
STEVEN POV
Bel istirahat berbunyi kami bertiga pun meminta tolong kepada teman untuk membeli makanan yang ada di kantin ya kalian pasti tahu kalau ke tiga cowok tampan ada di kantin pasti kantin langsung riuh suara jeritan dan teriakan histeris cewek" Bel istirahat pertama telah usai sekarang pembelajaran ke dua "woy stev no 2 apa jawabanya" tanyak si Angga pada Steven "B" ucap setiven dengan cepat.
Tak terasa pembelajaran ke dua telah usai sekarang waktunya istirahat "ke kantin kgk ni?" Tanyak si Alex "ogah males dengerin cewek cewek kgk jelas" balas si Steven "ya padahal gw mo ketemu ma si bebeb Bella" ucap Angga dengan sedih "ya elah lu ngga ngga udah di tolak Masi ajah" timpal Alex Steven hanya menyimak "woy lu sini gw titip makanan" tunjuk Angga pada salah satu teman "iya kenapa?" Balas sang teman "Steven Alex lu mau nitip apa?" Tanyak Angga "gw bakso" jawab Steven "gw samain aja" balas Alex "gw nitip bakso 3" ucap Alex "ok" makanan pun datang kamu bertiga makan dengan santai setelah sudah kami juga menitipkan mangkok dan memberi uang , bel istirahat berbunyi istirahat ke dua telah usai sekarang waktunya pembelajaran ke tiga
bel pulang berbunyi kami bertiga keluar kelas dan langsung di sambut dengan teriakan dan ingar bingar dari cewek cewek , kami bertiga tidak pernah menggubris "eh kalian pulang sekolah ada acara enggak?"tanyak Angga "enggak kenapa?" Jawab Steven dan Alex bersama "kafe yuk" tambah Alex "ayo" jawab Steven dan Alex kami pun sampai di kafe.
Seperti biasa di mana ada Steven Alex dan Angga di situlah semua nampak gaduh kecuali tiga cewek di belakang "lho itukan cewek sialan yang tadi pagi nubruk gw" ucap Steven dalam hati "woy stev lu ngelamunin apaan?" Tanyak Alex memecah kan lamunan Steven "kgk ada" jawab Steven singkat dan padat kami bertiga mencari tempat duduk tanpa menghiraukan teriakan dan ingar bingar dari cewek cewek Yang ada di sana setelah menemukan tempat duduk kami bertiga duduk dan mengobrol santai tidak jauh dari sana satu cewek Melihat ke arah kami terutama aku "tu cewek ngapain si liat" ucapku dalam hati setelah cukup lama mengobrol akhirnya kami bertiga memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing.
__ADS_1
BELLA POV
Saat keluar kelas ingar bingar suara cowok cowok pada kami bertiga "Jadi ke kafe kan?" Tanya loli "jadi" ucapku sampai di kafe kami duduk dan berbincang bincang tak lama kemudian ada tiga cowok masuk dan langsung membuat pengunjung gaduh aku memandang mereka dan menemukan 1 cowok yang tidak sengaja aku tubruk tadi pagi , kami bertiga masa bodoh dengan yang lain dan melanjutkan pembicaraan kami aku melihat ke tiga cowok tadi tapi untunglah yang sadar cuman yang tadi pagi aku tubruk kalau yang sadar si Angga bisa mati aku , setelah aku melihat mereka aku mengalihkan pandanganku ke arah berlawanan "Bel lu liatin apaan si" tanyak Nara "Kgk gw kgk liat apa apa" jawabku "eh btw gw di jodohin ma bokap gw" ucapku lirih "ha di jodohin?" Jawab loli "iya gw di jodohin" jawabku lagi "jaman apaan ini Masi pake cara jodoh jodohin" timpal Nara "kgk ngerti bokap gw , kalian ngerti kan bokap gw kgk mau ada penolakan" jawabku lagi dengan lirih "lu terima aja mungkin ini yang terbaik untuk lu ngk mungkin bokap lu jodohin kalau bukan kebaikan lu" jawab Nara lagi "iya si gw setuju ma Nara mungkin ini yang terbaik" timpal loli "gw pasrah aja sama tuhan" jawabku dengan desahan "kalau lu mau cerita cerita aja kgk perlu sungkan" jawab Nara aku hanya membalas dengan anggukan tak terasa sudah sore kami memutuskan kembali ke rumah masing-masing.
