
Yuna yang mendengar gosip dari sahabat nya itu di bawah langsung muncul ide gila untuk menjatuhkan Dila "gue bisa lebih dari ini dari semua yang lu lakuin mencoba untuk merebut kemal gue gadis kampung " ucap yuna dengan murka setelah mendengar gosip dila mendapatkan senyum manis dari kemal.
" bisa saja secepatnya gue mengusir gadis itu dari sini " ucap dila yang sambil tersenyum jahat .
" yaampun aku punya salah apa ya sama mereka " ucap dila sambil menahan kaki nya yang kesakitan.
gosip dila yang mendapatkan senyum dari kemal tersebar kemana mana dengan sebutan bahwa dila seorang ja**ng kampung .
meeting dengan kepala cabang akan di mulai jam 1 sehabis istirahat hanya 3 orang dengan reza . reza meminta dila untuk menyiapkan minuman untuk meeting .
Reza menuju dapur lalu melihat dila yang sedang duduk dengan menahan kaki seperti orang kesakitan " Dila tolong buat kan jus mangga 2 dan jus anggur 1 " ucap reza yang langsung pergi tanpa dila menjawab .
Dila mencoba bangun dan berdiri dengan sekuat tenaga saat kaki yang membengkak agar bisa membuat
apa yang di ingin kan pak reza.
saat jus sudah selesai dibuat dan akan di antarkan pada pak reza tita datang di waktu yang tepat.
" sini mba aja yang bawa keruanga meeting kamu disini aja kaki mu sakit untuk di bawa jalan " ucap tita yang langsung merebut nampan berisi jus di tangan dila, melihat dila yang jalannya sedikit pincang
Dila pun merapihkan dapur yang sedikit berantakan dengan pelan pelan karna kesakitan akibat kakinya terjatuh tadi membuat sangat lemah untuk berdiri lama ..
mba tita datang dan membantu dila karna pekerjaan akan selesai tinggal menunggu jam pulang saat itu mereka berdua beristirahat cukup lama ..
" sepulang dari sini kamu pijit ya sama mbak ipah " ucap mba tita yang sangat perhatian pada dila .
" iya mba nanti Dila di pijit sama mba ipah " ucap dila .
Jam pulang kantor tiba lalu dila pulang bersama mba tita melewati beberapa wanita yang bekerja di kantor milik kemal. Di saat itu lah mereka membicarakan dila sampai suaranya terdengar sangat jelas ketelinganya dila.
" denger denger si ada ja**ng ya di kantor ini " ucap luna yang sedang berdiri bersama teman nya melirik dila yang sedang lewat di hadapannya bersama mba tita .
" iya tuh dengernya si ada ja**ng kampungan sok ke cantikan lagi idih " ucap luna
" dia jadi ja**ng buat ngasih duit ke ibunya kampung " ucap lisa
" oh iya kurang si duitnya ,jadi ja**ng deh biar dapet banyak duit terus beli skincare juga lumayan kan buat biaya hidup yang mewah, liat aja nanti beli mobil baru buat pamer ke kampung padahal hasil jualan ke bosnya . " ucap luna
__ADS_1
Dila tidak menggubris dan tdak mengerti apa yang mereka ucapkan tadi , apa yang di maksud ja"*ng .
kemal sedang menunggu anak buah selesai merapihkan markas yang keadaan tadi sangat berantakan .
" bos tubuh musuh akan di buang kemana bos " ucap feri ketua dari penjaga disana
" tubuhnya buang saja ke hutan yang banyak hewan buas , biarkan di makannya hewan itu kelaparan " ucap kemal dengan memainkan handphone dengan santai .
menjelang malam kemal pulang dan kembali ke kantor karna reza menunggu dari sore .
Dila pulang dengan angkutan umum yang lewat menuju kontrakan yang di berhentikan oleh mba tita.
" mba dila mampir ke tempat warung nasi di depan ya buat makan nanti " ucap dila yang meminta mampir dlu .
