
Melanjutkan eps yang kemarin ya kack
"Emm....In...ini...senyum tulus ko...cuma lagi males aja..." Bicara Caca pada Dani
"cih...apa..bedanya?...." tanya Dani pada Caca
"udalah.... maless_-" Caca pun pergi meninggalkan semua teman nya
Caca pergi ke tempat yang tidak pernah dia lewati
Caca pun tersesat Dan mulai merasa panik
"Eh....inii....dimana.....?" Caca bicara pada diri sendiri nya dengan panik dia pun berlari kesana ke mari
"T-tolong.....Santii.......Maria.....Amanda....Dani.....Tolong aku ...." Caca pun mulai menangis ketakutan
Di tempat yang berbeda >kelas Caca
"Jam pelajaran udah di mulai...tapi Caca belum masuk ke kelas....dia kemana ya.." ucap pada diri nya sendiri sambil terheran-heran
"Bu....Caca belum masukk kelas Bu..." teman sekelas Caca yang paling membenci Caca mengadukan kalo Caca belum masuk ke dalam kelas
"Mungkin dia masih di lorong..."cakap Bu Nita pada murid itu
"Bu...saya izin ke toilet dulu Bu......"cakap Dani pada guru
"ya.. silahkan..tapi jangan lama-lama...." cakap Bu Nita pada Dani
saat Dani melewati Bu guru "Dani....cari Caca sampai dia ketemu...."cakap Bu Nita pada Dani sambil berbisik "Baik....Bu" jawab Dani pada guru
"Caca.. dimana ya.. ko perasaan gue GK enak.." ucap dalam hati Dani
Dani pun sampai di jalan yang tadi Caca lewati. Di sebuah gudang tua yang tidak ada penghuni nya
__ADS_1
Dani pun mendengar suara tangisan
"Duh....suara apa itu...." ucap Dani ketakutan
"Caca......lu dimana.....!" teriak Dani memanggil Caca
Caca yang mendengar suara Dani pun menjawab "Tolong........aku disini"
Setelah Dani mendengar suara teriakan Caca dia langsung bergegas mencari asal suara itu
"Caca......" teriak Dani
"Dani....yaa....itu suara Dani....." ucap Caca pada diri sendiri
"Dani.......aku disiniii......." teriak Caca meminta pertolongan Dani
Dani pun menemukan Caca dengan keadaan lutut Caca yang terluka
"Caca ....."panggil Caca sambil berlari
"Ca....kamu gapapa....?"tanya Dani kepada Caca
"aku... gapapa...." jawab Caca pada Dani
"Anak bandel....kamu tau gk temen² kamu tuh pada khawatir sama kamu" cakap Dani pada Caca Dengan nada tegas dan di penuhi kekhawatiran
"maaf....harus nya aku GK pergii begitu aja....."bicara Caca pada Dani dengan tangis kecil
"Ayo...kita kekelas...."ajakan Dani pada Caca
"emm....aku gabisa jalan...."bicara dengan muka imut alias minta di gendong
"Yang bener aja... cepat jalan....."cakap Dani sambil membelakangi Caca dengan wajah memerah
__ADS_1
"lutut Cacaca luka....Dani gendong Caca ya...." pasang wajah imut biar di gendong sama Dani
Dani yang kasian melihat Caca pun tidak tega dan akhirnya Dani pun mengalah
"Ya udahlah.... cepet naik..." Dani pun membungkuk dan menyuruh Caca cepat naik
"yeayy..... maaciw daniii><" dengan gembira nya Caca pun naik ke punggung Dani
Ketika perjalanan kekelas Caca teringat dengan kejadian 3 tahun lalu
Caca berharap kalau Dani masih mengingatnya
"Oh...iya...Dani masih inget GK sama kejadian 3 tahun lalu...waktu itu ada apartemen yang kebakaran" cerita Caca pada Dani tentang malalu
"Gak." jawab Dani pada Caca
"em...yaudah deh..." ucap Caca dengan raut wajah yang kecewa
Caca sangat kecewa karna Dani tidak mengingat kejadian di masa lalu
"turun....kita udah sampe depan kelas ni..." cakap Dani pada Caca sambil menyuruh nya turun
"makasih ya dan....." Caca mengucap kan terimakasih pada Dani dengan senyum yang manis
"oh...iya..satu hall yang harus Lo inget...jangan pernah suka sama gue dan jangan sampe lo berharap jadi pacar gue karna Lo bukan tipe gue." Dani menegaskan pada Caca lalu masuk ke kelas
Caca yang kecewa dan sakit hati mendengar hal itu langsung patah hati
"hm...Caca gaboleh sedih... Caca harus kuat... jangan cuma... karna cowok.. Caca jadi sedih...." ucap Caca pada diri sendiri
Ketika sampai di rumah Caca
"besok aku ada final game online terbaru itu...semoga aku bisa menang dan bangga in mama... walaupun mama masih gk setuju dengan aku yang mau jadi pro player" Caca semakin sedih karna semua masalah yang dia alami
__ADS_1
Bersambung.....