Om Badboy Itu Suamiku

Om Badboy Itu Suamiku
#45


__ADS_3

wajah ayumi tersipu malu dengan perkataan Joey barusan...


Ayumi " Kamu jangan bicara seperti itu di sini ada ayah.."


Joey " ayah pasti mengerti kan.."


ayah " emm.... terserah kalian ayah pergi saja."


Ayumi " kok pergi.."


ayah " takut jadi obat nyamuk.."


Ayumi " ih ayah...sana dah"


ayah " ayah tinggal ya mau ke kantor.."


Ayumi " iya.."


ayah ayumi pergi meninggalkan mereka berdua.....dan beberapa menit kemudian tamu yang tak di undang datang...tidak lain adalah Arya Wijaya ayah kandung nya Joey datang bersama anak nya.....


NOTE .


sebenarnya Joey itu bukan anak tunggal keluarga Wijaya ...ia memiliki seorang adik laki-laki jauh lebih muda dari dan ia begitu menyayangi nya karena begitu mirip dengan almarhum ibunya...


Lewis Wijaya adik laki-laki Joey..


berpostur tubuh tidak setinggi Joey tapi ia lumayan jenius seperti Joey...dengan wajah cute baby.. tapi salah satu adiknya meninggal berserta ibunya saat melahirkan..


foto ilustrasi..



Kembali lagi ke jalan cerita nya...😁


suara ketukan pintu terdengar dan Joey mempersilahkan mereka masuk...


Joey " masuk.."


mereka masuk...Joey tidak menoleh mereka sama sekali membuat Joey tidak tahu siapa yang berkunjung suara teriakan membuat Joey menoleh dengan sepontan..


" kakak aku kangen..". Joey terbelalak melihat siapa yang memanggil nya sudah begitu lama ia merindukan teriakan adiknya..


Joey " Lewis.."

__ADS_1


Lewis " kakak aku kangen....hik..hik.." Lewis memeluk Joey dengan erat dan menangis sesegukan..


Joey " hei.. jangan menangis apa kamu tidak malu dengan kakak ipar mu.."


Lewis " tidak..aku ingin melepas kangen dengan kakak.."


Joey " baik lah...kamu dengan siapa kesini tidak mungkin sendirian kan.."


Lewis " tidak..aku di temenin ayah brengsek.." sambil me nyengir dengan mendongak ke atas melihat kakaknya..


Joey " oh...kamu tinggal sama kakak ya kapan pulang dari Korea.."


Lewis " kemarin kak..apa boleh aku tinggal dengan kakak.." dengan melihat Ayumi yang terbaring di atas tempat tidur..


Joey " tentu ...iya kan sayang.."


Ayumi " iya... asalkan dia nyaman saja aku tidak keberatan.." sambil tersenyum ramah..


Joey " dengarkan apa kakak ipar mu.. satu lagi apa uang jajan yang kakak kirimkan tidak kurang.."


Lewis " kebanyakan baru ada kak.."


Joey " kakak kira kurang.."


Ayumi " berapa emangnya uang yang kakak mu berikan.." tanya Ayumi..ia berpikir pasti Joey selalu berlebihan menyangkut orang yang ia sayangi..


Lewis " bohong kak... 10jt bisa-bisa 20jt aku di transfer uang setiap bulan nya.."


Joey " kenapa kamu jujur sih.."


Lewis " biarin.."


Ayumi " hah.. terserah kalian saja..oh iya usia mu berapa.."


Lewis " 19th kak.."


Ayumi " wah...kita seumuran.."


Lewis " masak ia...ngak percaya deh.." Lewis mengamati badan bagian atas Ayumi dengan teliti..


Joey " Lewis jangan jahil dengan kakak ipar mu.."


Lewis " iya..iya.."

__ADS_1


dan ada suara yang memecah keharmonisan mere dengan berat hati Joey menoleh dengan berat hati...


Joey " halo tuan Arya Wijaya sudah lumayan lama kita tidak bertemu.."


Arya " nak tidak usah formal.."


Joey " baik lah... Lewis kamu ikut tuan Arya pulang dan kemasi barang-barang mu setelah itu kakak suruh supir jemput kamu.."


Lewis " baik lah..yah yuk pulang.."


Arya " tapi ayah ingin berbincang dengan kakak mu.."


Lewis " kakak sedang sibuk mengurus kakak ipar yang sedang sakit.."


Arya " hah..baiklah...mari nak.."


Joey " hati-hati di jalan tuan Arya..."


Lewis " kak aku pulang dulu ya... jangan lupa jemput aku.."


Joey " iya...tapi supir kakak yang jemput kamu ya.."


Lewis " baik lah aku negeri kok..."


Joey " hati-hati di jalan ya.."


Lewis dan ayahnya berlalu pergi meninggalkan rumah sakit... Lewis begitu senang bertemu dengan kakak nya dan ia mau tinggal satu atap dengan kakak nya... sedang kan ayah nya begitu menyesal nya ia dengan keputusan nya beberapa tahun yang lalu...


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


# makasih buat semuanya...😍😘


jangan lupa like sama komentar ya apalagi favorit....😊👍🏻❣️


__ADS_2