
Mendengar alina berteriak dengan keras,rasyid pun langsung mendekat kearah sania yang sudha tidak sadarkan diri.
Alina:" Mas.Sania pingsan.
Rasyid:" Kamu kasih apa anak saya sampai begini?
Alina:" Saya cuma...
Rasyid:" Kamu tau sania tidak bisa makan itu.Kamu tidak pantas jadi ibu buat sania.
Rasyid mengendong sania keluar dari apertemen menujuh mobil.Sesampai dibawah rasyid langsung memasukkan sania kedalam mobil.Alina pun inggin masuk namun.
Rasyid:" Kamu tidak usah ikut.
Alina:" Tapi mas.Saya...
Rasyid:" Tidak usah.Kamu tidak pantas menjadi ibu untuk anak saya.Kalau terjadi apa-apa sama sania saya akan membuat kamu menderita.
Rasyid langsung masuk kedalam mobil dan meninggalkan alina yang berdiri dan mengetuk-ngetuk jendela untuk ikut bersama rasyid.
Rasyid tidak memperdulikkan alina sama sekali dan terus melajukan mobilnya menujuh rumah sakit.Setelah kepergian rasyid dari apertemen alina pun binggung inggin menyusul tapi dia tidak tau dimana rumah sakit tersebut dan dia tidak tau tempay yang ditinggalinnya saat ini.
Sesampai dirumah sakit sania pun langsung diperiksa oleh dokter.Beberapa menit kemudian dokter pun keluar dari ruangan dan langsung mengajak rasyid berbicara.Setelah mendengar penjelassan dokter rasyid pun bernafas lega karena sania baik-baik saja.Menurut penjelasan dokter sania alergi makanan.
Rasyid pun masuk kedalam ruangan sania.Sania pun bangkit dari brangkarnya dan mencari keberadaan ibunnya.
Sania:" Papa.Ibun mana?
Rasyid:" Kamu istirahat saja sayang.Kamu masih sakit.
Sania:" Papa.Sania mau smaa ibun.Papa...
Rasyid:" Sayang..
Sania:" Papa.Ibun tidak salah sama sekali.Tadi sebelum pulang kerumah sania makan kacang.
Rasyid:" Sayang.Kamu tau kan kamu alergi kacang.
Sania:" Maaf papa.Jangan marah.
Rasyid:" Papa tidak marah sama kamu papa tidak mau terjadi apaapa sama putri kecil papa.
Sania:" Papa.Jangan marah sama ibun.Ibun tidak salah.Papa.Sania mau ibun kesini?
Rasyid:" Baiklah.Papa akan suruh ibun kamu kesini.
Sania:" Terima kasih papa...
Rasyid pun menyuruh supir untuk menjemput alina dari apertemennya dan membawanya kerumah sakit.Beberapa menit kemudian pintu ruangan terbuka alina pun langsung memeluk erat sania.
Alina:" Maafpin ibun ya sayang😭.Ibun minta maaf.Pasti sakit ya sayang.
Sania:" Ibun tidak salah apa-apa.Sania yang salah.
Alina:" Ibun tidak tau kalau kamu tidak bisa makan masakkan ibun.
Sania:" Ibun.Sania yang salah.Tadi dijalan menujuh apertemen sania tidak sengaja makan kacang.
Alina:" Kamu baik-baik saja kan.Mana yang sakit sayang?
Sania:" Sania cuma mau dipelukk ibun saja.Boleh?
__ADS_1
Alina:" Boleh sayang...
Alina pun naik keatas brangkar dan memeluk erat sania sampai tertidur.Melihat kedekatan antara sania dan alina,rasyid pun merasa bersalah dna memutuskan keluar dari ruangan tersebut.
Karena sania sudah tertidur dengan lelap,alina pun turun dari brangkar dan menyandarkan tubuhnya dikursi sambil memegang tanggan alina.
1 jam kemudian rasyid pun kembali keruangan sania.Rasyid melihat sania dan alina sudah tertidur.Rasyid mendekat kearah alina dan sania yang sudah tertidur.Melihat alian tertidur membuat rasyid merasa bersalah karena kata-katanya yang menyakitin alina secara langsung.
Rasyid:" Maafkan saya.
Hanya kata-kata maaf yang sangat pelan diucapkan rasyid kepada alina.Dia pun membuka jaketnya dan memberikan jaketnya menutup tubuh alina.
Keesokan paginya alina pun terbanggun dari tidurnya dan melihat sania dan rasyid belum banggun.Alina pun bangkit dari tempat duduknya dan mengambil jaket tersebut.Alina berjalan dan meletakan jaket itu ketubuh rasyid.
Alina:" Maafkan saya belum bisa menjadi ibun yang baik untuk sania.
