bakal meremehkan lo, dan nggak ada yang berani meremehkanmu," kata Cheryll dengan pelan.


Meskipun suaranya kecil, tapi terdengar oleh semua orang!


Kevin menarik napas dalam-dalam dan mengangguk penuh semangat: "Oke, gue tahu!"

__ADS_1


__ADS_2