
" P a m a n M a n g Hiks A k u.. A k u .... A k u .... " Ucap Na Young Sambil Menangis . " P a m a n S u n g g u h A k u T i d a k M e l a k u k a n n y a... , A k u D i b i u s " Sambung Na Young. Tetapi paman Na Young Tidak Menghiraukan . Kim Mang Hyuk Hanya Berbalik Lalu Pergi Meninggalkan Na Young Yang Menangis Duduk Di Lantai .
"P a m a n!!... P a m a n!! T i d a k P a m a n , K u m o h o n J a n g a n T i n g g a l k a n A k u S e n d i r i a n. D a n T o l o n g J a n g a n K a t a k a n H a l I n i P a d a I b u D a n P a p a, P a m a n " Suara Jeritan Na Young Memanggil Pamannya .
Na Young Merasa Begitu Terpukul Hingga Berpikir Untuk Bunuh Diri . Tapi Untung Saja Dia Masih Mempunyai Otak Yang Normal . Jadi Dia Mengurungkan Niatnya Untuk Mati Duluan. Haha
Dia Bangun Dari Keterpurukannya . Dia Bangun Dan Langsung Pergi Mengambil Kunci Mobil Dan Juga Tas . Kemudian Dia Bergegas Menuju Ke Bar Tadi Malam . Dia Juga Menelpon Seorang Detektif Hebat . Detektif Itu Juga Adalah Teman Na Young.
Penyelidikan selesai, sayank sekali Na Young tidak Menemukan bukti apapun dari sana . Karena tidak Menemukan bukti Apapun jadi Na Young Pergi ke ruang privat yang tadi malam mengisi kehangatan yang menyakitkan .
Na Young merasa mual dan jijik saat memasuki ruangan kotor itu . Dan Beberapa menit kemudian mereka mulai melakukan penyelidikan.
Waktu sudah hampir malam lagi . Na Young sudah menyerah dan dia memutuskan untuk pulang, lagi pula ruangan itu juga mau di pesan orang lagi .
Saat Na Young mulai melangkah keluar dan ingin menutup Pintu , terasa ada yang mengganjal di bawah sela sela pintu sana . Dia mencoba menariknya kembali akan tetapi tetap saja tidak bisa .
Akhirnya dia melihat ke bawah sela sela pintu Itu . Dan akhirnya dia menemukan sesuatu . Ternyata itu adalah sebuah manik manik yang berbentuk bintang dan bulan yang hanya setengah bentuk, Manik manik itu tertata rapi dengan beberapa riasan mutiara kecil yang di gabung menjadi sebuah gelang .
Saat melihatnya Na Young seperti pernah melihat benda itu . Tentu saja dia pernah melihatnya Karena itu banyak di jual di pasaran . Pikirnya
Na Young pergi dari sana . Tanpa sadar dia tetap membawa manik manik itu .
……………………………………………………………………………………
Na Young sudah sampai rumah. Entah mengapa dia hari ini begitu sangat berat baginya . Bukan hanya berat, ini juga begitu melelahkan .
Karena kelelahan Na Young mencoba beristirahat . Dia merebahkan tubuhnya di kursi panjang empuk dekat jendela kamarnya yang terbuka , sambil melihat hijaunya rumput di halaman sampingnya dan beberapa kicauan burung yang membuatnya tertidur lelap.
………………………………………………………………………………
Hahahahhaha
Hahahahhaha
Hahahahahahhahahahaha
" Jangan !!!... tidak... kumohon...
Ketahuilah ini anakmu...
Ini adalah anakmu.... "
" Dasar wanita gila, kau pikir aku percaya kalau itu anakku "
"Hiks hiks hiks, Beberapa bulan lalu kau telah melakukan hal itu padaku, "
__ADS_1
" Aku ...., melakukan hal itu padamu, jangan mimpi aku tidak pernah meninggalkan biji di perempuan manapun "
"Aku bersungguh sungguh , tunggu jangan pergi.., kau..., aku mengenalmu...., tunggu tunggu...." memejamkan mata
Lalu membuka mata
" Hah di mana aku..., aku ada di mana, kenapa di sini gelap "
Hahaha lihat dia, dia perempuan tidak tahu malu
Menyingkir kau...
Lihat anaknya... itu adalah anak haram
Menyingkir kau...
