Number 01

Number 01
hari ke 2 masuk sekolah


__ADS_3

pagi hari sebelum pelajaran di mulai. frans dengan santay menuju ke tempat duduk nya. sambil melihat alex yang mukanya penuh dengan perban karna luka pertarungan kemaren.


frans pun duduk dengan melepaskan jaket nya. jaket itu digunakan frans sebagai bantal. akhirnya frans tidur dengan pulas.


beberapa menit berlalu, guru pun datang untuk memulai pelajaran. setelah beberapa saat guru pun sadar akan frans yang tertidur dengan pulas..


tap tap tap tap


guru pun meng hampiri frans.


guru :"heyy..bangun..pelajaran sudah dimulai". ucap guru membangunkan frans yang sedang tidur. sambil tangannya neyentuh pundak frans


frans :"hhhuuuaaaammmmm".


suara frans yang menguap sambil terbangun dan meregangkan tangnnya. bahkan tangan kiri nya hampir mengenai muka guru..


...****************...


...****************...


bel berbunyi. teng teng teng. yang menandkan pelajaran pertama telah usai.


"pukk" suara tangan menepuk pundak frans dari belakang. dia bernama Andre salah satu teman sekolah frans waktu SMP.


Andre :"hey. bukan kah kau frans yang menjadi pentolan SMP1..?" tanya andre.


Frans :"eehh yahh". jawab frans singkat sambil mengenakan jaket nya.

__ADS_1


Andre :"apakah kau ingin menguasai sekolah ini.?" tanya andre kembali.


frans hanya menatap andre yang tadi bertanya dengan tatapan mencari tau kenapa andre menanyakan tentang itu.


Andre :"jika kau ingin menguasai seluruh Sekolah ini, kau harus punya pasukan sendiri, sekarang kau telah menjadi pentolan kelas X-B, sebelum kau menantang kaka kelas kau harus menguasai semua kelas X. buat semua anak kelas X mengikuti mu." penjelasan andre


sambil menatap andre frans pun berfikir.


frans :"iya. takmungkin bisa aku menguasai sekolah ini jika seorang diri. aku butuh pasukan sendiri bahkan bukan hanya untuk menguasai sekolah ini tapi seluruh sekolah di daerah ini". ucap frans dalam hati sambil menatap andre.


andre :"ajak aku. aku akan membantumu sampai akhir. dari wajah mu, tak akan puas jika hanya menguasai sekolah ini".


Frans :"terserah. jika kau berguna bagi ku". jawab frans dengan muka datar.


andre :"okehh. mari lakukan bersama". timpal andre sambil mengacungkan jempol.


cuaca yang panas dengan matahari yang bersinar terik, guru menuju lapangan untuk memulai pelajaran.


mereka pun mulai pemanasan terlebih dahulu. setelah selesai guru pun menjelaskan kegiatan hari ini.


guru :"okeh pemanasan sudah cukup. kegiatan hari ini adalah sprint 100m, nanti saya akan sebut nama kalian, 2 orang untuk lari dan siapa yang paling cepat".


...****************...


...****************...


beberpa murid telah menyelesaikan sprint 100m, guru pun menyebutkan nama murid selanjutnya.

__ADS_1


Guru :"Frans dan Alex segera keposisi."


mereka berdua pun segera berjalan menuju lapangan dan mengambil posisi sprint.


mereka pun mengobrol sambil lari


frans :"hey..sebaiknya kau menyerah..lihat lah muka mu yg penuh dengan perban". ejek frans ke alex


Alex :"hhhaa. fokuslah.. jangan sampai kau terjatuh". balas alex tanpa menatap frans. karna alex tidak terima dengan hasil kemaren diapun mengajak tanding ulang dengan frans. "ingat aku belom kalah, tunggu satu minggu lagi, disaat itu kita akan bertarung lagi, jangn lupa lap pipimu". sambung alex.


frans :"hhhh..masuk kau. tunggu saja, saat waktu itu tiba kau akan mengikutiku". isi fikiran frans


frans :"datang lah kapan pun kau mau, tapi saat itu tiba dan kau kalah ke duakali nya, kau harus mengikutiku". ucap frans sambil tersenyum


alex :"tenang, tetapi kau taukan aq akan semakin kuat". jawab alex


Akhirnya mereka melewati garis finis secara bersamaan.


di ruang ganti saat pelajaran telah usay.


Andre :"frans, apa yang kau sepakati dengan Alex.?" tanya Andre penasaran


Alex :"kita akan tanding ulang, mungkin bajingan itu tidak puas dengan hasil kemaren".


Andre :"apa kau menerima tanding ulang itu". tanya andre dengan muka serius. bagai manapun andre kurang setuju dengan tanding ulang itu. karna alex merupan lawan yang kuat. apalagi setelah pertarungan kemaren pasti dia akan lebih berhatihati.


frans :"tenang lah. percayakan saja padaku, jika aku bisa mengalahkannya sekali maka aku pasti bisa mengalahkan nya untuk kedua kali".jawab frans penuh percaya diri

__ADS_1


__ADS_2