Aku pulang dengan malas sesampai di rumah aku langsung masuk kamar mandi dan tidur samar samar aku mendengar ketukan "Bella ini mama" "masuk aja ma ngk di kunci" balas ku mama masuk dan duduk di sebelahku "Bella maaf mama tidak bisa bantu kamu tadi pagi kamu tahukan papi mu tidak mau di bantu" ucap mama dengan lirih "iya ma ngk papa kok mungkin ini jalan yang terbaik" sahutku lagi "semoga kamu ngejalaninya dengan ikhlas ya nak" ucap mama "Bella akan berusaha ikhlas ma" balas ku "ya sudah ayok makan mommy udah siapin" ajak mommy "iya ma mommy duluan aja nantik Bella nyusul" ucapku "ya sudah" jawab mommy
STEVEN POV
Aku mengklakson mobil ku dan di sambut dengan satpam "Selamat sore den" ucap pak Herman "sore juga pak" jawabku dan langsung memakirkan mobil aku memasuki kamar merebahkan dan akhirnya memutuskan untuk mandi keluar kamar mandi ternyata di kamar ada buna "Stev di panggil papa di ruang kerja" ucap Buna "iya Bun , Buna duluan aja Steven mau ganti baju dulu setelah Buna bilang "iya" Buna menutup pintu dan keluar.
__ADS_1
Di ruang kerja ada papa dan Buna "stev papa mau ngomong sama kamu" ucap papa "papa mau menjodohkan kamu sama anak om Gevan" ucapnya sekali lagi "Apa pah? Aku di jodohkan kenapa? Aku ngk mau" jawabku dengan sedikit amarah "Kamu menolak? Akan ku coret namamu di keluarga ini" jawabnya lagi "tapi pah , ya sudah terserah papa aku akan menerima perjodohan pala"jawabku dengan desahan "besok Minggu kita akan kesana" ucap papa "terserah papa" jawabku singkat aku keluar dari ruang kerja menuju kamar ku rebahkan tubuhku ku ambil hp ku telp Alex Tut Tut "Lex lu di mana" ucapku "Di rumah kenapa" jawabnya di seberang telepon "gw main ke rumah lu boleh kgk?" Ucapku "Rumahku terbuka buat lu wkwkwk"jawabnya lagi aku menutup sambungan telepon dan bergegas ke rumah Alex mengambil kunci mobil berangkat ke rumah alex.
Sampai di rumah Alex aku mengetuk pintu dan keluarkan asisten rumah Alex "eh den Steven nyarin siapa den" ucap bibi "oh nyari Alex nya ada bi"ucapku "ada silahkan masuk den" balasnya lagi aku masuk dan menuju kamar Alex aku tahu betul rumah nya karena orang tua kami berdua berteman aku dan Alex tumbuh sejak kecil aku masuk kamar Alex tanpa mengetuk dan langsung merebahkan di kasur setelah cukup lama munculah Alex di depan kamar mandi "lho lu kok udah di sini masuk tanpa salam" ucapnya "serah lu" jawabku "lu tau kgk nyokap gw jodohin gw" ucapku lagi "Ha di jodohin? Bwahahaha" ucap Alex dengan tertawa "lu kok ketawa si kgk ada yang lucu"ucapku dengan amarah dan Alex langsung menghentikan ketawanya "mungkin itu yang terbaik stev" jawab Alex "mungkin" jawabku singkat "gw mau pulang" ucapku "kok cepet jadi lu ke sini cuman bilang gituan" tanya Alek padaku aku hanya mengangguk setelah itu aku pulang.
Bantu author dengan like dan komen
maaf kalau ada salah kata atau ceritanya membosankan author baru belajar wkwkwk
jangan lupa follow akun Ig author Nshl_63
__ADS_1