Pergi kau...
Dasar jalang..
Perempuan murahan...
Hai nona bagaimana kalau 5 Miliar dalam satu malam...
Hai..
Hai nona..
" Tidak kumohon, tidak, sungguh, bukan, aku bukan wanita seperti itu, jangan menjauhiku tolong, tidak!!!... Tidaaaaaaakkkkk…!!!… "
………………………………………………………………………………
Membuka Mata
" Itu... adalah..... Mimpi..... " Ucap Na Young bangun dari Tidurnya. Jantungnya kini berdetak kencang tidak karuan setelah bermimpi kejadian tadi
" Mimpi itu menyeramkan sekali . " Ucapnya sambil menenangkan dirinya .
Tik tok tik tok tik tok
Suara detukan Jam . Na Young berdiam diri selama beberapa jam memikirkan mimpi tadi .
Tiiinnnggg tooonnnggg
Suara jam besar yang berbunyi lebih kencang . Suara itu membubarkan kosentrasi Na Young. Dia terus memikirkan siapa pria yang di impikannya tadi .
Pria itu berkemeja hitam , dengan model rambut belahan tengah . Dia tinggi dan Juga begitu tampan . bibir yang lembut dan mata yang indah . tetapi tidak begitu jelas atau lebih tepatnya terlihat samar .
__ADS_1
Satu hal lagi, pria itu juga memiliki gelang itu . Dia memakai gelang Mutiara bersimbol bintang bulan , seperti gelang yang di temukan Na Young pagi Ini di kamar Privat itu .
Na young melihat ke arah jam . Jam menunjukkan pukul 1:00 malam . Dia Tidak sadar ternyata dia tertidur di Kursi panjang, Tanpa menutup jendela . BahKan dia juga lupa untuk mengunci pintu rumahnya .
Dia bergegas bangkit dan segera menuju ruang tamu untuk mengunci pintu rumahnya . Di sepanjang ruangan terlihat gelap, dia juga lupa untuk menyalakan lampu sore tadi.
Tak!!
suara saklar lampu , Setiap ruangan rumahnya pun kini hidup kembali . Semua terlihat terang akan tetapi, begitu sunyi di sana, dia tidak punya siapa siapa kali ini. Pamannya juga meninggalkan dia, tidak tahu apakah orang tua Na Young akan tahu atau tidak .
Na Young segera mengunci pintu takut jika seandainya ada pencuri masuk ke rumahnya .
Huff~~
Na Young menghela nafas , dia kemudiam duduk di kursi ruang tamu . Dia Mencium bau masam di sekitarnya. Dia mencarinya, mencari dan terus mencari tetapi tidak ketemu dari mana asal bau masam itu .
Sruutt~~ sruut~~
dia kemudian mengikuti bau itu . Tidak di sangka ternyata itu adalah bau badannya . Dia tidak mandi tadi sore, karena kelelahan dia tertidur di Kursi panjang kamarnya .
…………………………………~………………………………
Sraaaakkk sraaaakk
Suara Deciran air , Karena bau badan tadi Na Young memutuskan untuk mandi . Benar dia mandi di tengah malam jam 03.09 pagi .
Dor dor dor
suara tembakan pistol terdengar dari luar
Na Young kaget dia segera mematikan shower dan memakai handuk. Tapi saat Na Young Ingin melangkah keluar...
Tak!!!……
semua Lampu di ruangan rumahnya mati . Dan kemudian ada sesuatu yang menariknya ke sudut pintu . Dia membungkam mulut Na Young dan berbisik .
" Diam dan tenanglah, maaf membuatmu kaget, aku tidak akan menyakitimu "
Jujur saja jantung Na Young hampir menghilang saat itu karena takut . Di hatinya dia bertanya tanya Siapa pria ini suaranya sepertinya aku mengenalnya .
" Hei Kamu, Akhirnya Ketemu "
NEXT EPISODE....
K author kok ceritanya tiba tiba jadi seram, aku merinding tau nggak .
Hehe maaf y dan hai para pembaca tunggu kelanjutannya .
__ADS_1
silahkan like share dan komen sebanyak banyaknya . kalau kalian jadi in komen di sini jadi tempat nongkrong gpp juga kok hahaha
See you pay pay~~