Alina pun berjalan meninggalkan rasyid yang masih tertidur.Alina masuk kedalam toilet dan membersikam diri.Selesai membersikan diri alina melihat sania sudah terbanggun dari tidurnya.
Alina pun membantu sania membersikan diri dan menyuapinyan makan.Rasyid terbanggun melihat sania sudah bersih dan sedang disuappin sarapan pagi oleh alina.
Selesai menyuapin sania,alina pun memberikan obat kepada sania agar cepat sembuh dan cepat pulang kerumah.Melihat alina dan sania bermain,rasyid izin keluar.
Beberapa menit kemudian rasyid pun kembali dan membawa makanan untuk alina.Rasyid melihat sania sudah tertidur.Rasyid menyodorkan kantong plastik tersebut kepada alina.
Rasyid:" Makan..
Alina:" Tidak usah mas.
Rasyid:" Makan.Kamu dari semalam belum ada makan.
Alina:" Saya tidak lapar mas.
Rasyid:" Makan.Saya tidak mau kamu sakit itu membuat saya repot nantinya.
Rasyid:" Makan...
Alina pun mengambil kantong plastik tersebut dan membukanya.
Alina:" Mas tidak makan?
Rasyid:" Saya sudah makan.
Alina:" Yakin mas...
Rasyid:" Hmmm...
Alina menikmatin makanan yang dibawa rasyid sampai tandas karena sudah sedaritadi alina menahan lapar namun alina tidak punya uang untuk membeli makanan.
Rasyid:" Katanya tidak lapar...
Alina:" Anuu mass...
Rasyid:" Saya mau kekantor.Saya titip sania sama kamu.
Alina:" Baik mas.Mas...
Rasyid:" Apa lagi...
Alina:" Saya boleh minta uang tidak.Nanti saya ganti mas.
Rasyid:" Pake kartu ini..
__ADS_1
Alina:" Saya uang aja mas.
Rasyid:" Cuma ini.(Rasyid mengeluarkan uang lima puluh ribu dari dompetnya)
Alina:" Ini saja mas.Saya janji besok saya ganti.
Rasyid:" Tidak usah.Saya permisi...
Alina:" Ya mas.
Rasyid pun berjalan keluar dari ruangan dan langkahnya terhenti ketika alina mengatakan.
Alina:" Mas.Hati-hati.
Alina pun menyalamin tanggan rasyid membuat rasyid terpaku mendapat perlakuan itu.
Rasyid langsung pergi meninggalkan ruangan tersebut.Tinggallah alina dan sania diruangan itu.
Beberapa hari kemudian sania pun sudah diizinkan pulang oleh dokter.Mereka pun masuk kedalam mobil.Rasyid pun melajukan mobilnya pulang keapertemennya.Sesampai diapertemen saat membuka pintu mereka kaget melihat mama dan papa rasyid datang.
Oma:" Cucu kesayangan oma sudah pulang?
Sania:" Sudah oma.Sania kanggen oma..
Oma:" Oma juga kanggen banget sama sania.
Mereka pun berbincang-bincang diruang tenggah.Karena mendengar oma dan opanya menginap membuat sania senang.Mendengar mama dan papanya menginap rasyid pun langsung memindahkan semua barang-barang alina kekamarnya.
Alina yang masih sibuk memasak didapur akhirnya makanan yang dibuat sudah selesai.Alina pun memanggil semua orang untuk makan bersama.Semua orang pun menikmatin makanan yang dibuat alina.
Untuk pertama kalianya rasyid makan makanan yang dibuat alina.
Oma:" Masakkan kamu enak sekali nak.
Alina:" Terima kasih mama.
Opa:" Ini benar-benar enak.
Alina:" Terima kasih papa.
Saat menyuapkan makanan tersebut kedalam mulutnya rasyid pun berkata.
Rasyid:" Tenyata gadis ini masakkan enak juga(bicara dalam hati)
Selesai makan bersama alina membesihkan dapur dan meja makan.Oma opa dan sania pun sudah masuk kamar dan rasyid pun berjalan mendekatin alina.
Alina:" Saya tidur dimana mas?
Rasyid:" Kamu masuk kamar saya.Jangan buat mama dan papa curiga sama kita.
Alina:" Tapi mas.Perjanjian itu..
Rasyid:" Diam.
Rasyid pun masuk kedalam kamarnya diikutin oleh alina dari belakang.Saat melangkahkan kaki masuk kedalam kamar tersebut alina terpukau dengan isi kamar tersebut.
Alina:" Mass.Sakitttt....
Rasyid:" Geserrr...
Bersambung...
__ADS_1
jgn lupa like komen dan rate 5 nyaa sobat bacakuuu😍😍😍
Makasiii...