" gausah nanti mba masakin buat kamu aja ,gausah beli uangnya kamu simpan aja " ucap tita , tita menganggap dila seperti adiknya sendiri padahal perkenalan mereka belum lama.
sampai di kontrakan dila langsung pergi mandi dan tadi sudah memanggil tukang pijit langganan mba tita yang di depan gang untuk datang .
" mba ipah nanti akan kesini kamu mandi dulu aja biar segar " ucap mba tita yang masuk ke dalam kamar menyiapkan makanan mereka berdua .
Kemal menuju kantor saat karyawan sudah pulang , dan hanya ada pak satpam yang sedang lembur berjaga di malam hari . Bukan hanya satpam anak buah kemal juga menjaga mengelilingi sekitar kantor berjumlah 7 orang takut ada penyusup datang .
" bangun kau ,aku sudah datang " ucap kemal yang membangun kan reza .
" lama sekali sampai aku mengantuk dan tertidur ," . ucap reza sambil menguap .
" kelanjutan dari meeting tadi bagai mana cepat jelaskan sekarang aku ingin mendengar nya " ucap kemal menunggu reza menjelaskan.
" begini bos ada salah satu kampung di ujung kota yang akan di jadikan perumahan itu, juragan yang punya dari tanah itu mematok harga tanah yang cukup malah sekali dari yang kita berikan " ucap reza menjelaskan dengan pelan.
" kita memberikan 150 juta , sedangkan yang dia minta 200 juta"
" bagaimana ?" tanya reza
" jangan sampe deal dengan harga yang sangat jauh beda dengan yang kita berikan,biar kan saja nanti juga akan memberi tanah itu pada kita " jawab kemal
" bagus deh kalo gitu kita harus menunggu sampai tanah itu jadi dengan harga yang pas bos , " reza emang cerdas otaknya bisa di ajak diskusi .
__ADS_1
" baiklah coba di kampung lain saja dulu .kita Akan mencobanya, dan masih banyak tempat bukan di sana saja , jangan terlalu memikirkan. simpan saja otak cerdasmu buat nanti jangan sampai kehabisan cerdasnya " jawab kemal yang senang melihat reza makin bagus otaknya encer untuk di jadikan asisten smart .
"bagai mana keadaan tadi apakah aman ?" tanya kema.
" aman cuma tadi liat gadis kesukaan mu terlihat kesakitan di kakinya ", jawab reza menjelaskan apa yang di lihatnya tadi pada dila.
" apa yang terjadi pada gadis itu? Kau tidak mencoba mencari tahu ?. " tanya kemal yang sangat khawatir pada dila apa yang terjadi saat dirinya tidak ada .
" harusnya kau yang mencari tahu bos kan yang suka kau ngapain harus aku " jawab reza
" kamu ini jadi asisten harus ikhlas dong, melihat situasi Disni ,harus tau apa yang terjadi pada gadis itu saat aku tidak ada " ucap kemal yang kesal dengan perkataan reza
" sudah kita pulang saja sahara sudah menunggu , kau cari tahu sendiri besok pada gadis itu " ucap Reza yang mengambil jas lalu berjalan ke arah luar dengan kemal.
Dila sedang makan malam bersama mba tita sambil menonton tv artis idolanya .
Saat mereka selsai makan mba ipah datang tepat waktu.
" mba ipah masuk saja kedalam " ucap tita ..
Mba ipah masuk ke dalam lalu siap siap akan memijat dila. dengan hati hati mba ira lakukan karna cukup serius yang di alami dila nyeri keseleo di kaki .
teriakan kesakitan dila sampai air matanya jatuh di pipi menahan sakit yang di rasakan .
Dengan keahlian mba ipah yang di miliki ,30 menit memijat akhirnya selesai juga dengan kaki yang sakit lumayan sudah mereda.
dari lift turun menuju parkiran mobil lalu keluar dengan pelan karna jalanan lumayan cukup macet karna ada jalan yang sedang di perbaiki .
Sampai di rumah Sahara yang sudah menunggu duduk di kursih depan akan memarahinya dengan perasaan yang khawatir .
" kalian dari mana jam segini baru pulang? Kesasar balik arah rumah apa tawuran dulu ? ". ucap sahara .
.
.
.
__ADS_1
.